Pacquiao Berkaca-kaca Tatap Duel Terakhirnya

Kamis, 07 April 2016 - 20:26 WIB
Pacquiao Berkaca-kaca...
Pacquiao Berkaca-kaca Tatap Duel Terakhirnya
A A A
LAS VEGAS - Manny Pacquiao mengumbar rasa haru dalam sesi konferensi pers pertarungan terakhirnya kontra Timothy Bradley. Petinju kelas welter asal Manila sedikit nostalgia perjalanan kariernya jelang pensiun akhir pekan nanti.

Pacquiao bakal menghadapi Bradley di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Minggu (10/4/2016). Setelah laga tersebut dan apapun hasilnya, Pacquiao menyatakan pensiun untuk fokus melanjutkan kariernya di bidang politik.

Jelang pertarungan tersebut, Pacquiao dan Bradley yang menggelar konferensi pers pada Kamis (7/4/2016), mengucap rasa syukur bisa tumbuh jadi petinju ternama. Raut emosi haru Pacquiao terlihat ketika mengenang masa-masa sulitnya waktu kecil.

"Anda tahu hidup saya. Hidup saya sebelumnya bukanlah apa-apa. Anak laki-laki itu yang sekarang berbicara di depan Anda. Saya sempat tidur di jalan dan tanpa makanan. Kadang-kadang saya sangat merasa lapar, tapi tidak punya makanan. Saya hanya minum air untuk bertahan hidup dan itulah hidup saya,"

"Bagaimana Tuhan mengubah hidup saya menjadi seperti ini. Itu sebabnya saya bersemangat dan selalu bersyukur kepada Tuhan atas semua yang dia berikan kepada saya," kenang Pacquiao dikutip Reuters.

"Dalam konferensi pers ini, saya hanya ingin mempromosikan pertarungan. Kami tidak perlu lagi saling menyerang. Kami akan menyimpannya untuk Sabtu nanti dan itulah yang Anda tunggu,"

"Ini adalah pertarungan terbaik sebab dipromosikan tanpa perang argumen atau saling memukul satu sama lain dengan kata-kata buruk. Kami akan menyimpannya untuk nanti sehingga Anda akan senang. Anda tahu Bradley berlatih keras dan kami juga demikian sehingga itu akan menarik," pungkasnya.

Bradley sendiri menghormati kondisi lawannya. Petinju asal Amerika Serikat mengumbar keyakinan bisa menang tanpa merendahkan Pacquiao di hadapan awak media.

"Bagi saya, ini adalah pertarungan warisan di mana bisa mendapatkan kesempatan ketiga. Saya siap dan bahkan jika saya harus menang saat ini. Saya siap untuk segalanya sebab ini lebih dari pertarungan saya yang lain," tegasnya.

"Jika saya bisa mengalahkan Manny Pacquiao, itu adalah sekarang. Ini satu-satunya peluang dan kesempatan terakhir yang saya miliki. Terima kasih, Tuhan memberkati," tutup Bradley.

Duel ini sekaligus menandai trilogi pertarungan Pacquiao dengan Bradley. Pada 2012 lalu Pacquiao menyerah dan kehilangan sabuk WBO, namun dua tahun berselang, ia membalasnya dan merebut kembali sabuk juaranya.
(aww)
Berita Terkait
Kemenangan Manny Pacquiao...
Kemenangan Manny Pacquiao Pecahkan Rekor Juara Kelas Welter Tertua
Pacquiao: Kalahkan Spence...
Pacquiao: Kalahkan Spence Jr Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Kelas Welter
Manny Paquiao, Timothy...
Manny Paquiao, Timothy Bradley dan Kekalahannya Yang Paling Parah
Manny Pacquiao, Stop...
Manny Pacquiao, Stop Lawan Petinju Muda di Usia 46! Tim Bradley: Bisa Terkapar
Manny Pacquiao Perkasa...
Manny Pacquiao Perkasa di Usia 42 Tahun: Rahasianya Main Basket!
Punya Kecepatan Pukulan...
Punya Kecepatan Pukulan dan Refleks Mumpuni, Jimuel Pacquiao Timba Ilmu dari Sang Ayah
Berita Terkini
Wasit UEFA Slavko Vincic...
Wasit UEFA Slavko Vincic Pimpin Final Piala Dunia 2026, Dianggap Untungkan Spanyol
3 jam yang lalu
Daftar Top Skor Piala...
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Messi-Mbappe Berebut Sepatu Emas
6 jam yang lalu
6 Pemain Argentina Bisa...
6 Pemain Argentina Bisa Dicoret dari Final Piala Dunia 2026 Buntut Kasus Spanduk Malvinas
7 jam yang lalu
Jadwal Prancis vs Inggris:...
Jadwal Prancis vs Inggris: Berebut Peringkat Ketiga Piala Dunia 2026
7 jam yang lalu
Head to Head Spanyol...
Head to Head Spanyol vs Argentina: Benteng Matador Diuji La Albiceleste
9 jam yang lalu
Jersey Bersejarah Pele...
Jersey Bersejarah Pele Laku Rp80 Miliar, Jadi Memorabilia Termahal Sang Legenda
10 jam yang lalu
Infografis
Elon Musk Ungkap Roma...
Elon Musk Ungkap Roma Jadi Lokasi Duel Lawan Mark Zuckerberg
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved