Bentrok Everton, De Gea Ingin Ulang Laga Sempurna
Minggu, 03 April 2016 - 16:26 WIB
Bentrok Everton, De Gea Ingin Ulang Laga Sempurna
A
A
A
MANCHESTER - David de Gea ingin mengulang kembali momen indah saat Manchester United (MU) menghadapi Everton. Dia berharap momentum positif saat derby Manchester dapat membantunya menciptakan laga sempurna.
De Gea punya sejumlah cerita ketika bersua Everton. Gawangnya pernah dikoyak tiga kali waktu Everton menang 3-0 di Goodison Park, 26 April 2015. Itu dibalas dengan mencatat clean sheet, ketika MU melesakan tiga gol tanpa balas, di lokasi yang sama, pada 17 Oktober 2015.
Tapi, ada momen yang paling membekas di benak De Gea, kala MU unggul 2-1, di Old Trafford, 5 Oktober 2015. De Gea melakukan banyak penyelamatan, termasuk mematahkan upaya Leighton Baines dan Bryan Oviedo. Kiper asal Spanyol itu jadi man of the match.
“Sebagai kiper, Anda ingin permainan seperti itu. Anda menghalau pinalti, dan melakukan dua atau tiga penyelamatan, serta memenangkan pertandingan. Itu partai yang sempurna,” ucap De Gea, dilansir sky sport.
De Gea ingin mengulang cerita tersebut saat MU menjamu The Toffees, nanti malam. Dia berharap Setan Merah meneror Everton di Old Trafford. Apalagi, MU telah memiliki modal positif untuk meraih angka penuh.
MU menyudahi catatan tidak pernah menang selama empat laga disemua kompetisi, dengan mengalahkan Manchester City (Man Cty) 1-0. Sukses saat derby Manchester diyakini telah memulihkan kepercaan diri squad MU.
“Itu laga yang sangat spesial bagi saya. Saya masih mengingatnya. Saya ingat ketika fans mengumandangkan nama saya, dan kami menang. Semoga, kami bisa melakukan hal yang sama,” pungkas De Gea.
Harapan serupa diutarakan pelatih Louis van Gaal. Soalnya, kemenangan atas Everton bisa membuka peluang masuk zona Liga Champions. MU sekarang ada di urutan enam dengan 50 angka, terpisah empat angka dari empat besar.
Tapi, arsitek asal Belanda itu meminta agar pemainya tidak hilang konsentrasi. Everton pasti tidak akan mengulang kesalahan serupa. Menurutnya Everton yang dulu berbeda dengan Everton sekarang. Armada Roberto Martinez itu jadi sulit diterka.
Pernyataan Van Gaal ada benarnya. Walau lemah di kandang, termasuk ketika dikalahkan Arsenal 0-2, Everton justru kuat saat tandang. Buktinya, Everton bisa mendulang 22 angka di markas lawan.
De Gea punya sejumlah cerita ketika bersua Everton. Gawangnya pernah dikoyak tiga kali waktu Everton menang 3-0 di Goodison Park, 26 April 2015. Itu dibalas dengan mencatat clean sheet, ketika MU melesakan tiga gol tanpa balas, di lokasi yang sama, pada 17 Oktober 2015.
Tapi, ada momen yang paling membekas di benak De Gea, kala MU unggul 2-1, di Old Trafford, 5 Oktober 2015. De Gea melakukan banyak penyelamatan, termasuk mematahkan upaya Leighton Baines dan Bryan Oviedo. Kiper asal Spanyol itu jadi man of the match.
“Sebagai kiper, Anda ingin permainan seperti itu. Anda menghalau pinalti, dan melakukan dua atau tiga penyelamatan, serta memenangkan pertandingan. Itu partai yang sempurna,” ucap De Gea, dilansir sky sport.
De Gea ingin mengulang cerita tersebut saat MU menjamu The Toffees, nanti malam. Dia berharap Setan Merah meneror Everton di Old Trafford. Apalagi, MU telah memiliki modal positif untuk meraih angka penuh.
MU menyudahi catatan tidak pernah menang selama empat laga disemua kompetisi, dengan mengalahkan Manchester City (Man Cty) 1-0. Sukses saat derby Manchester diyakini telah memulihkan kepercaan diri squad MU.
“Itu laga yang sangat spesial bagi saya. Saya masih mengingatnya. Saya ingat ketika fans mengumandangkan nama saya, dan kami menang. Semoga, kami bisa melakukan hal yang sama,” pungkas De Gea.
Harapan serupa diutarakan pelatih Louis van Gaal. Soalnya, kemenangan atas Everton bisa membuka peluang masuk zona Liga Champions. MU sekarang ada di urutan enam dengan 50 angka, terpisah empat angka dari empat besar.
Tapi, arsitek asal Belanda itu meminta agar pemainya tidak hilang konsentrasi. Everton pasti tidak akan mengulang kesalahan serupa. Menurutnya Everton yang dulu berbeda dengan Everton sekarang. Armada Roberto Martinez itu jadi sulit diterka.
Pernyataan Van Gaal ada benarnya. Walau lemah di kandang, termasuk ketika dikalahkan Arsenal 0-2, Everton justru kuat saat tandang. Buktinya, Everton bisa mendulang 22 angka di markas lawan.
(mir)