Super Papa

Senin, 14 September 2015 - 10:52 WIB
Super Papa
Super Papa
A A A
MADRID - Potensi konflik internal terhindari ketika Luis Enrique kembali mencadangkan Lionel Messi saat Barcelona bertemu Atletico Madrid di Vicente Calderon, dini hari kemarin.

El Azulgrana pun bisa fokus menatap tantangan terbesar musim ini, yakni mempertahankan mahkota Eropa. Barcelona dijadwalkan memulai kampanye menghadapi wakil Italia AS Roma, Rabu (16/9). Mereka mengincar tiga poin demi memuluskan jalan menuju babak gugur, dalam upaya menjadi tim pertama yang merebut gelar secara beruntun di era Liga Champions atau pertama kali sejak AC Milan melakukannya pada 1988/1989- 1989/1990.

”Krusial memulai kompetisi dengan kemenangan. Fokus kami seluruhnya tertuju ke Roma,” kata gelandang Sergi Roberto Barcelona, dikutip situs resmi klub. Keharmonisan Messi dan Enrique menumbuhkan kepercayaan diri Barcelona untuk mewujudkan misi. Messi menerima keputusan Enrique yang menyimpannya setelah melewatkan latihan, Jumat (11/9), karena mendampingi kekasih Antonella Roccuzzo melahirkan anak kedua mereka, Matteo.

Dia baru menghadapi Atletico mulai menit ke-60 menggantikan Ivan Rakitic. Kebetulan kebijakan tersebut berbuah manis. Messi menciptakan gol penentu kemenangan 2-1 dan mendedikasikannya kepada putranya. Kontribusinya turut membawa Barcelona meraih hasil penting atas sesama calon penguasa Negeri Matador. Kemenangan itu pun menjaga keunggulan mereka atas Madrid (2 poin) dan Atletico (3).

”Saya memberi tahu Messi strategi ini. Situasinya kurang mendukung. Saya tidak mau mengambil risiko mengingat kompetisi masih panjang. Kami mesti menjaga Messi sebaik mungkin,” tandas Enrique. Peristiwa berbeda terjadi ketika Enrique terakhir kali mencadangkan Messi. Pada laga versus Real Sociedad, awal tahun ini, Enrique tidak mencantumkan anak asuhnya itu mempertimbangkan kebugaran.

Taktik tersebut berakibat fatal. Barcelona menyerah 0-1. Messi kemudian melewatkan latihan dan dilaporkan memberi ultimatum agar klub memilih dirinya atau Enrique. Konflik ini sangat mengganggu. Ditambah skandal transfer Neymar, Presiden Josep Maria Bartomeu akhirnya memutuskan mempercepat pemilihan pemimpin baru klub.

”Messi pemain unik. Dia menentukan nasib tim dan melakukannya pada partai tadi. Saya yakin kali ini dia menerima sikap pelatih. Wajar jika Messi diistirahatkan karena baru memperkuat Argentina dan kelahiran putranya,” ungkap kapten Barcelona Andres Iniesta.

Harley ikhsan
(ars)
Berita Terkait
Indonesia Juara Piala...
Indonesia Juara Piala Dunia Football Manager 2024 usai Bekuk Jerman di Final
Mini Football Bangkit:...
Mini Football Bangkit: Indonesia Siap Tuan Rumah Piala Dunia 2026
Presiden Jokowi Luncurkan...
Presiden Jokowi Luncurkan Papua Football Academy
Messi Tops The World’s...
Messi Tops The World’s Richest Football Player List
Barati Grassroot Football...
Barati Grassroot Football Fest Jaring Talenta Muda Pesepakbola
Download Football Manager...
Download Football Manager Gratis! Begini Caranya
Berita Terkini
90 Menit yang Bisa Mengubah...
90 Menit yang Bisa Mengubah Takdir Lamine Yamal Jadi Legenda
3 jam yang lalu
Spanyol 2010 vs 2026:...
Spanyol 2010 vs 2026: Dari Tiki-Taka Menuju Era Baru La Furia Roja
5 jam yang lalu
Statistik Ungkap Rahasia...
Statistik Ungkap Rahasia Spanyol ke Final Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
Harry Kane Bantah Rumor...
Harry Kane Bantah Rumor Konflik Jude Bellingham dan Thomas Tuchel
7 jam yang lalu
Keamanan Diperketat...
Keamanan Diperketat Jelang Duel Panas Inggris vs Argentina
10 jam yang lalu
Profil Ismail Elfath,...
Profil Ismail Elfath, Mantan Tukang Protes yang Jadi Wasit Duel Inggris vs Argentina
11 jam yang lalu
Infografis
Tank Super T-95 Rusia,...
Tank Super T-95 Rusia, Ancaman Serius bagi Ukraina dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved