Ada Yang Takut Barcelona Tersingkir dari Liga Champions
Rabu, 06 April 2016 - 13:48 WIB
Ada Yang Takut Barcelona Tersingkir dari Liga Champions
A
A
A
BARCELONA - Kekalahan 1-2 Atletico Madrid dari Barcelona di Camp Nou, melahirkan sejumlah cerita miring. Salah satunya, ada upaya agar El Azulgrana tetap meramaikan Liga Champions.
Kemungkinan itu diungkapkan bek Atletico, Filipe Luis. Dia mengklaim ada pihak yang tidak ingin Barcelona tersingkir dari Liga Champions. Alasanya, karena mereka ingin melihat klub Katalan itu membukukan sejarah.
Barcelona bertekad menjadi klub pertama yang memenangi Liga Champions secara back-to-back, atau dua kali berturut-turut. Itu tidak akan terjadi jika pasukan Luis Enrique tersebut terhenti di perempat final.
Luis mengklaim pihaknya mendapat perlakukan yang sangat berbeda ketimbang Barcelona saat mengikuti leg pertama babak perempat final. Banyak pemain El Azulgrana bermain sangat kasar, tapi, jarang yang mendapat hukuman.
Atletico justru sebaliknya. Tim tamu sering menerima peringatan wasit kendati melakukan pelanggaran ringan. Buktinya, Los Rojiblancos mengumpulkan delapan kartu kuning, dan satu kartu merah. Fernando Torres harus keluar setelah menerima kartu kuning kedua di menit ke-35.
Sedangkan Barcelona hanya menerima tiga kartu kuning, yaitu Javier Mascherano, Sergio Busquets, dan Luis Suarez. “Saya tidak tahu apa sampai separah apa pelanggaran yang harus dilakukan pemain Barcelona agar mendapat kartu merah,” ungkap Luis, dilansir bbc.
Hal yang paling disorot Luis adalah tindakan Suarez. Pemborong dua gol Barcelona itu sempat menendang bek Atletico, Juanfran. Tapi, El Pistolero tidak mendapat hukuman atau teguran.
“Tidak mudah melawan Barcelona di Liga Champions. Semua tahu akan cukup beresiko jika mereka (Barcelona) terhenti di babak perempat final. Anda bisa bilang, ada pihak yang ketakutan kalau Barcelona tersingkir dari Liga Champions,” pungkas Luis.
Kemungkinan itu diungkapkan bek Atletico, Filipe Luis. Dia mengklaim ada pihak yang tidak ingin Barcelona tersingkir dari Liga Champions. Alasanya, karena mereka ingin melihat klub Katalan itu membukukan sejarah.
Barcelona bertekad menjadi klub pertama yang memenangi Liga Champions secara back-to-back, atau dua kali berturut-turut. Itu tidak akan terjadi jika pasukan Luis Enrique tersebut terhenti di perempat final.
Luis mengklaim pihaknya mendapat perlakukan yang sangat berbeda ketimbang Barcelona saat mengikuti leg pertama babak perempat final. Banyak pemain El Azulgrana bermain sangat kasar, tapi, jarang yang mendapat hukuman.
Atletico justru sebaliknya. Tim tamu sering menerima peringatan wasit kendati melakukan pelanggaran ringan. Buktinya, Los Rojiblancos mengumpulkan delapan kartu kuning, dan satu kartu merah. Fernando Torres harus keluar setelah menerima kartu kuning kedua di menit ke-35.
Sedangkan Barcelona hanya menerima tiga kartu kuning, yaitu Javier Mascherano, Sergio Busquets, dan Luis Suarez. “Saya tidak tahu apa sampai separah apa pelanggaran yang harus dilakukan pemain Barcelona agar mendapat kartu merah,” ungkap Luis, dilansir bbc.
Hal yang paling disorot Luis adalah tindakan Suarez. Pemborong dua gol Barcelona itu sempat menendang bek Atletico, Juanfran. Tapi, El Pistolero tidak mendapat hukuman atau teguran.
“Tidak mudah melawan Barcelona di Liga Champions. Semua tahu akan cukup beresiko jika mereka (Barcelona) terhenti di babak perempat final. Anda bisa bilang, ada pihak yang ketakutan kalau Barcelona tersingkir dari Liga Champions,” pungkas Luis.
(mir)