Cabang Sepak Bola Asian Games 2018 Terancam Dicoret

Selasa, 19 Januari 2016 - 17:57 WIB
Cabang Sepak Bola Asian...
Cabang Sepak Bola Asian Games 2018 Terancam Dicoret
A A A
JAKARTA - Indonesia harus siap menghadapi situasi terburuk di Asian Games 2018. Cabang olah raga favorit, sepak bola, terancam tidak dipertandingkan jika Indonesia masih dalam kungkungan sanksi FIFA. Ketua Komite Ad Hoc Reformasi Sepak Bola Indonesia Agum Gumelar menyatakan hukuman FIFA bisa berlanjut jika pemerintah tidak mengindahkan upaya komite menyelesaikan kisruh sepak bola nasional.

Menurut Agum, pihaknya berusaha sekuat tenaga agar cabang sepak bola bisa dipertandingkan di Asian Games 2018. Namun, komite juga tidak dapat berbuat banyak apabila Kongres FIFA yang digelar 26 Februari 2016, memutuskan suspensi Indonesia tetap berlanjut karena wakil pemerintah tidak mengakui Komite Ad hoc yang direkomendasi FIFA.

“Saya bukan ingin menakut-nakuti dan jangan dinilai seperti itu. Kalau sudah masuk ke Kongres FIFA, ketuk palu, maka sanksi FIFA secara resmi dinyatakan terus berlanjut sampai Kongres FIFA berikutnya diputuskan kembali. Jadi, jika demikian, jangan harap sepak bola ada di Asian Games 2018,” ungkap Agum seusai rapat komite di Jakarta, Senin (18/1/2016) malam seperti dilansir laman resmi PSSI.

"Asian Games itu gawean negara ini, bukan segelintir pihak. Kesuksesan event tersebut ditentukan oleh seberapa kuat negara bisa menyanggupi untuk mengadakan gelaran itu dan semua cabang olah raga dipertandingkan disana. Jadi ini menjadi pekerjaan rumah kita semua."

Komite Ad Hoc Reformasi Sepak Bola Indonesia sudah lima kali menggelar rapat, sejak dikukuhkan 7 Desember 2015. Namun, perwakilan pemerintah belum sekali pun hadir karena tidak mengakui eksistensi tim tersebut. Wakil Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) Bambang Pamungkas sudah hadir setelah empat pertemuan sebelumnya absen. (Baca juga: Pemerintah Belum Hadir, Agum Takut Hukuman FIFA Berlanjut).

Agum dan salah seorang anggota Komite Ad-hoc akan ke Zurich, Swiss, pada 24 Februari 2016, untuk mengikuti rapat Komite Asosiasi di FIFA. Di Sidang Exco FIFA, 25 Februari, Agum akan menyampaikan laporan perkembangan sepak bola nasional dan kerja Komite Ad hoc. Nantinya laporan itu di bawa ke Kongres FIFA pada 26 Februari.

“Semua kegiatan sudah terjadwal, tinggal menunggu respons FIFA. Kami masih sangat menyesalkan sikap pemerintah yang belum juga tampil dalam rapat kami. Kalau ini terus berlanjut hingga bulan depan, Exco FIFA akan menilai kalau komite ini gagal. Hasilnya nanti akan dibawa ke Kongres, dan jika dinilai gagal maka hukuman akan diperpanjang,” ujar Agum.
(sha)
Berita Terkait
Kuwait Mengirimkan Delegasi...
Kuwait Mengirimkan Delegasi Atlit Terbesar ke Asian Games 19
Tanpa Petasan dan Kembang...
Tanpa Petasan dan Kembang Api, Closing Ceremony Asian Games 2022 Tetap Berlangsung Meriah
Jadwal Pertandingan...
Jadwal Pertandingan Babak 16 Besar Asian Games 2022
Atlet Skateboard Sanggoe...
Atlet Skateboard Sanggoe Dharma Tanjung Tambah Koleksi Medali Perak Indonesia
China Cekal 3 Atlet...
China Cekal 3 Atlet Wushu Putri India Tampil di Asian Games 2022
Timnas Uzbekistan U-24...
Timnas Uzbekistan U-24 Tembus Semifinal Sepak Bola Putra Asian Games 2022
Berita Terkini
Shin Tae-yong Jadi Pelatih...
Shin Tae-yong Jadi Pelatih Baru Persija?
15 menit yang lalu
Jadwal Final Indonesia...
Jadwal Final Indonesia Open 2026: Jonatan Christie dan Raymond/Joaquin Bidik Gelar Perdana
24 menit yang lalu
Marc Marquez Dominan...
Marc Marquez Dominan di Sprint Race MotoGP Hungaria, Veda Ega Start dari Baris Ketiga Moto3
36 menit yang lalu
Skuad Timnas Norwegia...
Skuad Timnas Norwegia Foto Ala Pasukan Viking Menuju Piala Dunia 2026
10 jam yang lalu
Gaung NBA Finals 2026...
Gaung NBA Finals 2026 Menghidupkan Atmosfer Basket Jakarta
10 jam yang lalu
Jonatan Christie Tembus...
Jonatan Christie Tembus Final Indonesia Open 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Marwah Piala Dunia 2026...
Marwah Piala Dunia 2026 Terancam, 5 Negara Berpotensi Absen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved