Persip Isyaratkan Absen, PSIR Minta Subsidi

Jum'at, 15 Januari 2016 - 15:48 WIB
Persip Isyaratkan Absen,...
Persip Isyaratkan Absen, PSIR Minta Subsidi
A A A
PEKALONGAN - Persip Pekalongan menyalakan sinyal absen dalam Piala Gubernur Jateng 2016. Laskar Kalong, julukan Persip, belum bisa memberikan kepastian akan ambil bagian, lantaran hingga saat ini belum dijadwalkan dan dibentuk panitia penyelenggara.
Tim masih ragu untuk ikut meramaikan turnamen yang diikuti oleh klub-klub Divisi Utama (DU) di Jawa Tengah itu lantaran pada Piala Polda Jateng lalu mengalami kerugian.


''Piala Polda Jateng 2015 lalu kami memang rugi, sama (dengan klub-klaub lainnya). Saya belum tahu apakah akan ikut atau tidak,”kata CEO Persip Budi Setiawan, saat dihubungi, Jumat (15/1).

Budi mengatakan, hingga saat ini belum dibentuk operator atau panitia penyelenggara turnamen tersebut. Pihaknya baru akan mengambil langkah-langkah, jika sudah ada pembentukan kepanitiaan.



”Kalau sudah dijadwalkan dan dibentuk panitia, kami lalu tindaklanjuti dengan mengumpulkan jajaran manajemen untuk dirapatkan. Jadi menunggu kepastian,” ujar dia.

Sebagai tim yang terbilang masih junior berkompetisi di Divisi Utama, Persip sudah tahu diri. Persip memang tidak memiliki suporter yang sangat fanatik dan banyak, jika dibandingkan dengan dua klub lain di Jawa Tengah seperti PSIS Semarang dan Persis Solo, yang sudah memiliki pengalaman dan banyak fans.

Menurut Budi, prestasi yang diukir oleh Persip, tidak bisa disamakan dengan PSIS dan Persis Solo. ”Apalagi Persip musim lalu jelek, animo penonton untuk datang ke stadion turun tajam,” ucapnya.

Ini pula, yang menjadi pertimbangannya ke depan, untuk memutuskan apakah akan ikut meramaikan Piala Gubernur, atau memilih vakum lebih lama lama. Bagi dia, turun dalam turnamen, tidak beda dengan menghambur-hamburkan uang.

Karenanya, dalam kondisi sepak bola nasional yang masih menggantung, pihaknya tidak akan gegabah dalam membentuk tim untuk menghadapi turnamen. ''Tentu kami dan banyak klub lainnya inginnya turun dalam kompetisi,''ucapnya.

Sementara, PSIR Rembang juga mengaku masih meninggalkan utang, dalam Piala Polda Jateng 2015 lalu. ''Utang kami antara Rp30-Rp50 juta. Kami berharap ada subsidi, berupa match fee, seperti Piala Presiden,”kata Manajer PSIR Siswanto.


Kendati tidak menguntungkan klub, Siswanto menegaskan, timnya tetap akan ambil bagian dalam Piala Gubernur. PSIR turun dalam turnamen, agar tetap eksis di sepak bola. ''Meski sudah tidak ada PSSI, kami tetap solid,” tandasnya.
(aww)
Berita Terkait
16 Tim Bersaing di Turnamen...
16 Tim Bersaing di Turnamen Sepak Bola LJR Logistics
Soccer Challange Surabaya...
Soccer Challange Surabaya Series II 2024, 1.476 Siswi Unjuk Bakat di Lapangan Hijau
Gala Karya 2025 Kembali...
Gala Karya 2025 Kembali Digelar, Lahirkan Ajat Sudrajat Baru
MLSC 2025-2026 Siap...
MLSC 2025-2026 Siap Guncang 10 Kota, Target Lahirkan Bintang Sepak Bola Putri Timnas!
Cetak Sejarah, Tim FA7...
Cetak Sejarah, Tim FA7 Indonesia Tantang Brasil di Semifinal World Championship 2026
Bupati Winarti Buka...
Bupati Winarti Buka Turnamen Sepak Bola Bupati Cup
Berita Terkini
Daftar Juara Liga Champions:...
Daftar Juara Liga Champions: PSG Ukir Sejarah dengan Gelar Beruntun
1 jam yang lalu
PSG Juara Liga Champions...
PSG Juara Liga Champions 2026 usai Kalahkan Arsenal Lewat Adu Penalti
5 jam yang lalu
PSG vs Arsenal Imbang...
PSG vs Arsenal Imbang 1-1, Final Liga Champions Berlanjut ke Extra Time
6 jam yang lalu
Arsenal Ungguli PSG...
Arsenal Ungguli PSG 1-0 di Babak Pertama Final Liga Champions
7 jam yang lalu
Raul Fernandez Juara...
Raul Fernandez Juara Sprint Race MotoGP Italia 2026, Marc Marquez Kelima
8 jam yang lalu
Campus League 2026 Regional...
Campus League 2026 Regional Jakarta: UPH dan Binus Kompak Melaju ke Final
9 jam yang lalu
Infografis
Rakyat Swiss Minta Pembelian...
Rakyat Swiss Minta Pembelian 36 Jet Tempur F-35 AS Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved