Kiat Sukses Jorge Lorenzo, Tiru Michael Jordan dan Lionel Messi

Jum'at, 25 Desember 2015 - 05:00 WIB
Kiat Sukses Jorge Lorenzo,...
Kiat Sukses Jorge Lorenzo, Tiru Michael Jordan dan Lionel Messi
A A A
PALMA - Jorge Lorenzo mengungkapkan kunci suksesnya bisa menyabet titel juara MotoGP 2015. Ia mengaku punya cara dari sang idola yang membuatnya tampil penuh perjuangan hingga akhirnya bisa mengalahkan sang rival, Valentino Rossi.

Lorenzo memastikan gelar juara dunia MotoGP 2015 jatuh ke tangannya setelah menyabet podium pertama di Grand Prix Valencia 8 November lalu. Pembalap berjuluk X-Fuera berhak menggondol trofi ketiganya di kelas MotoGP setelah 2010 dan 2012 setelah mengasapi rivalnya.

Rossi yang sepanjang musim menguasai klasemen pembalap, mesti kalah dalam persaingan. Start dari posisi buncit, The Doctor hanya mampu finish di posisi keempat. Klasemen akhir kejuaraan membuat Lorenzo unggul lima poin atas rekan setimnya.

Lorenzo yang diwawancara majalah Vogue untuk edisi Januari nanti, menyebut GP Valencia adalah seri balap terbaik sepanjang kariernya. Memenangkan seri balap paling menentukan jadi alasannya.

"Tidak ada seri akhir yang lebih dramatis dan menarik. Kami mencapai tikungan terakhir balapan tanpa mengetahui siapa yang jadi juara. Itu adalah balapan paling menarik dari 30 tahun terakhir setidaknya atau mungkin yang pernah ada. Dan saya berada di dalamnya serta memenangkannya," kata Lorenzo sebagaimana dikutip AS.es

Kemenangan Lorenzo memang bisa dibilang sempurna musim ini. Setelah terseok-seok di awal musim dengan sederet masalah mulai dari helm hingga terjatuh, pembalap asal Spanyol mampu menutup musim dengan sempurna.

Lorenzo mengaku tak pernah menghiraukan kegagalannya di awal musim. Berkaca dari para idolanya seperti pebasket Michael Jordan, pesepak bola Lionel Messi dan petinju Muhammad Ali, ia menyebut selalu memandang kegagalan dari sisi yang berbeda.

"Seperti tahun-tahun yang sudah berlalu, Anda belajar bahwa itu (kegagalan) adalah bagian dari hidup. Tidak melihatnya sebagai kegagalan tapi sukses yang tertunda, adalah cara terbaik untuk memandangnya. Mereka akan selalu ada, tidak mungkin selalu berada di puncak," imbuhnya.

"Bahkan Michael Jordan atau Lionel Messi tidak selalu memiliki waktu yang baik. Dan jika mereka tidak punya, saya membayangkannya. (Muhammad Ali) juga sosok yang sempurna di dalam ring, tetapi di luar itu dia adalah seorang penyair dan orang yang sangat cerdas," pungkasnya.
(sha)
Berita Terkait
Marc Marquez Cs Guncang...
Marc Marquez Cs Guncang Jakarta di Parade MotoGP
Gegar Otak, Marc Marquez...
Gegar Otak, Marc Marquez Absen di GP Algarve Akhir Pekan Ini, Isyaratkan Pensiun?
20 Pembalap MotorGP...
20 Pembalap MotorGP Ikuti Parade di Jakarta Besok, Ini Rutenya
MotoGP Finalisasi Aturan...
MotoGP Finalisasi Aturan Gaji Pembalap Minimal Rp9,9 Miliar per Musim
Tahun Depan, MotoGP...
Tahun Depan, MotoGP Siapkan Skenario Keadaan Darurat Covid-19
Pedro Acosta Rasakan...
Pedro Acosta Rasakan Tekanan Jelang Debut di MotoGP 2024
Berita Terkini
Mesir Koyak Gawang Australia...
Mesir Koyak Gawang Australia di Babak Pertama
10 menit yang lalu
Inggris vs Meksiko Terancam...
Inggris vs Meksiko Terancam Ditunda akibat Badai Petir
2 jam yang lalu
VAR Batalkan Gol Kroasia...
VAR Batalkan Gol Kroasia atas Portugal, FIFA: Teknologi Canggih Bola Trionda Deteksi Sentuhan Matanovic
6 jam yang lalu
Formula E Shanghai Round...
Formula E Shanghai Round 13 Siap Digelar, Saksikan Keseruannya di VISION+
10 jam yang lalu
Tuchel Kritik FIFA,...
Tuchel Kritik FIFA, Timnas Inggris Dipaksa Lawan Meksiko dalam Kondisi Tak Menguntungkan
11 jam yang lalu
VAR Untungkan Portugal...
VAR Untungkan Portugal di Piala Dunia 2026, Kenapa Gol Injury Time Kroasia Dianulir?
13 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved