Tim Kroasia Memanas, Lini Belakang Terancam Keropos
Rabu, 13 April 2016 - 14:14 WIB
Tim Kroasia Memanas, Lini Belakang Terancam Keropos
A
A
A
ZAGREB - Tim Nasional Kroasia sedang memanas. Lini belakang Kroasia pun disinyali keropos menyusul terancamnya bek Dejan Lovren dari kuat inti di Piala Eropa 2016.
Semuanya bermula dari perselisihan Lovren dengan pelatih Ante Cacic. Bek Liverpool itu dituduh insipliner karena meninggalkan lapangan di sesi pemanasan. Lovren kukuh enggan meminta maaf dan mengaku tak bersalah.
Sebaliknya, Cacic tak mau terganggu dengan persoalan tersebut. Sebagai orang yang dipercaya federasi menjadi juru taktik, semua keputusannya tak boleh ada yang menyanggahnya.
"Saya sudah mengatakan ketika setuju menjadi pelatih Kroasia tidak ada pemain yang mengatasnamakan individu. Semuanya harus dibangun sebagati kesatuan tim," ucap Cacic dikutip The24, Rabu (13/4/2016).
"Di ruang ganti kami tak ada tempat untuk mengancam. Semuanya harus hormat dengan jersey, tim dan pelatih," lanjut Cacic.
Lovren sebelumnya sudah mengatakan tak peduli dimasukkan atau tidak dalam tim. Ia merasa tak bersalah dan punyak hak membela negara.
Jelas kalau persoalan tak segera diselesaikan, tensi memanas ini tentunya akan merugikan buat Kroasia yang akan berada di Grup D. Kroasia terbilang berada di grup maut karena akan bersaing dengan favorit Spanyol, Rep. Ceko dan Turki.
Semuanya bermula dari perselisihan Lovren dengan pelatih Ante Cacic. Bek Liverpool itu dituduh insipliner karena meninggalkan lapangan di sesi pemanasan. Lovren kukuh enggan meminta maaf dan mengaku tak bersalah.
Sebaliknya, Cacic tak mau terganggu dengan persoalan tersebut. Sebagai orang yang dipercaya federasi menjadi juru taktik, semua keputusannya tak boleh ada yang menyanggahnya.
"Saya sudah mengatakan ketika setuju menjadi pelatih Kroasia tidak ada pemain yang mengatasnamakan individu. Semuanya harus dibangun sebagati kesatuan tim," ucap Cacic dikutip The24, Rabu (13/4/2016).
"Di ruang ganti kami tak ada tempat untuk mengancam. Semuanya harus hormat dengan jersey, tim dan pelatih," lanjut Cacic.
Lovren sebelumnya sudah mengatakan tak peduli dimasukkan atau tidak dalam tim. Ia merasa tak bersalah dan punyak hak membela negara.
Jelas kalau persoalan tak segera diselesaikan, tensi memanas ini tentunya akan merugikan buat Kroasia yang akan berada di Grup D. Kroasia terbilang berada di grup maut karena akan bersaing dengan favorit Spanyol, Rep. Ceko dan Turki.
(bbk)