Gaya Bertarung Szpilka Bikin Wilder Merasa Aneh
Senin, 18 Januari 2016 - 10:49 WIB
Gaya Bertarung Szpilka Bikin Wilder Merasa Aneh
A
A
A
NEW YORK - Petinju kelas berat Deontay Wilder berhasil mempertahankan sabuk juara dunia WBC usai mengalahkan Artur Szpilka, Minggu (17/1/2016). Usai pertarungan tersebut, Wilder mengakui bahwa gaya bertarung Szpilka aneh.
Pertarungan tersebut merupakan kali pertama Wilder menghadapi petinju kidal dalam tiga tahun terakhir. Menurut pengalamannya, gaya bertarung Szpilka tidak menunjukan bawa dia merupakan petarung kidal.
Pada pertarungan tersebut, Wilder merasa Szpilka banyak mencondongkan tubh bagian kanan, sehingga dia sulit memperhitungkan gerakan tangan yang mana yang akan digunakan Szpilka. Biasanya, kata Wilder, petinju kidal lebih condong pada tubuh bagian kiri.
"Gaya bertarung Szpilka membuat saya canggung. Dia pasti seorang pria yang licik, saya belum bertarung melawan petinju kidal dalam tiga tahun terakhir. Jujur, kerumunan penonton tidak mengganggu konsentrasi, tetapi gaya bertarung Szpilka membuat saya canggung," kata Wilder yang munya rekor 36-0, 35 KO, dikutip Boxing Scene.
Wilder mempertahankan gelar sabuk juara kelas berat WBC usai mencetak kemenangan KO di ronde kesembilan dengan mengalahkan Artur Szpilka (20-2, 15 KO) di Barclays Center, New York, Minggu (17/1/2016) siang WIB. Ini merupakan kemenangan ketiga buat petinju berjuluk Bronze Bomber sejak menggelar pertarungan mempertahankan gelar dalam satu tahun terakhir.
Pada pertarungan berikutnya, Wilder seharusnya menghadapi Alexander Povetkin, petinju yang dikenal banyak membuat gerakan menipu. Sementara Wilder juga berambis mengalahkan juara kelas berat anyar, Tyson Fury yang tahun ini juga akan menggelar rematch menghadapi Wladimir Klitchko. (Baca juga : Menang KO, Wilder Kirim Szpilka ke Rumah Sakit)
Pertarungan tersebut merupakan kali pertama Wilder menghadapi petinju kidal dalam tiga tahun terakhir. Menurut pengalamannya, gaya bertarung Szpilka tidak menunjukan bawa dia merupakan petarung kidal.
Pada pertarungan tersebut, Wilder merasa Szpilka banyak mencondongkan tubh bagian kanan, sehingga dia sulit memperhitungkan gerakan tangan yang mana yang akan digunakan Szpilka. Biasanya, kata Wilder, petinju kidal lebih condong pada tubuh bagian kiri.
"Gaya bertarung Szpilka membuat saya canggung. Dia pasti seorang pria yang licik, saya belum bertarung melawan petinju kidal dalam tiga tahun terakhir. Jujur, kerumunan penonton tidak mengganggu konsentrasi, tetapi gaya bertarung Szpilka membuat saya canggung," kata Wilder yang munya rekor 36-0, 35 KO, dikutip Boxing Scene.
Wilder mempertahankan gelar sabuk juara kelas berat WBC usai mencetak kemenangan KO di ronde kesembilan dengan mengalahkan Artur Szpilka (20-2, 15 KO) di Barclays Center, New York, Minggu (17/1/2016) siang WIB. Ini merupakan kemenangan ketiga buat petinju berjuluk Bronze Bomber sejak menggelar pertarungan mempertahankan gelar dalam satu tahun terakhir.
Pada pertarungan berikutnya, Wilder seharusnya menghadapi Alexander Povetkin, petinju yang dikenal banyak membuat gerakan menipu. Sementara Wilder juga berambis mengalahkan juara kelas berat anyar, Tyson Fury yang tahun ini juga akan menggelar rematch menghadapi Wladimir Klitchko. (Baca juga : Menang KO, Wilder Kirim Szpilka ke Rumah Sakit)
(bbk)