Optimistis Bekuk Arema, Vlado Fokus Berikan 150% untuk Persib
Sabtu, 02 April 2016 - 23:23 WIB
Optimistis Bekuk Arema, Vlado Fokus Berikan 150% untuk Persib
A
A
A
JAKARTA - Stopper andalan Persib Bandung, Vladimir Vujovic tidak sabar menghadapi Arema Cronus di final Piala Bhayangkara 2016, Minggu (3/4) besok. Menurutnya, laga ini tidak hanya penting untuk para pemain. Namun juga sangat penting untuk para suporter dari kedua kesebelasan yang selama ini memang kurang akrab.
Sehingga kemenangan menjadi wajib yang perlu dicapai. Selain menjaga nama kehormatan Persib Bandung, trofi juara akan menjadi modal berharga sebelum terlibat di turnamen Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016. "Saya pikir, kami siap untuk laga itu. Laga spesial lawan Arema selalu membuat pemain bakal memberikan semua kemampuan terbaik. Kami fokus demi memberikan 150%,"ujar Vlado.
Dengan penampilan yang maksimal, lanjut dia maka kemenangan akan mudah diraihnya. Sebaliknya, apabila tidak maksimal maka hasilnya akan buruk bagi tim. "Jika demikian, hasilnya akan datang (berpihak pada kami). Tapi jika kami bermain seperti di babak pertama melawan Bali United, kami kembali mengalami masalah. Saat itu, kami tak memberikan 100% untuk tiap duel, terutama di tengah. Jadi, di final, kami harus tampil lebih kuat sejak menit awal," tegasnya.
Vlado pun yakin kemenangan bisa didapatkan. Apalagi saat ini secara materi skuat Maung Bandung sudah dirasa komplet. Beberapa pemain yang hengkang sudah bisa tertutupi. "Arema selama turnamen ini tak begitu cepat seperti saat mengawali musim ini sedangkan di saat yang bersamaan kami terus bertumbuh jadi lebih baik. Saya pikir, mungkin karena (waktu di BIC), kami belum komplet," tuturnya.
Namun, pemilik nomor punggung 3 ini mengatakan bukan berarti lawan yang dihadapi akan mudah ditaklukan. Meski di awal turnamen Piala Bhayangkara 2016 tim berjulukan Singo Edan tersebut sempat tampil buruk, "Arema bermain ofensif dan bertahan bersama termasuk Gonzales. Mereka disiplin, dan menghukum lawannya setiap membuat kesalahan sendiri," katanya.
"Mereka dua kali seri 0-0 saat lawan Persipura dan PS Polri. Mereka sama seperti kami, tak begitu banyak mencetak gol. Saat lawan Sriwijaya, mereka menghukum Sriwijaya yang membuat kesalahan sendiri. Maka kami harus konsentrasi," pungkasnya.
Sehingga kemenangan menjadi wajib yang perlu dicapai. Selain menjaga nama kehormatan Persib Bandung, trofi juara akan menjadi modal berharga sebelum terlibat di turnamen Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016. "Saya pikir, kami siap untuk laga itu. Laga spesial lawan Arema selalu membuat pemain bakal memberikan semua kemampuan terbaik. Kami fokus demi memberikan 150%,"ujar Vlado.
Dengan penampilan yang maksimal, lanjut dia maka kemenangan akan mudah diraihnya. Sebaliknya, apabila tidak maksimal maka hasilnya akan buruk bagi tim. "Jika demikian, hasilnya akan datang (berpihak pada kami). Tapi jika kami bermain seperti di babak pertama melawan Bali United, kami kembali mengalami masalah. Saat itu, kami tak memberikan 100% untuk tiap duel, terutama di tengah. Jadi, di final, kami harus tampil lebih kuat sejak menit awal," tegasnya.
Vlado pun yakin kemenangan bisa didapatkan. Apalagi saat ini secara materi skuat Maung Bandung sudah dirasa komplet. Beberapa pemain yang hengkang sudah bisa tertutupi. "Arema selama turnamen ini tak begitu cepat seperti saat mengawali musim ini sedangkan di saat yang bersamaan kami terus bertumbuh jadi lebih baik. Saya pikir, mungkin karena (waktu di BIC), kami belum komplet," tuturnya.
Namun, pemilik nomor punggung 3 ini mengatakan bukan berarti lawan yang dihadapi akan mudah ditaklukan. Meski di awal turnamen Piala Bhayangkara 2016 tim berjulukan Singo Edan tersebut sempat tampil buruk, "Arema bermain ofensif dan bertahan bersama termasuk Gonzales. Mereka disiplin, dan menghukum lawannya setiap membuat kesalahan sendiri," katanya.
"Mereka dua kali seri 0-0 saat lawan Persipura dan PS Polri. Mereka sama seperti kami, tak begitu banyak mencetak gol. Saat lawan Sriwijaya, mereka menghukum Sriwijaya yang membuat kesalahan sendiri. Maka kami harus konsentrasi," pungkasnya.
(aww)