Target Tak Jelas, Persib Tetap Genjot Fisik Pemain
Kamis, 17 Desember 2015 - 19:11 WIB
Target Tak Jelas, Persib Tetap Genjot Fisik Pemain
A
A
A
BANDUNG - Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman memimpin latihan fisik di Lapangan Sesko AD, Bandung, Kamis (17/12/2015) pagi. Djadjang dibantu pelatih fisik Yaya Sunarya yang menerapkan metode High Intensity Interval Trainning (HIIT) untuk melihat kondisi fisik pemain.
Menurut Djadjang, Persib tetap menggelar latihan serius kendati belum mengetahui pertandingan mana yang akan diikuti dalam waktu dekat. Persib, kata Djadjang, tak akan pernah menggelar latihan secara asal-asalan. Menu latihan pun tetap terencana meskipun dalam target yang tidak jelas. (Baca juga: Catat Sejarah Terburuk, Ini Evaluasi Persib di Piala Jenderal Sudirman).
"Saya selalu sampaikan ke pemain, meski tak ada sasaran jelas mau ke mana, mau bertanding ke mana, mau ikut turnamen apa, kalau sudah di lapangan latihan harus tetap 100%," kata Djadjang dilansir laman resmi Persib (persib.co.id). "Kami tidak ingin membuat program main-main. Tidak ada turnamen, bukan berarti membuat program latihan asal-asalan."
Namun, Djadjang paham, latihan tanpa target bermain di turnamen yang tak jelas akan membuat jenuh pemain. Rencananya Djadjang akan mengombinasi latihan dengan laga uji coba melawan dengan tim lokal Bandung demi menjaga motivasi pemain tetap berlatih serius.
"Ini untuk persiapan. Jadi, anggap saja tiba-tiba besok lusa ada pertandingan resmi turnamen atau yang lainnya jadi kami sudah siap," ungkapnya.
Sementara itu pelatih fisik Yaya Sunarya menjelaskan metode HIIT meliputi latihan power, fleksibilitas, kecepatan, kelincahan, keseimbangan, reaksi, hingga stamina. Hal itu pun dimaksudkan untuk meningkatkan kebugaran pemainnya, yang saat ini harus berlatih tiga kali dalam satu minggu.
"Latihan saat ini untuk menjaga performa agar tim selalu berada dalam kondisi yang siap meskipun belum ada target pertandingan yang pasti. Apalagi kompetisi tidak ada," kata Yaya.
Menurut Djadjang, Persib tetap menggelar latihan serius kendati belum mengetahui pertandingan mana yang akan diikuti dalam waktu dekat. Persib, kata Djadjang, tak akan pernah menggelar latihan secara asal-asalan. Menu latihan pun tetap terencana meskipun dalam target yang tidak jelas. (Baca juga: Catat Sejarah Terburuk, Ini Evaluasi Persib di Piala Jenderal Sudirman).
"Saya selalu sampaikan ke pemain, meski tak ada sasaran jelas mau ke mana, mau bertanding ke mana, mau ikut turnamen apa, kalau sudah di lapangan latihan harus tetap 100%," kata Djadjang dilansir laman resmi Persib (persib.co.id). "Kami tidak ingin membuat program main-main. Tidak ada turnamen, bukan berarti membuat program latihan asal-asalan."
Namun, Djadjang paham, latihan tanpa target bermain di turnamen yang tak jelas akan membuat jenuh pemain. Rencananya Djadjang akan mengombinasi latihan dengan laga uji coba melawan dengan tim lokal Bandung demi menjaga motivasi pemain tetap berlatih serius.
"Ini untuk persiapan. Jadi, anggap saja tiba-tiba besok lusa ada pertandingan resmi turnamen atau yang lainnya jadi kami sudah siap," ungkapnya.
Sementara itu pelatih fisik Yaya Sunarya menjelaskan metode HIIT meliputi latihan power, fleksibilitas, kecepatan, kelincahan, keseimbangan, reaksi, hingga stamina. Hal itu pun dimaksudkan untuk meningkatkan kebugaran pemainnya, yang saat ini harus berlatih tiga kali dalam satu minggu.
"Latihan saat ini untuk menjaga performa agar tim selalu berada dalam kondisi yang siap meskipun belum ada target pertandingan yang pasti. Apalagi kompetisi tidak ada," kata Yaya.
(sha)