Manajemen Sibuk Bikin Gugatan, Nasib Bonek FC Belum Ada Kejelasan
Minggu, 11 Oktober 2015 - 14:13 WIB
Manajemen Sibuk Bikin Gugatan, Nasib Bonek FC Belum Ada Kejelasan
A
A
A
SURABAYA - Masa depan tim Bonek FC (sebelumnya bernama Persebaya United) semakin suram. Selain tidak ada aktivitas, manajemen juga belum ada tanda-tanda bakal menghidupkan tim di bawah PT. Mitra Muda Inti Berlian (MMIB) itu.
Pelatih Bonek FC Ibnu Grahan mengatakan hingga saat belum ada program tim pasca mundur dari babak delapan besar Piala Presiden 2015 lalu. "Kami masih menunggu petunjuk dari manajemen. Semua pemain diliburkan sampai batas waktu yang belum
ditentukan,"ucapnya.
Bahkan, Ibnu juga mengaku tidak diperintah manajemen untuk memberikan laporan rapor pemain selama tampil di Piala Presiden. Padahal, beberapa tim sudah melakukan evaluasi sementara untuk pemain yang bakal dipertahankan, meski kompetisi musim depan masih belum jelas.
"Saya tidak diminta untuk membikin rapor pemain. Jadi tak ada rapor khusus untuk pemain selama tampil di Piala Presiden. Tapi kalau nantinya memang ada permintaan dari manajemen. Saya pasti siap,"ungkap Ibnu.
Kabarnya, manajemen akan mengumpulkan seluruh pemain pada 24 Oktober mendatang. Bisa jadi, saat ini manajemen masih sibuk mengurus masalah status nama tim Persebaya yang sudah dipatenkan oleh pihak PT Persebaya Indonesia. Rencananya, PT. MMIB akan melakukan gugatan ke Pengadilan Niaga.
Yang pasti, Ibnu Grahan menegaskan jika seluruh pemain masih setia membela tim yang bermarkas di Jemursari ini, jika kompetisi musim depan bergulir. "Waktu kumpul terakhir sepulang dari Palembang, pemain ingin tetap tim ini dipertahankan dan siap
kembali lagi,"tandasnya.
Bahkan, salah satu pemain senior Siswanto meminta manajemen untuk mempertahankan semua pemain, "Selama ini komitemen dan sikap mereka kepada tim ini sudah teruji. Jadi, kemungkinan akan dipertahankan seluruhnya," ujar Ibnu.
Pelatih Bonek FC Ibnu Grahan mengatakan hingga saat belum ada program tim pasca mundur dari babak delapan besar Piala Presiden 2015 lalu. "Kami masih menunggu petunjuk dari manajemen. Semua pemain diliburkan sampai batas waktu yang belum
ditentukan,"ucapnya.
Bahkan, Ibnu juga mengaku tidak diperintah manajemen untuk memberikan laporan rapor pemain selama tampil di Piala Presiden. Padahal, beberapa tim sudah melakukan evaluasi sementara untuk pemain yang bakal dipertahankan, meski kompetisi musim depan masih belum jelas.
"Saya tidak diminta untuk membikin rapor pemain. Jadi tak ada rapor khusus untuk pemain selama tampil di Piala Presiden. Tapi kalau nantinya memang ada permintaan dari manajemen. Saya pasti siap,"ungkap Ibnu.
Kabarnya, manajemen akan mengumpulkan seluruh pemain pada 24 Oktober mendatang. Bisa jadi, saat ini manajemen masih sibuk mengurus masalah status nama tim Persebaya yang sudah dipatenkan oleh pihak PT Persebaya Indonesia. Rencananya, PT. MMIB akan melakukan gugatan ke Pengadilan Niaga.
Yang pasti, Ibnu Grahan menegaskan jika seluruh pemain masih setia membela tim yang bermarkas di Jemursari ini, jika kompetisi musim depan bergulir. "Waktu kumpul terakhir sepulang dari Palembang, pemain ingin tetap tim ini dipertahankan dan siap
kembali lagi,"tandasnya.
Bahkan, salah satu pemain senior Siswanto meminta manajemen untuk mempertahankan semua pemain, "Selama ini komitemen dan sikap mereka kepada tim ini sudah teruji. Jadi, kemungkinan akan dipertahankan seluruhnya," ujar Ibnu.
(aww)