PSIS Semarang Tunggu Detail Draf Salary Cap di ISC 2016

Senin, 29 Februari 2016 - 15:54 WIB
PSIS Semarang Tunggu...
PSIS Semarang Tunggu Detail Draf Salary Cap di ISC 2016
A A A
SEMARANG - PSIS Semarang berharap PT Gelora Trisula Semesta, selaku operator Indonesia Soccer Championsip (ISC) 2016 bijaksana dalam mengatur salary cap. Saat ini, draf salary cap atau nilai kontrak pemain masih dimatangkan dan akan segera disebarkan kepada klub peserta turnamen seri B, yang diikuti oleh 59 tim Divisi Utama (DU).

”Saya harap, nilai kontrak jangan terlalu kecil, kasihan pemain, tapi juga tidak terlalu besar, agar nanti tidak memberatkan klub. Kita masih menunggu drafnya, dan belum tahu nominalnya,”ungkap Direktur Teknik PSIS Semarang Setyo Agung Nugroho, Senin (29/2).

Menurut Setyo, akan percuma jika nanti pemain digaji tinggi, tapi kemampuan klub hanya bisa membayar sampai dua bulan saja. Padahal turnamen tersebut memakan waktu durasi selama 8 bulan.

''Babak penyisihan selama 5 bulan. Semua pemain akan dikontrak 8 bulan, tapi jika tim hanya sampai babak penyisihan, otomatis kontraknya berhenti,”ujar dia.

Pihaknya akan realistis saja, dalam mengontrak pemain. Mereka akan diikat sesuai dengan kemampuan finansial manajamen. Apalagi, banderol pemain di klub Indonesia Super League (ISL), tidak murah.

Tidak diperbolehkannya pemain asing memperkuat klub seri B ISC akan memberikan kesempatan kepada pemain lokal untuk bersaing di tim. ”Pemain asing juga tidak murah. Ronald Fagundez itu apa mau dia dibayar Rp10 juta per bulan,” ucapnya.


Proses seleksi pemain hingga saat ini belum dimulai. Sejumlah wajah lama pun belum dipanggil kembali untuk memulai latihan. Kendati berstatus pilar, pengurus berharap mereka tetap bisa maksimal saat tim kembali dikumpulkan lagi.



Setyo menyatakan, status pilar bukan jaminan di tim. Kondisi dulu dan sekarang mungkin saja berbeda, jika pemain tersebut tidak mampu menjaga fisiknya, akibat vakum terlalu lama. Para pemain harus bisa memperlihatkan kebugaran atau fisik, dengan ditunjang kemampuan teknik, saat mereka dikumpulkan nanti.




”Kami mencari pemain yang siap bertanding. Ini masih ada waktu persiapan kurang dua bulan, dan bukan waktu yang lama,” kata dia.



Upaya pemanggilan pemain, dan bagaimana proses seleksi baik wajah lama maupun baru, akan diserahkan kepada tim pelatih dan Manajer tim. Menurut dia, pelatih yang lebih tahu mana saja kebutuhan tim.





Beberapa pemain yang sudah dipastikan tidak lagi merapat, tentu harus dicari pengganti secepatnya, agar tim sudah komplit lebih awal. Pasalnya, sebelum kick off ISC seri B 23 April mendatang, para pemain juga harus melakoni beberapa uji coba.



”Tentu ada uji cobanya setelah tim siap. Dimulai dari seleksi pemain, kemudian fisik dan dilanjutkan dengan latihan taktik atau strategi,” paparnya
(aww)
Berita Terkait
Ultah ke-88, PSIS Bagikan...
Ultah ke-88, PSIS Bagikan Paket Sembako ke Panser Biru dan Snex
CEO PSIS Semarang Maklum...
CEO PSIS Semarang Maklum Renovasi Stadion Jatidiri Dihentikan
Dinyatakan Negatif COVID-19,...
Dinyatakan Negatif COVID-19, Jandia Gabung Latihan PSIS
Direksi-Komisaris Baru...
Direksi-Komisaris Baru PT LIB, PSIS : Jangan Untuk Main-Main!
Liga 1 Berhenti Akibat...
Liga 1 Berhenti Akibat Corona, Pemain PSIS Jualan Pakaian
Persebaya Tantang PSIS...
Persebaya Tantang PSIS Semarang: Pamerkan Ketajamanmu, Paulo Victor!
Berita Terkini
Hong Kong Bongkar Sindikat...
Hong Kong Bongkar Sindikat Merchandise Piala Dunia Palsu Senilai Rp359 Miliar
8 menit yang lalu
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
1 jam yang lalu
Piala Dunia 2026: Jersey...
Piala Dunia 2026: Jersey Haiti Kena Semprit FIFA
3 jam yang lalu
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
4 jam yang lalu
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026 dan Sikap Santai Infantino: Kenapa Dulu Coret Indonesia?
5 jam yang lalu
Data Jagokan Meksiko...
Data Jagokan Meksiko Menang Atas Afsel dengan 66,3 Persen
6 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved