Persipura Terancam tanpa Boaz di Laga Perdana Grup E
Senin, 07 Desember 2015 - 19:52 WIB
Persipura Terancam tanpa Boaz di Laga Perdana Grup E
A
A
A
SLEMAN - Kapten Persipura Jayapura Boaz Salossa dalam tanya apakah bisa diturunkan pada laga perdana babak 8 Besar Grup E Piala Jenderal Sudirman. Mutiara Hitam masih menunggu perkembangan sang kapten yang saat ini masih menjalani terapi cedera tendon kaki kanannya.
Arsitek Persipura Jayapura Osvaldo Lessa menyebutkan, pihaknya menunggu perkembangan kondisi Boaz hingga Kamis (10/12). "Kita tunggu sampai Kamis. Kalau Kamis bisa ikut latihan bersama, kita turunkan. Kalau tidak bisa main, ya terpaksa tak diturunkan," tandasnya setelah memimpin latihan di Lapangan Sepak Bola UNY, Senin (7/12) petang.
Jika Boaz tidak bisa diturunkan, Osvaldo mengaku masih memiliki beberapa stok pemain yang siap untuk diturunkan menggantikannya. Secara teknis diklaim, tidak ada persoalan yang krusial jika Boaz sampai tidak bisa dimainkan karena cedera yang sedang dalam proses pemulihan.
Sementara itu latihan yang digelar di lapangan sepak bola UNY, Senin sore menjadi latihan perdana yang tidak berjalan maksimal. Hujan deras menjadikan proses latihan di bawah asuhan pelatih asal Brazil yang tetap berlangsung selama 85 menit menjadi momentum untuk menjaga kondisi fisik.
Hal tersebut untuk menjaga kondisi fisik pemain, setelah melakukan perjalanan jauh dari Papua dan sampai Sleman pada Minggu (6/12). ''Bukan latihan, ini hanya untuk jaga kondisi fisik saja dulu," tambah Osvaldo.
Latihan ringan dan game diterapkan untuk mengembalikan sentuhan pemain kepada bola. Pasing-pasing pendek menjadi menu latihan yang diberikan sang arsitek kepada Ricardo Salampessy, Lancine Kone, Robertino Pugliara, Bio Pauline, Ian Kabes dan Ferry Pahabol dan kawan-kawan.
Menghadapi laga babak delapan besar di Stadion Maguwoharjo, Osvaldo mengaku menjadi sebuah pertandingan seru yang akan dilewati anak asuhnya. Empat kontestan yang lolos ke babak delapan besar disebutnya sebagai tim besar. Dan persaingan akan berlangsung ketat karena semuanya memiliki tujuan sama yakni lolos masuk ke babak semifinal.
Arsitek Persipura Jayapura Osvaldo Lessa menyebutkan, pihaknya menunggu perkembangan kondisi Boaz hingga Kamis (10/12). "Kita tunggu sampai Kamis. Kalau Kamis bisa ikut latihan bersama, kita turunkan. Kalau tidak bisa main, ya terpaksa tak diturunkan," tandasnya setelah memimpin latihan di Lapangan Sepak Bola UNY, Senin (7/12) petang.
Jika Boaz tidak bisa diturunkan, Osvaldo mengaku masih memiliki beberapa stok pemain yang siap untuk diturunkan menggantikannya. Secara teknis diklaim, tidak ada persoalan yang krusial jika Boaz sampai tidak bisa dimainkan karena cedera yang sedang dalam proses pemulihan.
Sementara itu latihan yang digelar di lapangan sepak bola UNY, Senin sore menjadi latihan perdana yang tidak berjalan maksimal. Hujan deras menjadikan proses latihan di bawah asuhan pelatih asal Brazil yang tetap berlangsung selama 85 menit menjadi momentum untuk menjaga kondisi fisik.
Hal tersebut untuk menjaga kondisi fisik pemain, setelah melakukan perjalanan jauh dari Papua dan sampai Sleman pada Minggu (6/12). ''Bukan latihan, ini hanya untuk jaga kondisi fisik saja dulu," tambah Osvaldo.
Latihan ringan dan game diterapkan untuk mengembalikan sentuhan pemain kepada bola. Pasing-pasing pendek menjadi menu latihan yang diberikan sang arsitek kepada Ricardo Salampessy, Lancine Kone, Robertino Pugliara, Bio Pauline, Ian Kabes dan Ferry Pahabol dan kawan-kawan.
Menghadapi laga babak delapan besar di Stadion Maguwoharjo, Osvaldo mengaku menjadi sebuah pertandingan seru yang akan dilewati anak asuhnya. Empat kontestan yang lolos ke babak delapan besar disebutnya sebagai tim besar. Dan persaingan akan berlangsung ketat karena semuanya memiliki tujuan sama yakni lolos masuk ke babak semifinal.
(aww)