Klasemen MotoGP: Marquez Merasa Hebat di COTA
Senin, 11 April 2016 - 10:49 WIB
Klasemen MotoGP: Marquez Merasa Hebat di COTA
A
A
A
TEXAS - Predikat raja Circuit of The Americas (COTA) pantas disematkan kepada Marc Marquez. Pada balapan seri ketiga ini joki Repsol Honda sukses mempecundangi rival terdekatnya, yakni Jorge Lorenzo, Valentino Rossi, dan Andrea Iannone dengan merebut kemenangan keempatnya di GP Amerika Serikat, Senin (11/4/2016) dini hari WIB,
Marquez tampaknya benar-benar mengenal karakteristik trek dengan panjang 5.513 km tersebut. Pasalnya, koboi Honda itu mampu menaklukan setiap rintangan seperti tanjakan, turunan, hairpin (tikungan tusuk konde), tikungan cepat, dan trek lurus dengan mudah.
Itu terlihat ketika juara dunia dua kali MotoGP tak kehilangan posisinya di barisan terdepan. Alhasil, dia dengan leluasa mampu memacu kecepatan RC213V miliknya, sebelum akhirnya menutup balapan seri ketiga musim ini dengan berdiri di podium pertama.
Marquez mencatatkan waktu 43 menit 57.945 detik atau lebih cepat 06,107 detik dari Lorenzo yang menempati posisi kedua. Seusai balapan ia mengklaim jika dirinya merasa paling hebat di COTA setelah tampil konsisten dengan merebut empat kemenangan beruntun sejak sirkuit yang memiliki 20 tikungan masuk kalender MotoGP.
"Saya pikir, saya telah melakukan balapan benar-benar baik dan saya merasa paling hebat di sirkuit ini. Sebenarnya balapan kali ini tidak begitu menyenangkan karena ada banyak insiden kecelakaan di sini. Tapi kami mampu mengambil 25 poin itu adalah sesuatu yang paling penting," beber Marquez seperti dikutip Sportsfan.
Kehebatan Marquez mempertahankan kemenangannya di COTA tak terlepas dari bisikan teknisi Michelin dan Honda, yang memberikan masukkan kepadanya untuk menggunakan ban depan lunak (lembut). Menurutnya, saran yang diberikan sangat membantu performanya saat mengaspal di trek angker ini.
"Mungkin ada beberapa yang belum Anda ketahui, karena sebelum balapan berlangsung tim Honda telah memutuskan untuk menggunakan ban depan lembut. Pada akhirnya, saran tim berjalan dengan baik, karena perubahan memberiku perasaan jauh lebih baik pada kuda besi ketimbang di pemanasan. Saya harus berterima kasih kepada semua pihak, termasuk teknisi Michelin yang telah memberikan saran. Karena ketika saya bertanya, mereka (Michelin) mengatakan bahwa saya akan merasa nyaman di 12-15 lap pertama. Kemudian teknisi Michelin dan Honda menyarankan selanjutnya, saya harus mampu mengelola situasi dengan baik," ungkap Marquez.
Marquez sejauh ini tercatat sudah mengoleksi 52 kemenangan sepanjang kariernya di ajang kuda besi, delapan diantaranya berasal di Amerika Serikat. Selain itu, ini merupakan kemenangan ke-26 di kelas utama sekaligus menyalip catatan Kevin Schwantz dalam daftar pemenang.
Sekarang tim Honda akan bergerak ke Eropa dengan mencetak 66 angka atau terpaut 21 poin dari Lorenzo. "Pada tiga balapan pertama tahun ini, kami telah membuat situasinya berjalan dengan baik. Dan ini adalah kabar gembira buat tim, karena apa yang kita kerjakan selama ini berjalan sesuai rencana. Selanjutnya kita akan lihat apa yang terjadi di trek Eropa," tutup Marquez.
Baca juga:
Klasemen MotoGP 2016
Marquez Menandai Kemenangan Keempat di COTA
Kunci Sukses Marquez Lahap Sirkuit Angker
Marquez tampaknya benar-benar mengenal karakteristik trek dengan panjang 5.513 km tersebut. Pasalnya, koboi Honda itu mampu menaklukan setiap rintangan seperti tanjakan, turunan, hairpin (tikungan tusuk konde), tikungan cepat, dan trek lurus dengan mudah.
Itu terlihat ketika juara dunia dua kali MotoGP tak kehilangan posisinya di barisan terdepan. Alhasil, dia dengan leluasa mampu memacu kecepatan RC213V miliknya, sebelum akhirnya menutup balapan seri ketiga musim ini dengan berdiri di podium pertama.
Marquez mencatatkan waktu 43 menit 57.945 detik atau lebih cepat 06,107 detik dari Lorenzo yang menempati posisi kedua. Seusai balapan ia mengklaim jika dirinya merasa paling hebat di COTA setelah tampil konsisten dengan merebut empat kemenangan beruntun sejak sirkuit yang memiliki 20 tikungan masuk kalender MotoGP.
"Saya pikir, saya telah melakukan balapan benar-benar baik dan saya merasa paling hebat di sirkuit ini. Sebenarnya balapan kali ini tidak begitu menyenangkan karena ada banyak insiden kecelakaan di sini. Tapi kami mampu mengambil 25 poin itu adalah sesuatu yang paling penting," beber Marquez seperti dikutip Sportsfan.
Kehebatan Marquez mempertahankan kemenangannya di COTA tak terlepas dari bisikan teknisi Michelin dan Honda, yang memberikan masukkan kepadanya untuk menggunakan ban depan lunak (lembut). Menurutnya, saran yang diberikan sangat membantu performanya saat mengaspal di trek angker ini.
"Mungkin ada beberapa yang belum Anda ketahui, karena sebelum balapan berlangsung tim Honda telah memutuskan untuk menggunakan ban depan lembut. Pada akhirnya, saran tim berjalan dengan baik, karena perubahan memberiku perasaan jauh lebih baik pada kuda besi ketimbang di pemanasan. Saya harus berterima kasih kepada semua pihak, termasuk teknisi Michelin yang telah memberikan saran. Karena ketika saya bertanya, mereka (Michelin) mengatakan bahwa saya akan merasa nyaman di 12-15 lap pertama. Kemudian teknisi Michelin dan Honda menyarankan selanjutnya, saya harus mampu mengelola situasi dengan baik," ungkap Marquez.
Marquez sejauh ini tercatat sudah mengoleksi 52 kemenangan sepanjang kariernya di ajang kuda besi, delapan diantaranya berasal di Amerika Serikat. Selain itu, ini merupakan kemenangan ke-26 di kelas utama sekaligus menyalip catatan Kevin Schwantz dalam daftar pemenang.
Sekarang tim Honda akan bergerak ke Eropa dengan mencetak 66 angka atau terpaut 21 poin dari Lorenzo. "Pada tiga balapan pertama tahun ini, kami telah membuat situasinya berjalan dengan baik. Dan ini adalah kabar gembira buat tim, karena apa yang kita kerjakan selama ini berjalan sesuai rencana. Selanjutnya kita akan lihat apa yang terjadi di trek Eropa," tutup Marquez.
Baca juga:
Klasemen MotoGP 2016
Marquez Menandai Kemenangan Keempat di COTA
Kunci Sukses Marquez Lahap Sirkuit Angker
(bep)