Manajemen Minta Maaf Sriwijaya FC Gagal Bekuk Persib
Senin, 28 Maret 2016 - 19:54 WIB
Manajemen Minta Maaf Sriwijaya FC Gagal Bekuk Persib
A
A
A
BANDUNG - Manajemen Sriwijaya FC meminta maaf kepada publik sepak bola di Palembang pasca kekalahan dari Persib Bandung, 0-2, di laga terakhir Grup A Piala Bhayangkara, Sabtu (26/3). Kekalahan itu membuat ambisi Sriwijaya FC untuk menjadi tuan rumah babak semifinal menjadi sirna.
"Atas nama manajemen dan pribadi saya, saya mohon maaf, kepada masyarakat sepak bola di Sumsel, Palembang khususnya,"ungkap Manajer SFC, Nasrun Umar.
Pria yang juga Kadishub Sumsel ini enggan mencari kambing hitam atau mencari alasan terkait gagalnya Sriwijaya FC mengalahkan Persib Bandung.Kekalahan ini bukan soal pemain, karena pemain SFC sudah bertabur bintang. Pun bukan akibat tim pelatih karena sudah bekerja keras memutar otak mengatur strategi. Namun kekalahan dan gagalnya menjadi tuan rumah semifinal adalah tanggung jawabnya pribadi.
"Meski kami gagal bawa tuan rumah semifinal ke Palembang, tapi kami bangga karena sudah ada terlihat progres yang cukup signifikan pada skuat SFC,"terangnya.
Indikator peningkatan peforma SFC tersebut, ia lihat dari penampilan serta produktivitas gol yang dicapai SFC dari turnamen ke turnamen. Terbukti, saat pada dua turnamen sebelumnya Piala Presiden dan Piala Jenderal Sudirman lalu, gol Sriwijaya FC sangat sedikit.
"Lihat sekarang, golnya lebih banyak, lawan PBFC 3-1, lawan PS TNI 2-1, lawan Mitra Kukar 2-2, dibanding sebelumnya yang satu gol, satu gol di setiap laga, artinya ada perkembangan yang bagus,"sebutnya.
"Atas nama manajemen dan pribadi saya, saya mohon maaf, kepada masyarakat sepak bola di Sumsel, Palembang khususnya,"ungkap Manajer SFC, Nasrun Umar.
Pria yang juga Kadishub Sumsel ini enggan mencari kambing hitam atau mencari alasan terkait gagalnya Sriwijaya FC mengalahkan Persib Bandung.Kekalahan ini bukan soal pemain, karena pemain SFC sudah bertabur bintang. Pun bukan akibat tim pelatih karena sudah bekerja keras memutar otak mengatur strategi. Namun kekalahan dan gagalnya menjadi tuan rumah semifinal adalah tanggung jawabnya pribadi.
"Meski kami gagal bawa tuan rumah semifinal ke Palembang, tapi kami bangga karena sudah ada terlihat progres yang cukup signifikan pada skuat SFC,"terangnya.
Indikator peningkatan peforma SFC tersebut, ia lihat dari penampilan serta produktivitas gol yang dicapai SFC dari turnamen ke turnamen. Terbukti, saat pada dua turnamen sebelumnya Piala Presiden dan Piala Jenderal Sudirman lalu, gol Sriwijaya FC sangat sedikit.
"Lihat sekarang, golnya lebih banyak, lawan PBFC 3-1, lawan PS TNI 2-1, lawan Mitra Kukar 2-2, dibanding sebelumnya yang satu gol, satu gol di setiap laga, artinya ada perkembangan yang bagus,"sebutnya.
(aww)