Gemar Lecehkan Perempuan, Presiden Olimpiade Kanada Kena Batunya

Senin, 05 Oktober 2015 - 12:14 WIB
Gemar Lecehkan Perempuan,...
Gemar Lecehkan Perempuan, Presiden Olimpiade Kanada Kena Batunya
A A A
KANADA - Marcel Aubut resmi mengajukan surat pengunduran diri sebagai presiden Komite Olimpiade Kanada (COC). Pengunduran diri yang terkesan mendadak itu lantaran mantan pemilik tim hoki Quebec Nordiques tengah dihadapkan dengan proses hukum setelah menerima tuduhan pelecehan seksual terhadap rekan kerjanya.

Surat pengunduran diri itu hanya berselang tiga hari setelah Kepala Pengadilan Tinggi Quebec menjatuhkan hukuman kepada Aubut. Menurut keterangan pihak COC, pria berusia 67 tahun itu merasa posisinya semakin terdesak ketika pelapor memintanya untuk segera meninggalkan jabatannya.

"Proses pihak ketiga yang independen tengah menyelidiki keluhan pihak lainnya dan ini jelas akan menganggu kinerja Aubut. Kami berharap bahwa siapa pun yang pernah menjadi korban bisa menghubungi kami. Selama satu pekan terakhir posisi kami sangat memprihatinkan, karena dia (Aubut) mempertaruhkan nama baik keluarga Olimpiade kami. Dan COC memiliki kebijakan yang jelas dalam memperbaiki proses tersebut," terang Aubut seperti dikutip Reuters, Senin (5/10/2015).

Gaya cabul Aubut sudah lama tercium sejak 2011 lalu, namun saat itu COC memintanya untuk mengubah perilakunya tersebut. Empat tahun kemudian pria berkacamata itu kembali berulah, dan kali ini ia kena batunya. Pasalnya, pegawai perempuan yang menjadi korban melaporkan tindakan tersebut kepada pihak berwenang.

"Memiliki lingkungan kerja yang sehat dan aman bagi seluruh karyawan adalah impian kami. Semuanya yang terlibat selalu bersinergi untuk menggerakkan Komite Olimpiade Kanada dan itu sangat penting untuk organisasi kami. Selanjutnya, kami akan memeriksa setiap cara yang mungkin untuk memperbaiki proses-proses tersebut."

Pasca menerima surat pengunduran diri Aubut, COC langsung mengumumkan Tricia Smith sebagai penggantinya. Peraih empat kali medali emas berjanji akan melakukan perombakan besar-besaran demi kemajuan Komite Olimpiade Kanada.

"Saya tinggal dengan nilai-nilai yang terkandung dalam olahraga dan mengambil sangat serius peran saya dalam membantu perubahan sebagai ujung tombak untuk kemajuan gerakan Olimpiade di negeri ini," tutup Smith.
(bbk)
Berita Terkait
Malaysia Open 2023:...
Malaysia Open 2023: Rehan/Lisa Ungkap Kunci Sukses Singkirkan Peraih Perak Olimpiade Rio 2016
Koleksi UT Terbaru Sematkan...
Koleksi UT Terbaru Sematkan Karya dari Mendiang Seniman Amerika
9 Atlet dengan Bayaran...
9 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di Olimpiade Tokyo 2020
Kursi Kosong dan Tak...
Kursi Kosong dan Tak Ada Kemeriahan di Opening Ceremony Olimpiade Tokyo 2020
Situs Porno Tawari Pertunjukan...
Situs Porno Tawari Pertunjukan Seks Digital untuk Peraih Emas Olimpiade Tokyo 2020
RESMI: Guinea Kirim...
RESMI: Guinea Kirim 5 Atlet ke Olimpiade Tokyo 2020
Berita Terkini
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
15 menit yang lalu
Juara 2 di Kompetisi...
Juara 2 di Kompetisi Berkuda Shark Anantya, Narantraya Jeihan Widjaya Tatap Porda Jabar
52 menit yang lalu
FIFA Perketat Aturan,...
FIFA Perketat Aturan, Drama Mengulur Dihabisi
2 jam yang lalu
Hong Kong Bongkar Sindikat...
Hong Kong Bongkar Sindikat Merchandise Piala Dunia Palsu Senilai Rp359 Miliar
3 jam yang lalu
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
5 jam yang lalu
Piala Dunia 2026: Jersey...
Piala Dunia 2026: Jersey Haiti Kena Semprit FIFA
7 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved