Jika Ada Provokasi, Bobotoh dan Jakmania Terancam Hukuman Pidana

Jum'at, 16 Oktober 2015 - 15:32 WIB
Jika Ada Provokasi,...
Jika Ada Provokasi, Bobotoh dan Jakmania Terancam Hukuman Pidana
A A A
JAKARTA - Pihak kepolisian terus bersiaga mengamankan kondisi jelang final Piala Presiden, Minggu (18/10/2015) mendatang. Selain memberi jaminan pada para pendukung Persib yang ingin datang ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, aparat juga memperluas pengawasannya ke dunia maya.

Beberapa hari terakhir, para pendukung Persib atau yang dikenal dengan sebutan Bobotoh terlibat perang komentar dengan The Jakmania, suporter Persija Jakarta. Komentar tersebut bukan membahas soal laga final yang mempertemukan kedua tim. Namun, Bobotoh dan Jakmania saling sindir serta membela kehormatan tim kebanggaannya masing-masing.

Agar kondisi tidak memanas, pihak kepolisian bakal mengawasi berbagai media sosial yang jadi wadah pertemuan banyak orang di dunia maya. Bahkan demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, polisi mengancam hukuman pidana bagi siapapun yang bertindak provokatif. Hal ini sesuai dengan Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45 ayat (2) UU RI No 11 Tahun 2008 tentang Informasi Teknologi dan Elektronik (ITE).

"Cyber patrol‎ yang kami lakukan di antaranya dengan melakukan penyelidikan di dunia maya untuk menekan opini-opini negatif yang berkembang, terutama yang bernada provokasi," kata Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Mujiyono.

"Terhadap pelaku yang melakukan tindakan-tindakan provokatif sehingga menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan pada kelompok masyarakat tertentu berdasarkan suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA) bisa diancam dengan hukuman pidana penjara enam tahun atau denda Rp 1 miliar," ujarnya lebih jelas.

Mujiyono juga menegaskan bahwa pihaknya tidak main-main dalam hal ini. Jajarannya mulai melakukan penyelidikan di berbagai media sosial yang sering diakses masyarakat seperti Facebook, Twitter dan Instagram. (Baca juga: Puluhan Ribu Petugas Gabungan Amankan Final Piala Presiden)

"Kami mohon kepada semua pihak yang mendapatkan link yang berisi opini-opini negatif terhadap salah satu fans yang bertanding atau yang tidak bertanding, mohon untuk tidak menyebarluaskan link tersebut. Jangan melakukan counter terhadap isu negatif yang coba dibangun oleh provokator untuk menimbulkan rasa tidak nyaman dan aman bagi semua pihak terutama masyarakat yang akan menyaksikan acara tersebut secara langsung di GBK," ucap Mujiyono. (Baca juga: Ini Pesan Jakmania untuk Pendukung Persib)
(bep)
Berita Terkait
Persib Hajar PSM 2-0...
Persib Hajar PSM 2-0 di Laga Pertama Piala Presiden 2024
Persib Bandung Kalahkan...
Persib Bandung Kalahkan Bhayangkara FC 1-0
Tyronne Resmi Gabung...
Tyronne Resmi Gabung Persib Bandung
Lupakan Piala Presiden...
Lupakan Piala Presiden 2022, Persib Bandung Tatap Liga 1
Hasil Piala Presiden...
Hasil Piala Presiden 2024: Persib Bandung Gebuk PSM Makassar 2-0
Berhadiah Rp5 Miliar,...
Berhadiah Rp5 Miliar, Ini Target Persib di Piala Presiden 2024
Berita Terkini
Mesir Comeback, Mo Salah...
Mesir Comeback, Mo Salah Antar The Pharaohs Gulung Selandia Baru 3-1
37 menit yang lalu
Piala Dunia 2026 dan...
Piala Dunia 2026 dan Bayang-bayang Jet Pribadi Infantino
1 jam yang lalu
Kartu Merah Piala Dunia...
Kartu Merah Piala Dunia 2026 Lampaui Edisi 2018 dan 2022
2 jam yang lalu
Uruguay vs Cape Verde...
Uruguay vs Cape Verde 2-2: Tiket Fase Gugur Ditentukan di Laga Pemungkas
3 jam yang lalu
Oceanman Bali 2026 Sukses...
Oceanman Bali 2026 Sukses Hadirkan Sport Tourism Kelas Dunia
4 jam yang lalu
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Uruguay Comeback atas Cape Verde di Babak Pertama
4 jam yang lalu
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved