Final Ulangan, Warriors Paksa Cavs Alami Kekalahan Terburuk
Selasa, 19 Januari 2016 - 12:08 WIB
Final Ulangan, Warriors Paksa Cavs Alami Kekalahan Terburuk
A
A
A
CLEVELAND - Laga final ulangan saat Cleveland Cavaliers menjamu Golden State Warriors dalam lanjutan NBA, Selasa (19/1/2016) berakhir dengan kekalahan tuan rumah, 98-132. Menurut statistik ESPN, kekalahan terebut merupakan kekalahan kandang terburuk Cavs musim ini.
Menjamu Quicken Loans Arena, The Cavs mengalami mimpi buruk saat tak mampu menahan gempuran Stephen Curry dan kolega. Sejak kuarter pertama dibuka, tuan rumah langsung kerepotan membendung serangan tamunya dengan skor 21-34, 23-36, 23-34 dan 31-28.
Defisit lebih dari 30 poin, menurut statistik NBA merupakan kekalahan terburuk Cavs sepanjang musim 2015/2016. Fakta tersebut agaknya membuat sebagian pendukung merasa kecewa karena berharap LeBron James Cs bisa memutus dominasi Warriors yang memenangkan delapan dari 10 laga teranyar mereka musim ini.
Curry menjadi pemain paling menentukan di pertandingan tersebut. Point guard 27 tahun itu memborong 35 poin dan lima rebound di lapangan yang sama, dengan lapangan tempat dia memastikan gelar juara NBA musim lalu. (Baca juga : Stephen Curry Sosok Dibalik Keperkasaan Warriors)
Tak hanya menjadi kekalahan terburuk Cavs musim ini, selisih 34 poin yang dialami mereka merupakan defisit terbesar dalam karir James yang sudah mencetak 1.127 poin sepanjang kiprahnya. Menurut statistik kalah dengan selisih 34 poin adalah marjin kekalahan paling berat yang dialami James dalam sebuah laga kandang, baik bersama Cavs maupun bersama tim lain.
Dominasi Warriors itu juga menunjukkan James kalah bersaing dengan Curry yang tampil moncer musim ini. James finis dengan 16 poin sementara Curry memborong 35 poin.
Kemenangan ini membuat Warriors meningkatkan statistik menang-kalahnya musim ini menjadi 38-4, sedangkan Cavaliers menjadi 28-11. Kedua tim sama-sama masih memuncaki klasemen wilayah masing-masing. (Baca juga : Kalahkan Dallas, Spurs Rajut Rekor Positif di Kandang)
Menjamu Quicken Loans Arena, The Cavs mengalami mimpi buruk saat tak mampu menahan gempuran Stephen Curry dan kolega. Sejak kuarter pertama dibuka, tuan rumah langsung kerepotan membendung serangan tamunya dengan skor 21-34, 23-36, 23-34 dan 31-28.
Defisit lebih dari 30 poin, menurut statistik NBA merupakan kekalahan terburuk Cavs sepanjang musim 2015/2016. Fakta tersebut agaknya membuat sebagian pendukung merasa kecewa karena berharap LeBron James Cs bisa memutus dominasi Warriors yang memenangkan delapan dari 10 laga teranyar mereka musim ini.
Curry menjadi pemain paling menentukan di pertandingan tersebut. Point guard 27 tahun itu memborong 35 poin dan lima rebound di lapangan yang sama, dengan lapangan tempat dia memastikan gelar juara NBA musim lalu. (Baca juga : Stephen Curry Sosok Dibalik Keperkasaan Warriors)
Tak hanya menjadi kekalahan terburuk Cavs musim ini, selisih 34 poin yang dialami mereka merupakan defisit terbesar dalam karir James yang sudah mencetak 1.127 poin sepanjang kiprahnya. Menurut statistik kalah dengan selisih 34 poin adalah marjin kekalahan paling berat yang dialami James dalam sebuah laga kandang, baik bersama Cavs maupun bersama tim lain.
Dominasi Warriors itu juga menunjukkan James kalah bersaing dengan Curry yang tampil moncer musim ini. James finis dengan 16 poin sementara Curry memborong 35 poin.
Kemenangan ini membuat Warriors meningkatkan statistik menang-kalahnya musim ini menjadi 38-4, sedangkan Cavaliers menjadi 28-11. Kedua tim sama-sama masih memuncaki klasemen wilayah masing-masing. (Baca juga : Kalahkan Dallas, Spurs Rajut Rekor Positif di Kandang)
(bbk)