Jose Bilang Laga Final Momen Pembuktian Bintang Baru Persib Bandung
Sabtu, 02 April 2016 - 23:59 WIB
Jose Bilang Laga Final Momen Pembuktian Bintang Baru Persib Bandung
A
A
A
JAKARTA - Target kemenangan Persib Bandung saat menghadapi Arema Cronus di final Piala Bhayangkara 2016 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan Jakarta malam ini, tidak hanya untuk menjaga gengsi. Melainkan akan dijadikan sebuah ajang pembuktian terutama bagi para pemain anyar Persib.
Kim Jeffrey Kurniawan, Rachmad Hidayat, David Laly yang diboyong dari Persipasi Bandung Raya (PBR) dan kini bernama Madura United. Lalu, Hermawan, Purwaka Yudhi, dan Samsul Arif dari Arema Cronus. Belum lagi Rudolf Yanto Basna, Muhammad Ridwan hingga Juan Carlos Rodriguez Belencoso.
Tidak mudah bagi Persib untuk mengubah materi pemainnya. Buktinya seusai meraih juara di turnamen Piala Presiden 2015 lalu, Persib secara drastis mengalami penurunan di ajang Piala Jenderal Sudirman. Bahkan mereka harus kandas di babak penyisihan grup setelah menelan tiga kali kekalahan beruntun.
Namun jelang keikutsertaannya di Piala Bhayangkara 2016, keterpurukan Persib secara perlahan mulai sirna. Dengan para pemainnya anyar tersebut, ditambah lagi kursi kepelatihan yang kini ditangani Pelatih Dejan Antonic membuat Persib melenggang ke babak final. Untuk itu, partai puncak menghadapi Singo Edan malam ini tidak akan disia-siakan para pemain anyar Persib untuk membuktikan diri sebagai pemain layak berseragam biru-biru.
"Dapat dikatakan ini momen bagus kita di final. Setelah Piala Jenderal Sudirman kita ditinggal 50 persen pemain. Dan kita mencoba menambah dengan pemain baru baik asing maupun lokal," ujar asisten pelatih Persib, Herrie Setyawan, Sabtu (2/4).
Pria yang akrab dipanggil Jose itu sadar jika Arema bukan tim yang sembarang untuk bisa ditaklukkan dengan mudah, Herrie yakin pasukannya mampu meraih hasil maksimal dan memenangkan pertandingan sekaligus menjadi juara. "Kita sangat bersyukur dapat masuk final, dan Arema tim kuat dan banyak pemain bintang yang harus kita waspadai. Namun kini kita akan siap menghadapi mereka," tegas Jose.
Kim Jeffrey Kurniawan, Rachmad Hidayat, David Laly yang diboyong dari Persipasi Bandung Raya (PBR) dan kini bernama Madura United. Lalu, Hermawan, Purwaka Yudhi, dan Samsul Arif dari Arema Cronus. Belum lagi Rudolf Yanto Basna, Muhammad Ridwan hingga Juan Carlos Rodriguez Belencoso.
Tidak mudah bagi Persib untuk mengubah materi pemainnya. Buktinya seusai meraih juara di turnamen Piala Presiden 2015 lalu, Persib secara drastis mengalami penurunan di ajang Piala Jenderal Sudirman. Bahkan mereka harus kandas di babak penyisihan grup setelah menelan tiga kali kekalahan beruntun.
Namun jelang keikutsertaannya di Piala Bhayangkara 2016, keterpurukan Persib secara perlahan mulai sirna. Dengan para pemainnya anyar tersebut, ditambah lagi kursi kepelatihan yang kini ditangani Pelatih Dejan Antonic membuat Persib melenggang ke babak final. Untuk itu, partai puncak menghadapi Singo Edan malam ini tidak akan disia-siakan para pemain anyar Persib untuk membuktikan diri sebagai pemain layak berseragam biru-biru.
"Dapat dikatakan ini momen bagus kita di final. Setelah Piala Jenderal Sudirman kita ditinggal 50 persen pemain. Dan kita mencoba menambah dengan pemain baru baik asing maupun lokal," ujar asisten pelatih Persib, Herrie Setyawan, Sabtu (2/4).
Pria yang akrab dipanggil Jose itu sadar jika Arema bukan tim yang sembarang untuk bisa ditaklukkan dengan mudah, Herrie yakin pasukannya mampu meraih hasil maksimal dan memenangkan pertandingan sekaligus menjadi juara. "Kita sangat bersyukur dapat masuk final, dan Arema tim kuat dan banyak pemain bintang yang harus kita waspadai. Namun kini kita akan siap menghadapi mereka," tegas Jose.
(aww)