Sriwijaya FC Legawa Terima Sanksi Cekal dan Denda
Selasa, 08 Desember 2015 - 16:14 WIB
Sriwijaya FC Legawa Terima Sanksi Cekal dan Denda
A
A
A
PALEMBANG - Sriwijaya FC akhirnya legawa menerima sanksi dari Komisi Disiplin Turnamen Piala Jenderal Sudirman. Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Faisal Mursyid mengungkapkan pihaknya menerima sanksi cekal tersebut.
"Kami tidak akan melakukan banding kita menerima segala keputusan yang sudah ditetapkan komdis,"kata Faisal.
Surat cekal dikeluarkan Komdis Turnamen Piala Jenderal Sudirman kepada Manajer SFC Nasrun Umar serta Ferdinand Sinaga dinonaktifkan selama dua kali pertandingan."Ada juga denda Rp 10 juta juga akan kita bayarkan,"tegas Faisal.
Menurut pria asal Padang ini, pihaknya ingin menunjukkan kepada publik sepak bola Tanah Air Laskar Wong Kito adalah tim taat peraturan. Kendati laga yang digelar Mahaka Sports and Entertainment hanyalah kompetisi berlabel turnamen.
"Kita klub yang taat aturan, walapun kesalahan bisa saja ditimbulkan oleh beragam pihak bukan hanya dari SFC. Kami terima saja keputusan tersebut,"ujar Faisal.
Berhubungan dengan ketidakpastian kompetisi top Indonesia, Indonesia Super League (ISL) kembali diputar PT.Liga Indonesia selaku host resmi dari PSSI. Dituturkan Faisal tentunya demi menjaga eksistensi tim pihaknya membutuhkan berlaga di turnamen. Hal itu yang membuatnya tidak ingin merusak hubungan dengan salah satu event organization seperti Mahaka.
"Kita juga masih menunggu kepastian dua penyelenggara turnamen. Karena tahun depan pastinya tim kembali berlaga di turnamen,"tuturnya.
Dilanjutkannya, undangan secara resmi baru diterima manajemen dari Mara Halim Cup di Medan pada Maret. Sedangkan undangan resmi dari turnamen Piala Gubernur Kaltim belum diterimanya.
"Padahal dilaksanakan pada Januari kita belum dapatkan undangan resmi. Mungkin kita ikut Mara Halim Cup saja,"pungkasnya.
"Kami tidak akan melakukan banding kita menerima segala keputusan yang sudah ditetapkan komdis,"kata Faisal.
Surat cekal dikeluarkan Komdis Turnamen Piala Jenderal Sudirman kepada Manajer SFC Nasrun Umar serta Ferdinand Sinaga dinonaktifkan selama dua kali pertandingan."Ada juga denda Rp 10 juta juga akan kita bayarkan,"tegas Faisal.
Menurut pria asal Padang ini, pihaknya ingin menunjukkan kepada publik sepak bola Tanah Air Laskar Wong Kito adalah tim taat peraturan. Kendati laga yang digelar Mahaka Sports and Entertainment hanyalah kompetisi berlabel turnamen.
"Kita klub yang taat aturan, walapun kesalahan bisa saja ditimbulkan oleh beragam pihak bukan hanya dari SFC. Kami terima saja keputusan tersebut,"ujar Faisal.
Berhubungan dengan ketidakpastian kompetisi top Indonesia, Indonesia Super League (ISL) kembali diputar PT.Liga Indonesia selaku host resmi dari PSSI. Dituturkan Faisal tentunya demi menjaga eksistensi tim pihaknya membutuhkan berlaga di turnamen. Hal itu yang membuatnya tidak ingin merusak hubungan dengan salah satu event organization seperti Mahaka.
"Kita juga masih menunggu kepastian dua penyelenggara turnamen. Karena tahun depan pastinya tim kembali berlaga di turnamen,"tuturnya.
Dilanjutkannya, undangan secara resmi baru diterima manajemen dari Mara Halim Cup di Medan pada Maret. Sedangkan undangan resmi dari turnamen Piala Gubernur Kaltim belum diterimanya.
"Padahal dilaksanakan pada Januari kita belum dapatkan undangan resmi. Mungkin kita ikut Mara Halim Cup saja,"pungkasnya.
(aww)