Inggris Jadikan Wasit Sebagai Biang Kekalahan
Rabu, 30 Maret 2016 - 12:02 WIB
Inggris Jadikan Wasit Sebagai Biang Kekalahan
A
A
A
LONDON - Timnas Inggris gagal melanjutkan catatan positifnya. Usai menang secara dramatis atas Jerman, skuat The Three Lions kini harus menyerah di hadapan Belanda. Tampil di Wembley Stadium, Rabu (30/3/2016) dini hari WIB, Inggris keok 1-2.
Menanggapi hasil ini, Roy Hodgson mengaku kecewa. Pelatih Inggris itu juga menyalahkan wasit karena ia menganggap kepemimpinan sang pengadil terlalu berat sebelah.
"Jelas saya marah sebab keputusan wasit sangat merugikan kami. Kekecewaan saya makin menjadi sebab kami tidak bisa meningkatkan daya kreativitas di laga ini. Hal tersebut berbeda jauh dengan laga melawan Jerman yang digelar Sabtu lalu," ucap Hodgson yang dikutip dari Sky Sports.
"Kami bisa mendominasi penguasaan bola, tapi selalu gagal mencetak gol. Saya sangat kecewa dengan hasil ini," tambahnya.
Dalam laga tersebut, Inggris sempat unggul lewat gol Jamie Vardy menit 40. Tapi Belanda bisa membalikkan keadaan melalui penalti Vincent Janssen menit 50 dan gol spektakuler Luciano Narsingh menit 76. (Baca juga: Timnas Belanda Patahkan Rekor Inggris di Wembley)
Kekalahan ini menyudahi keperkasaan Inggris ketika tampil di Wembley Stadium. Sejak 2013 lalu mereka tak pernah kalah, namun segalanya usai di hadapan skuat De Oranje.
"Saya bingung untuk berkomentar sebab faktanya sudah sangat jelas. Tapi kami masih punya tiga pertandingan lagi sebagai persiapan untuk pergi ke Prancis. Masih banyak kesempatan untuk mendapatkan momentum dan belajar dari kekalahan ini," tutur Hodgson.
Selanjutnya, Inggris bakal melakoni uji coba kontra Turki, Australia dan juga Portugal. Uji coba tersebut rencananya digelar pada 22 Mei, 28 Mei dan 3 Juni 2016.
Menanggapi hasil ini, Roy Hodgson mengaku kecewa. Pelatih Inggris itu juga menyalahkan wasit karena ia menganggap kepemimpinan sang pengadil terlalu berat sebelah.
"Jelas saya marah sebab keputusan wasit sangat merugikan kami. Kekecewaan saya makin menjadi sebab kami tidak bisa meningkatkan daya kreativitas di laga ini. Hal tersebut berbeda jauh dengan laga melawan Jerman yang digelar Sabtu lalu," ucap Hodgson yang dikutip dari Sky Sports.
"Kami bisa mendominasi penguasaan bola, tapi selalu gagal mencetak gol. Saya sangat kecewa dengan hasil ini," tambahnya.
Dalam laga tersebut, Inggris sempat unggul lewat gol Jamie Vardy menit 40. Tapi Belanda bisa membalikkan keadaan melalui penalti Vincent Janssen menit 50 dan gol spektakuler Luciano Narsingh menit 76. (Baca juga: Timnas Belanda Patahkan Rekor Inggris di Wembley)
Kekalahan ini menyudahi keperkasaan Inggris ketika tampil di Wembley Stadium. Sejak 2013 lalu mereka tak pernah kalah, namun segalanya usai di hadapan skuat De Oranje.
"Saya bingung untuk berkomentar sebab faktanya sudah sangat jelas. Tapi kami masih punya tiga pertandingan lagi sebagai persiapan untuk pergi ke Prancis. Masih banyak kesempatan untuk mendapatkan momentum dan belajar dari kekalahan ini," tutur Hodgson.
Selanjutnya, Inggris bakal melakoni uji coba kontra Turki, Australia dan juga Portugal. Uji coba tersebut rencananya digelar pada 22 Mei, 28 Mei dan 3 Juni 2016.
(bep)