Ini Kunci Sukses Marquez Asapi Lorenzo-Rossi di Awal Musim
Jum'at, 15 April 2016 - 23:00 WIB
Ini Kunci Sukses Marquez Asapi Lorenzo-Rossi di Awal Musim
A
A
A
CERVERA - Marc Marquez mengaku mengubah gaya balapnya sejak tes pramusim guna beradaptasi pada ban Michelin. Hasilnya, ia pun tak pernah absen naik podium dan kini memuncaki klasemen pembalap sementara.
Marquez yang musim lalu gagal bersaing dengan dua pembalap Yamaha Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi, kembali menunjukkan kelasnya sebagai juara dunia dua kali MotoGP. Usai finis ketiga di seri pembuka Qatar, The Baby Alien melahap Grand Prix Argentina dan Amerika Serikat dengan kemenangan podium pertama.
Kemenangan itu membuat Marquez unggul 12 angka dari Lorenzo yang jadi runner up, dan 33 poin dari Rossi yang menempati posisi tiga untuk sementara. Lantas apa yang membuat pembalap Repsol Honda menemukan kembali performa terbaiknya?
Marquez mengaku, ia coba mengubah gaya balap sejak tes pramusim lalu. Alasannya, ia tahu betul ban Michelin bakal jadi penentu di tiap seri balap sehingga ia benar-benar mempelajari bagaimana caranya menaklukkan ban asal Prancis.
"Selama pramusim, saya berpikir banyak soal gaya balap. Saya berusaha mencari cara naik motor dengan Michelin dan semua hal ini," ucap Marquez dikutip Autosport, Jumat (15/4/2016).
"Keseimbangan motor juga tidak terlalu baik, jadi saya mengubahnya. Banyak hal saya ganti,"
"Ketika mulai merasa nyaman di atas motor saat tes terakhir di Qatar, saya coba mengubah gaya balapan seperti biasanya. Beberapa kali masih sulit, saya coba lagi mengontrol sisi lain sebab saya akan kehilangan ban dengan cepat,"
"Dan akhirnya ketika pembalap sudah nyaman dengan motor serta memastikan semuanya berjalan baik, gaya itu akan datang dengan sendirinya. Gaya balap anda adalah salah satu hal yang tidak bisa diganti," jelasnya.
Marquez yang dikenal punya gaya agresif kala menunggangi RC213V, tak menampik disebut demikian. "Saya selalu punya gaya yang agresif, banyak bergerak tetapi pada akhirnya, anda bisa meningkatkan banyak hal di lintasan dan itu datang alami," tutupnya.
Marquez yang musim lalu gagal bersaing dengan dua pembalap Yamaha Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi, kembali menunjukkan kelasnya sebagai juara dunia dua kali MotoGP. Usai finis ketiga di seri pembuka Qatar, The Baby Alien melahap Grand Prix Argentina dan Amerika Serikat dengan kemenangan podium pertama.
Kemenangan itu membuat Marquez unggul 12 angka dari Lorenzo yang jadi runner up, dan 33 poin dari Rossi yang menempati posisi tiga untuk sementara. Lantas apa yang membuat pembalap Repsol Honda menemukan kembali performa terbaiknya?
Marquez mengaku, ia coba mengubah gaya balap sejak tes pramusim lalu. Alasannya, ia tahu betul ban Michelin bakal jadi penentu di tiap seri balap sehingga ia benar-benar mempelajari bagaimana caranya menaklukkan ban asal Prancis.
"Selama pramusim, saya berpikir banyak soal gaya balap. Saya berusaha mencari cara naik motor dengan Michelin dan semua hal ini," ucap Marquez dikutip Autosport, Jumat (15/4/2016).
"Keseimbangan motor juga tidak terlalu baik, jadi saya mengubahnya. Banyak hal saya ganti,"
"Ketika mulai merasa nyaman di atas motor saat tes terakhir di Qatar, saya coba mengubah gaya balapan seperti biasanya. Beberapa kali masih sulit, saya coba lagi mengontrol sisi lain sebab saya akan kehilangan ban dengan cepat,"
"Dan akhirnya ketika pembalap sudah nyaman dengan motor serta memastikan semuanya berjalan baik, gaya itu akan datang dengan sendirinya. Gaya balap anda adalah salah satu hal yang tidak bisa diganti," jelasnya.
Marquez yang dikenal punya gaya agresif kala menunggangi RC213V, tak menampik disebut demikian. "Saya selalu punya gaya yang agresif, banyak bergerak tetapi pada akhirnya, anda bisa meningkatkan banyak hal di lintasan dan itu datang alami," tutupnya.
(mir)