El Clasico Siaga Bom, Presiden La Liga: Kami Tak Takut Teroris
Rabu, 18 November 2015 - 14:57 WIB
El Clasico Siaga Bom, Presiden La Liga: Kami Tak Takut Teroris
A
A
A
MADRID - Presiden La Liga Spanyol, Javier Tebas dapat menjamin keamanan laga El Clasico yang mempertemukan Barcelona kontra Real Madrid di Santiago Bernabeu, setelah insiden penembakan dan pemboman di Paris, akhir pekan lalu. Terkait aksi teror di Paris, pihak Spanyol tidak ingin mengambil risiko dengan menetapkan status siaga satu di laga El Clasico pada 21 November 2015, mendatang.
(Baca Juga: Wasit Andalusia Jadi Penengah Laga El Clasico)
Sementara itu Tebas mengaku tidak mencemaskan ancaman teror akan mengganggu laga El Clasico. Tebas merasa percaya diri keamanan stadion, penonton maupun official serta pemain telah diserahkan kepada ahlinya yakni kepolisian Spanyol yang mengerahkan keamanan super ketat.
“Kepolisian Spanyol selalu memastikan keamanan di setiap pertandingan, dan mereka juga tahu benar pertandingan mana yang punya risiko lebih tinggi. Tidak ada yang bisa meragukan kemampuan mereka. Saya rasa mereka tahu apa yang harus dilakukan dan semua tindakan yang seharusnya,” kata Tebas dilansir Marca, Rabu (18/11/15).
Tebas juga menegaskan tidak takut dengan tindakan teror, karena menurutnya Spanyol punya pengalaman untuk mengatasi semua hal yang tidak terduga. Duel antara kedua tim di Bernabeu pekan depan tidak hanya memiliki arti penting terkait gengsi dan sejarah kedua tim, namun juga persaingan di klasemen sementara Liga Spanyol 2015/2016.
"Di negara ini kami punya banyak pengalaman dalam menghadapi terorisme dan kepolisian pun sudah paham. Kami sudah memahaminya. Dan oleh karena itu, mereka tahu apa yang harus dilakukan dalam menghadapi setiap situasi. Saya sama sekali tidak khawatir dengan apa yang mungkin terjadi pada pertandingan akhir pekan nanti," tandasnya.
(Baca Juga: Wasit Andalusia Jadi Penengah Laga El Clasico)
Sementara itu Tebas mengaku tidak mencemaskan ancaman teror akan mengganggu laga El Clasico. Tebas merasa percaya diri keamanan stadion, penonton maupun official serta pemain telah diserahkan kepada ahlinya yakni kepolisian Spanyol yang mengerahkan keamanan super ketat.
“Kepolisian Spanyol selalu memastikan keamanan di setiap pertandingan, dan mereka juga tahu benar pertandingan mana yang punya risiko lebih tinggi. Tidak ada yang bisa meragukan kemampuan mereka. Saya rasa mereka tahu apa yang harus dilakukan dan semua tindakan yang seharusnya,” kata Tebas dilansir Marca, Rabu (18/11/15).
Tebas juga menegaskan tidak takut dengan tindakan teror, karena menurutnya Spanyol punya pengalaman untuk mengatasi semua hal yang tidak terduga. Duel antara kedua tim di Bernabeu pekan depan tidak hanya memiliki arti penting terkait gengsi dan sejarah kedua tim, namun juga persaingan di klasemen sementara Liga Spanyol 2015/2016.
"Di negara ini kami punya banyak pengalaman dalam menghadapi terorisme dan kepolisian pun sudah paham. Kami sudah memahaminya. Dan oleh karena itu, mereka tahu apa yang harus dilakukan dalam menghadapi setiap situasi. Saya sama sekali tidak khawatir dengan apa yang mungkin terjadi pada pertandingan akhir pekan nanti," tandasnya.
(akr)