Jadwal Pra-PON Sepak Bola Gelap, Skuat Yogya Jalani Uji Coba

Senin, 04 Januari 2016 - 17:58 WIB
Jadwal Pra-PON Sepak...
Jadwal Pra-PON Sepak Bola Gelap, Skuat Yogya Jalani Uji Coba
A A A
YOGYAKARTA - Tim sepak bola Daerah Istimewa Yogyakarta mengandalkan uji coba untuk mengisi waktu di tengah ketidakpastian jadwal Pra-PON 2016. Uji coba menjadi pilihan karena saat ini skuat besutan Seto Nurdiyantara hanya tersisa 14 pemain.

Selain tidak berkekuatan penuh, tidak adanya kepastian menjadikan sang arsitek memilih untuk menjadikan uji coba sebagai ajang membangun komunikasi antar pemain dibandingkan dengan menggelar latihan rutin.

Itu juga dipengaruhi oleh persoalan keuangan jika harus menggelar latihan secara rutin disaat babak kualifikasi tidak memiliki kepastian seperti saat ini. "Ya, terima ajakan sparring dengan tim-tim lain. Terutama tim-tim amatir yang ada di DIY,"tandas Seto Nurdiyantara.

Agenda uji coba meski dilakukan secara mendadak, disebutkan eks pemain Timnas era 2000-an tersebut sudah disepakati bersama dengan anak asuhnya. Kesepakatan dicapai saat melakukan uji coba melawan Persipura Jayapura beberapa waktu lalu d Stadion Sultan Agung Bantul di sela-sela babak delapan besar Piala Jenderal Sudirman.

Menurut Seto, 14 pemainnya dicoba oleh sebuah tim amatir dari Bantul pada Minggu (3/1) petang di lapangan Ringinharjo, Bantul. Uji coba tersebut diklaimnya, juga berlangsung secara mendadak seperti yang dilakukan saat mencoba tim Mutiara Hitam.

"Untungnya pemain tidak berkeberatan kalau ada ajakan uji coba meski mendadak. Lagipula kalau ada bayaran juga bisa buat jajan mereka daripada menunggu ketidakpastian,"tambahnya.

Saat ini selain Suni Hizbullah yang pergi ke Jambi bersama dengan sejumlah pemain untuk mengikui Tarkam. Seto menyebut, beberapa anak asuhnya juga ada yang berangkat ke Bali juga untuk mengikuti tarkam.

Mengenai kegiatan tersebut Seto mengaku tidak mempersoalkan, sepanjang pemain masih bisa beraktivitas dengan sepak bola. Meski hanya tarkam, hal tersebut menjadi kesempatan bagi pemain untuk tetap bisa menjaga stamina dan fisik.

"Tidak masalah selama mereka yang tidak dalam satu tim saat ini masih tetap beratiktivitas tidak jauh dari sepak bola agar fisik, stamina dan ball feeling selalu terjaga," tambahnya.
(aww)
Berita Terkait
Sepak Bola PON 2024:...
Sepak Bola PON 2024: Wasit KO Dipukul Pemain Sulteng, Aceh Menang WO ke Semifinal
Dua Kali Kalah, Tim...
Dua Kali Kalah, Tim Sepak Bola Sulsel Tersingkir di PON Papua
Bupati Maros Buka Pra...
Bupati Maros Buka Pra Porprov Sepak Bola di Lapangan Kassikebo
Pra Kualifikasi Porprov...
Pra Kualifikasi Porprov Cabor Sepak Bola, Luwu Tekuk Wajo 2-1
Pesona Sabreena Dressler...
Pesona Sabreena Dressler Menggocek Bola di Laga PON XX Papua 2021
Nostalgia Sepak Bola...
Nostalgia Sepak Bola 'Kampung' di atas Gedung Pasar Utara Jakarta
Berita Terkini
Bank Kalteng Jadi Sponsor...
Bank Kalteng Jadi Sponsor Utama Adhyaksa FC di Super League Musim Depan
39 menit yang lalu
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
2 jam yang lalu
WOSPAC Paparkan Solusi...
WOSPAC Paparkan Solusi Menuju Piala Dunia dan Masa Depan Sepak Bola Indonesia
3 jam yang lalu
Ronaldo Ngambek Ditanya...
Ronaldo Ngambek Ditanya Soal Messi: Saya Tak Peduli dengan Orang Lain
6 jam yang lalu
Masih 0 Poin, Kenapa...
Masih 0 Poin, Kenapa Senegal dan Irak Belum Tersingkir dari Piala Dunia 2026?
6 jam yang lalu
7 Lolos ke Babak 32...
7 Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Kolombia Jadi yang Terbaru
6 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Minggu 1 Maret 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved