UPDATE: Marquez Ingin Berdamai dengan Rossi

Rabu, 11 November 2015 - 06:59 WIB
UPDATE: Marquez Ingin...
UPDATE: Marquez Ingin Berdamai dengan Rossi
A A A
VALENCIA - Marc Marquez mengulangi perkataan yang pernah diucapkan sebelumnya dengan menyatakan bahwa ia siap untuk berjabat tangan dengan Valentino Rossi. Meskipun insiden tentang persekongkolan di GP Valencia makin memanas.

Marquez berharap bisa berjabat tangan dengan Rossi dan mengakhiri perseteruan ini di masa depan. Keinginan Joki Repsol Honda untuk menyelesaikan konflik lantaran The Doctor menuduh pembalap Spanyol telah melakukan konspirasi besar untuk melanggengkan langkah Jorge Lorenzo merebut gelar juara di musim ini. (Baca juga: Lorenzo Jujur Soal Konspirasi, Iannone Nyesel Tak Bantu Rossi)

"Tentu saja saya benar-benar tidak setuju dengan Valentino. Dia mengkritik saya, Dani Pedrosa, Honda, dan Jorge Lorenzo. Pada akhirnya saya berharap bahwa di masa depan saya bisa berjabat tangan dengan dia," ungkap Marquez, pasca menjalani pengujian ban michelin di Valencia, seperti dikutip Crash, Rabu (11/11/2015).

Juara dunia dua kali itu sudah bisa membaca konsekuensi apa yang akan terjadi ketika ia menyelesaikan seri terakhir di GP Valencia dengan berada di belakang Lorenzo. Namun sekali lagi ia menegaskan bahwa motor YZR M1 yang dikendarai X-Fuera terlalu cepat, sehingga pemilik nomor 93 sulit untuk menaklukannya.

"Beberapa minggu terakhir merupakan saat-saat yang sulit. Terutama sejak Malaysia, karena saya tidak merasa baik dengan situasi ini. Menurut saya agak aneh apa yang terjadi di Malaysia. Pokoknya, setelah Malaysia saya pikir cara terbaik adalah mencoba untuk tiba di Valencia dan memenangkan balapan. Jujur itu benar-benar sulit untuk menjaga konsentrasi melalui akhir pekan dan tetap fokus. Saya melakukannya dengan baik. Saya mulai benar-benar berkonsentrasi balapan dan mencoba untuk menang," terang Marquez.

Marquez menambahkan sebenarnya ia sudah menyadari apa yang akan terjadi di Sirkuit Ricardo Tormo. Sayangnya, kakak kandung Alex Marquez itu tak mampu menghentikan spekulasi tentang isu konspirasi yang selama ini berkembang. Ia malah kelihatan seperti mengawal Lorenzo sampai garis finis. (Baca juga: Yamaha Pastikan Enggak Ada Dinding Pemisah Musim Depan)

"Saya tahu situasi sebelum balapan. Saya tidak bodoh. Saya pikir, 'Jika Anda tidak menang Anda akan berada dalam situasi ini. Sayangnya saya tidak bisa memenangkan balapan karena Jorge melakukan balapan yang luar biasa, ia adalah yang tercepat satu di Valencia. Dia memiliki lap tercepat balapan dengan waktu lap benar-benar baik. Saya tidak bisa mengatakan lebih," tutup Marquez.
(akr)
Berita Terkait
Marc Marquez Cs Guncang...
Marc Marquez Cs Guncang Jakarta di Parade MotoGP
Gegar Otak, Marc Marquez...
Gegar Otak, Marc Marquez Absen di GP Algarve Akhir Pekan Ini, Isyaratkan Pensiun?
20 Pembalap MotorGP...
20 Pembalap MotorGP Ikuti Parade di Jakarta Besok, Ini Rutenya
MotoGP Finalisasi Aturan...
MotoGP Finalisasi Aturan Gaji Pembalap Minimal Rp9,9 Miliar per Musim
Tahun Depan, MotoGP...
Tahun Depan, MotoGP Siapkan Skenario Keadaan Darurat Covid-19
Pedro Acosta Rasakan...
Pedro Acosta Rasakan Tekanan Jelang Debut di MotoGP 2024
Berita Terkini
Menebak Taktik Andoni...
Menebak Taktik Andoni Iraola di Liverpool: Pressing Agresif hingga Sepak Bola Chaos
1 jam yang lalu
Iraola Resmi Jadi Pelatih...
Iraola Resmi Jadi Pelatih Anyar Liverpool
1 jam yang lalu
2 Pemain Timnas Putri...
2 Pemain Timnas Putri Palestina Diculik Israel, FIFA Tutup Mata
9 jam yang lalu
Timnas Indonesia Tekuk...
Timnas Indonesia Tekuk Timor Leste 3-0 di Piala AFF U-19 2026
10 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Jonatan Sikat Alwi, Jafar/Felisha Kalah
10 jam yang lalu
Ion Water Gandeng Hyrox...
Ion Water Gandeng Hyrox Jakarta, Buka Jalan Atlet Fitness Indonesia ke Panggung Global
13 jam yang lalu
Infografis
10 Jurusan dengan Pendaftar...
10 Jurusan dengan Pendaftar Terbanyak SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved