Sepak Bola Pra-PON Zona Jawa Batal, PSSI Jatim Sindir Menpora

Rabu, 07 Oktober 2015 - 15:39 WIB
Sepak Bola Pra-PON Zona...
Sepak Bola Pra-PON Zona Jawa Batal, PSSI Jatim Sindir Menpora
A A A
SURABAYA - Pembatalan pertandingan sepak bola Pra-PON Zona Jawa di Semarang, Selasa (6/10) membuat tim PON Jatim kecewa. Untuk sementara Evan Dimas dkk diliburkan sementara hingga pekan depan. (Baca juga: Sepak Bola Pra-PON Zona Jawa Korban Kisruh PSSI vs Tim Transisi)

Wakil Ketua Asprov Jawa Timur, Wardy Azhari mengatakan akibat pembatalan itu, program tim sepak bola Jatim sementara dihentikan, "Sejak semalam, pemain kita pulangkan dulu. Kira-kira seminggu sambil menunggu keputusan KONI Jatim,''ujarnya.

Asprov PSSI Jatim, lanjut Wardy, tidak bisa memutuskan sendiri karena selama ini tim PON Jatim terkait dengan KONI. "Kami sudah melakukan persiapan dua tahun setangah, tiba-tiba batal. Kapan digelar kita juga belum tahu, suka-suka Menpora,"sindir pria yang akrab dipanggil Wardok ini.

Sebelumnya, jadwal Pra-PON Wilayah II Jawa seharusnya bergulir 6-15 Oktober. Jatim sendiri bergabung bersama tuan rumah Jateng, DI Yogyakarta, DKI Jakarta dan Banten. Setelah sebelumnya Jatim undur diri sebagai tuan rumah pada, 4-15 Oktober, karena adanya surat bernada ancaman dari Tim Transisi bentukan Kemenpora.

Namun pertandingan di Semarang juga batal. Padahal, tim-tim peserta Pra-PON sepak bola Wilayah Jawa ini sudah melakukan persiapan cukup lama. Di antaranya Jateng yang telah membentuk tim sejak dua tahun lalu, DKI Jakarta, Banten dan DI Yogyakarta juga sudah melakukan persiapan dengan matang.

Yang membuat Wardok kecewa, pembatalan dilakukan ketika pemain sudah berada di lapangan. "Yang lebih jengkel, kenapa pembatalannya ketika pemain sudah di lapangan. Surat dari Polda Jateng juga sudah keluar, tiba-tiba dicabut begitu saja. Bagaimana perasaan pemain,"protesnya.

Sementara salah satu pemain tim Pra-PON Jatim, Sidiq Permana mengaku tidak kalah kecewa dengan ofisial. "Tentu saja kami kecewa dengan pembatalan yang mendadak ini. Saya dan teman-teman lain sudah siap bertanding dan akan memberikan yang terbaik untuk Jatim. Ternyata harus terhenti sebelum berjuang,"ujarnya.

Ditambahkan Sidiq, selama ini pemain Jatim sudah meninggalkan keluarga lebih dari dua tahun. "Persiapan kami tidak pendek dan asal-asalan. Kami harus berjuang agar dipilih membela Jatim sejak tiga tahun lalu. Eh tahu-tahunya malah tidak jadi. Padahal, kami sudah siap berangkat sore tadi (kemarin). Kami kecewa sekali,"tambah gelandang bernomor punggung 11 ini.
(aww)
Berita Terkait
Sepak Bola PON 2024:...
Sepak Bola PON 2024: Wasit KO Dipukul Pemain Sulteng, Aceh Menang WO ke Semifinal
Dua Kali Kalah, Tim...
Dua Kali Kalah, Tim Sepak Bola Sulsel Tersingkir di PON Papua
Bupati Maros Buka Pra...
Bupati Maros Buka Pra Porprov Sepak Bola di Lapangan Kassikebo
Pra Kualifikasi Porprov...
Pra Kualifikasi Porprov Cabor Sepak Bola, Luwu Tekuk Wajo 2-1
Pesona Sabreena Dressler...
Pesona Sabreena Dressler Menggocek Bola di Laga PON XX Papua 2021
Nostalgia Sepak Bola...
Nostalgia Sepak Bola 'Kampung' di atas Gedung Pasar Utara Jakarta
Berita Terkini
Ekshibisi Padel di Porprov,...
Ekshibisi Padel di Porprov, Senator Mirah Sebut Momentum Lahirnya Atlet Berprestasi di NTB
32 menit yang lalu
10 Pemain Paling Mengecewakan...
10 Pemain Paling Mengecewakan di Piala Dunia 2026: Dari Ronaldo hingga Neymar Jr
39 menit yang lalu
Video Baru Bongkar Insiden...
Video Baru Bongkar Insiden Final Piala Dunia 2026, Lisandro Martinez Diduga Pukul Gavi
4 jam yang lalu
Juergen Klopp Selangkah...
Juergen Klopp Selangkah Lagi Jadi Pelatih Timnas Jerman
5 jam yang lalu
Rudy Poa Kembali Kibarkan...
Rudy Poa Kembali Kibarkan Merah Putih di Asia Cross Country Rally 2026, Delapan Kali Tampil Membela Indonesia
16 jam yang lalu
Link Nonton Timnas Indonesia...
Link Nonton Timnas Indonesia vs Kamboja di ASEAN Hyundai Cup: Pembuktian John Herdman!
16 jam yang lalu
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved