Lukman Edy Resmi Jadi Ketum PB PTMSI

Rabu, 30 Maret 2016 - 01:50 WIB
Lukman Edy Resmi Jadi...
Lukman Edy Resmi Jadi Ketum PB PTMSI
A A A
JAKARTA - Polemik Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB PTMSI) tampaknya sudah mulai menemui titik cerah. Pasalnya, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Lukman Edy mengambil alih sebagai Ketua Umum setelah terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) di Hotel Century, Senayan, Jakarta, Selasa (29/3/2016) malam.

Lukman Edy terpilih secara aklamasi setelah tidak ada calon lain yang mengajukan diri hingga batas waktu yang telah ditetapkan. Sementara penggantian pimpinan induk organisasi tenis meja ini terjadi setelah sang ketua sebelumnya yaitu Marzuki Alie mengundurkan diri dari jabatannya yang diemban hanya sekitar dua tahun.

Dengan demikian, Lukman Edy akan memimpin PB PTMSI hingga empat tahun ke depan atau hingga 2020. "Banyak tugas yang harus segera dikerjakan mulai dari menyelesaikan masalah internal karena ini berkaitan dengan keikutsertaan dimulti event. Koordinasi dengan semua pihak juga harus secepatnya dilakukan," kata Lukman Edy.

Tidak hanya menyelesaikan permasalahan internal, Lukman Edy juga akan melakukan terobosan-terobosan guna meningkatkan prestasi atlet Indonesia yang salah satunya dengan memperbanyak kompetisi tenis meja di Indonesia. Meski mampu memegang kendali PB PTMSI, dirinya dipastikan akan mendapatkan tantangan yang berat.

Selain harus mampu meningkatkan prestasi atlet Indonesia, juga dihadapkan polemik dualisme kepengurusan induk organisasi tenis meja Indonesia itu. Pasalnya, pihak Oegroseno yang memimpin Pengurus Pusat PTMSI mengaku sudah mendapatkan kepastian dari pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga bahwa pihaknya hanya akan mengakui kepengurusan PTMSI yang legal secara hukum.

Sedangkan Sekretaris Jenderal PB PTMSI, Anton Suseno mengatakan, Munaslub sengaja digelar pihaknya merespons pengunduran diri Marzuki pada 1 Februari silam. Anton yang juga olimpian itu menegaskan, sampai saat ini pihaknya merupakan organisasi pengayom tenis meja Indonesia yang sah dengan Surat Keputusan Komite Olahraga Nasinonal Inddonesia (KONI) Pusat.

"Kalau SK KONI nanti dicabut, maka kami sebagai pengurus tentu berhenti. Pak Lukman juga sudah mengetahui bahwa ada masalah dalam tubuh PTMSI. Tapi, kebulatan tekad pak Lukman untuk tetap maju kita hargai. Tapi kalau untuk masalah hukum silahkan tanya langsung ke KONI, " ujar Anton.
(aww)
Berita Terkait
Resmi Dibuka, Table...
Resmi Dibuka, Table Tennis Okezone 2024 Dorong Silaturahmi dan Gaya Hidup Sehat
HUT ke-36 MNC Group:...
HUT ke-36 MNC Group: Global Jaya Sejahtera Girang Rebut Back to Back Juara Lomba Tenis Meja
Lomba Tenis Meja HUT...
Lomba Tenis Meja HUT ke-36 MNC Group Dimenangkan Global Jaya Sejahtera
Turnamen Tenis Meja...
Turnamen Tenis Meja Piala Lurah Pademangan Timur 2022
Onic dan Arwana Jaya...
Onic dan Arwana Jaya Juara Indonesia Pingpong League 2024, Bakal Dikirim ke Thailand!
Hasil Table Tennis Okezone...
Hasil Table Tennis Okezone 2024: 2 Tim Jasa Raharja Putra Tembus Perempat Final
Berita Terkini
Hina Bosnia, Reporter...
Hina Bosnia, Reporter TV AS Akhirnya Minta Maaf
18 menit yang lalu
Saat Negeri Hoki Demam...
Saat Negeri Hoki Demam Sepak Bola
1 jam yang lalu
HKBP 165 Padel Series...
HKBP 165 Padel Series III Bekasi Tarik Antusias 140 Peserta, Siap Berlanjut ke Bandung
2 jam yang lalu
Pelatih Korea Selatan...
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Negaranya Tersingkir dari Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
Kontroversi Warnai Laga...
Kontroversi Warnai Laga Perdana Babak 32 Besar, Pakar Wasit Sebut Kanada Seharusnya Dapat Penalti
4 jam yang lalu
5 Fakta Kanada Lolos...
5 Fakta Kanada Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 usai Singkirkan Afrika Selatan
5 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved