Satlak Prima Dukung Target Dua Emas Olimpiade dari Bulutangkis

Kamis, 14 Januari 2016 - 08:30 WIB
Satlak Prima Dukung...
Satlak Prima Dukung Target Dua Emas Olimpiade dari Bulutangkis
A A A
JAKARTA - Jelang Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Ketua Satlak Prima Ahmad Sutjipto meninjau langsung 10 pusat cabang olahraga andalan Indonesia di event akbar kelas dunia tersebut. Cabang olahraga bulutangkis yang berada dibawah naungan PBSI, menjadi cabor pertama yang dikunjungi.

Turut hadir dalam acara ini Raja Sapta Okto Hari, Chief de Mission kontingen olimpiade Indonesia 2016, dan Taufik Hidayat, mantan pebulutangkis yang juga Wakil Ketua III satlak prima. Kunjungan diawali dengan rapat tertutup bersama PBSI yang dilanjutkan dengan tur keliling Pelatnas Cipayung.

Pada kesempatan ini, rombongan satlak prima melihat langsung latihan atlet dilanjutkan memantau sarana dan prasarana di Pelatnas Cipayung diantaranya pusat kebugaran (gym), jogging track, asrama serta ruang makan atlet.

"Bulutangkis memang menjadi tumpuan harapan Indonesia. Saya sudah bicara sama pengurus PBSI, amanat rakyat ini bukan jadi beban buat atlet, karena bulutangkis bukan olahraga hari kemarin, mereka punya konsistensi prestasi yang luar biasa. Hanya memang dunia olahraga prestasi berkembang sangat sangat pesat, yang kadang di Indonesia ini, sistem pendukungnya masih kalah dibanding yang lain," ujar Sutjipto.

"Kalau untuk tahun 2006 mungkin fasilitas ini cukup, tetapi untuk 2016, fasilitas seperti ini tidak cukup. Kita lihat di gym, sudah banyak alat-alatnya yang tidak memenuhi standard dan harus diganti, begitu juga jogging track yang landasannya harus diganti dengan karet, tidak boleh semen," tuturnya soal fasilitas yang ada di pelatnas.

"Sauna belum ada, hydroteraphy belum ada, fisioterapi sangat sederhana, ahli pijat pun yang profesional hanya ada satu orang, sangat jauh dari standard yang seharusnya. Tetapi dengan jalan begini, kita jadi tahu penanganannya seperti apa. Masukan dari kami, pengelolaan infrastruktur seharusnya sudah menjadi tanggung jawab negara," tambah Sutjipto.

Sementara itu, Okto menyebutkan bahwa persiapan bertolak ke Rio sudah dimaksimalkan sejak bulan Januari ini lewat koordinasi dengan berbagai pihak. Dalam persiapan menuju olimpiade, setiap cabang olahraga akan mendapat perlakuan berbeda, tergantung kebutuhan dari cabor tersebut.

"Setiap cabor itu unik, saya tidak mau membandingkan satu cabor dengan yang lainnya. Hari ini lihat fasilitas di PBSI, memang tidak mungkin prestasi olahraga itu bisa berjalan sendiri tanpa campur tangan negara. Saya kira kita harus sepakat dengan hal itu, sehingga perhatian negara pun harus dimaksimalkan untuk meningkatkan prestasi," kata Okto.

"Tim bulutangkis akan bertolak ke Rio sekitar 2-3 minggu sebelum pertandingan dimulai. PBSI sudah mempersiapkan tempat menginap, tempat latihan dan mereka akan membawa makanan sendiri dari Indonesia untuk menghindari adanya gangguan dengan adaptasi makanan. Kita memberikan support akan hal ini, karena yang paling kenal dengan atlet adalah pengurus pusatnya," tambah Okto.

Soal target PBSI membidik dua medali emas, Okto menyatakan dukungannya dan tidak ada istilah over-confidence. "Kalau PBSI mengatakan bahwa targetnya dua emas, saya rasa kita harus dukung. Inilah fungsinya kami, harus mendukung, jangan sampai ada yang pesimis karena ini over-confidence. Kalau saya melihatnya, atlet itu harus confidence dan untuk prestasi harus over-confidence," pungkas Okto.
(bbk)
Berita Terkait
Malaysia Open 2023:...
Malaysia Open 2023: Rehan/Lisa Ungkap Kunci Sukses Singkirkan Peraih Perak Olimpiade Rio 2016
Koleksi UT Terbaru Sematkan...
Koleksi UT Terbaru Sematkan Karya dari Mendiang Seniman Amerika
9 Atlet dengan Bayaran...
9 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di Olimpiade Tokyo 2020
Kursi Kosong dan Tak...
Kursi Kosong dan Tak Ada Kemeriahan di Opening Ceremony Olimpiade Tokyo 2020
Situs Porno Tawari Pertunjukan...
Situs Porno Tawari Pertunjukan Seks Digital untuk Peraih Emas Olimpiade Tokyo 2020
RESMI: Guinea Kirim...
RESMI: Guinea Kirim 5 Atlet ke Olimpiade Tokyo 2020
Berita Terkini
Prancis Lolos ke 16...
Prancis Lolos ke 16 Besar usai Singkirkan Swedia, Mbappe Borong 2 Gol
13 menit yang lalu
Gol Kylian Mbappe Bawa...
Gol Kylian Mbappe Bawa Prancis Ungguli Swedia 1-0 pada Babak Pertama
1 jam yang lalu
Aroma Match Fixing Rugikan...
Aroma Match Fixing Rugikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Kenapa FIFA Tolak Investigasi?
2 jam yang lalu
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026: Iran Kecam Pejabat AS yang Ejek Kegagalan Team Melli
2 jam yang lalu
Ramalan Diego Maradona...
Ramalan Diego Maradona Jadi Kenyataan? Kritik Piala Dunia di Amerika Serikat Kembali Viral
3 jam yang lalu
5 Fakta Menarik Norwegia...
5 Fakta Menarik Norwegia Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 usai Singkirkan Pantai Gading
3 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved