Warta Kusuma Beber Borok Kepengurusan Sepak Bola Jabar, Kenapa?

Jum'at, 25 Maret 2016 - 22:03 WIB
Warta Kusuma Beber Borok...
Warta Kusuma Beber Borok Kepengurusan Sepak Bola Jabar, Kenapa?
A A A
BANDUNG - Mantan pelatih kepala tim sepak bola Jawa Barat, Warta Kusuma membeberkan 'borok' kepengurusan tim sepak bola yang dipersiapkan untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016. Itu muncul setelah dirinya dipecat bersama pelatih kiper, Boyke Adam.
Selama masih dipercaya sebagai Pelatih, Warta mengaku merasa tidak dihargai setelah diberikan tempat tidur di Gedung Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Barat di Jalan Lodaya Kota Bandung yang dinilai tidak layak. Bahkan dirinya harus rela tidur di musala. Selain itu, lanjut Warta, uang pembinaan untuk pemain sebesar Rp1.250.000 dan pelatih sebesar Rp750 ribu tiap bulannya tidak pernah didapatkan selama tim sepak bola Jabar terbentuk sejak enam bulan lalu.
"Kita sudah enam bulan jalan. Dari awal pembentukan kita belum mendapatkan uang saku. Saya tanya ke manajemen katanya belum dikasi KONI. Padahal menurut KONI sudah," sesal Warta kepada KORAN SINDO, Jumat (25/3).
Bukan hanya itu, Warta mengatakan pencoretan dirinya sebagai pelatih kepala juga dilakukan dengan sepihak tanpa memberikan alasan yang jelas kepada yang bersangkutan. "Tentunya sangat kecewa. Padahal kita juga bisa masuk tim PON Jabar karena ada prosesnya, mulai dari presentasi, pemaparan terus ada tes di lapangan. Tapi tiba-tiba dicoret dengan sepihak. Kita juga belum dapat surat pencoretannya," bebernya.
Warta menilai pencoretan yang dialaminya didukung para pihak-pihak terkait bahkan oleh jajaran pelatih tim PON Jabar sendiri. Itu terjadi usai pasukannya kandas dari tim PON Jawa Tengah dalam laga uji coba yang telah digelar di Stadion Siliwangi Kota Bandung, Februari lalu.‎
"Sebetulnya lawan Jateng itu bukan program kita, itu programnya pengurus. Yang jadi penyesalannya setelah bertanding kita diliburkan satu minggu oleh manajemen. Padahal gak pantas libur lama-lama khususnya buat pemain. Dan itu (libur) yang menentukan pelatih seharusnya," katanya.
Warta pun yakin, tim sepak bola PON Jabar ini tidak akan mewakili Jabar lantaran dihuni para pemain, pelatih hingga ofisial asal Kota Bandung.
"Bandung sentrisnya sudah kelihatan. Itu bukan PON Jabar, tapi PON Bandung. Yang milih Asprov bukan jajaran pelatih. Untuk daerah-daerah sudah gak bakalan bisa masuk. Saya sudah merasakan sendiri," bebernya.
Sebelumnya, Ketua Umum Asprov PSSI Jabar, Duddy S Sutandi mengatakan terpaksa mengubah jajaran kepelatihan untuk tim sepak bola Jabar yang akan berlaga di PON XIX/2016 mendatang. Perubahan susunan kepelatihan perlu dilakukan sesuai dengan arahan dan masukan dari elemen-elemen penting yang berkeinginan menjadikan tim sepak bola Jabar menjadi yang terbaik di PON XIX/201 mendatang.
Dari hasil evaluasi tersebut, tim yang ditangani pelatih Warta Kusuma tidak memberikan peningkatan yang signifikan. Terakhir tim asal tanah pasundan ini dipecundangi tim PON Jawa Tengah dengan skor telak 4-0 dalam laga uji coba yang telah digelar di Stadion Siliwangi Bandung, Februari 2016 lalu. Duddy pun berharap hasil positif bisa didapatkan. Pasalnya sebagai tuan rumah, Jabar perlu menjadi yang terbaik dengan target meraih medali emas.
(aww)
Berita Terkait
Sepak Bola PON 2024:...
Sepak Bola PON 2024: Wasit KO Dipukul Pemain Sulteng, Aceh Menang WO ke Semifinal
Dua Kali Kalah, Tim...
Dua Kali Kalah, Tim Sepak Bola Sulsel Tersingkir di PON Papua
Bupati Maros Buka Pra...
Bupati Maros Buka Pra Porprov Sepak Bola di Lapangan Kassikebo
Pra Kualifikasi Porprov...
Pra Kualifikasi Porprov Cabor Sepak Bola, Luwu Tekuk Wajo 2-1
Pesona Sabreena Dressler...
Pesona Sabreena Dressler Menggocek Bola di Laga PON XX Papua 2021
Nostalgia Sepak Bola...
Nostalgia Sepak Bola 'Kampung' di atas Gedung Pasar Utara Jakarta
Berita Terkini
Heboh Email AFA Diretas...
Heboh Email AFA Diretas Sebut Argentina Diuntungkan Wasit
1 jam yang lalu
Alarm Bahaya untuk Argentina...
Alarm Bahaya untuk Argentina Jelang Perempat Final Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
Blunder Senne Lammens...
Blunder Senne Lammens dan Pelukan Courtois
4 jam yang lalu
Argentina vs Swiss:...
Argentina vs Swiss: La Albiceleste Dibayangi Tembok Kokoh La Nati
5 jam yang lalu
Profil Joao Pinheiro,...
Profil Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
6 jam yang lalu
Norwegia vs Inggris:...
Norwegia vs Inggris: Duel Panas Menuju Empat Besar
7 jam yang lalu
Infografis
Kronologi Kasus Perdagangan...
Kronologi Kasus Perdagangan 25 Bayi Asal Jabar ke Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved