Sektor Ganda Masih Dijadikan Ujung Tombak Oleh PBSI
Rabu, 11 Mei 2016 - 17:05 WIB
Sektor Ganda Masih Dijadikan Ujung Tombak Oleh PBSI
A
A
A
JAKARTA - Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) kembali menjadikan sektor ganda sebagai ujung tombak. Kali ini ganda putra, ganda putri dan ganda campuran diwajibkan juara pada ajang Indonesia Open 2016.
Pada nomor ganda putra, Indonesia memiliki Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Sebagai pelapisnya, Indonesia diperkuat Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi dan Markus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.
Di nomor ganda putri, Indonesia masih mengandalkan kemampuan Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari. Sementara Della Haris/Rosita Eka Putri dan Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi masih berusaha menemukan bentuk penampilan terbaiknya.
Untuk ganda campuran, Tim Merah Putih sudah punya dua pasang pemain yang sangat diperhitungkan. Mereka adalah Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Praveen Jordan/Debby Susanto. Di nomor ini juga hadir Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja serta Riky Widianto/Richi Puspita Dili yang mulai sering unjuk kualitas di berbagai turnamen internasional.
"Hasil di kuarter pertama tahun 2016 menjadi sebuah pertanda baik. Selain Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir atau Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, kita juga memiliki beberapa pasangan lainnya yang mampu bersaing serta terbukti meraih gelar juara. Semoga mereka jadi yang terbaik saat tampil di kandang sendiri," kata Ketua Umum PBSI, Gita Wirjawan, Rabu (11/5/2016).
"Pada sektor lain, bukannya meremehkan tapi untuk tunggal putra dan putri kita masih bersikap realistis. Namun PBSI tetap mengharapkan yang terbaik pada mereka. Unggulan masih ada di sektor ganda putra, ganda putri dan ganda campuran," tambahnya.
Indonesia Open sendiri akan digelar di Istora Senayan, Jakarta, 30 Mei-5 Juni 2016. Turnamen ini menyediakan total hadiah sebesar USD 900 ribu atau berkisar Rp 11,9 miliar.
Pada nomor ganda putra, Indonesia memiliki Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Sebagai pelapisnya, Indonesia diperkuat Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi dan Markus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.
Di nomor ganda putri, Indonesia masih mengandalkan kemampuan Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari. Sementara Della Haris/Rosita Eka Putri dan Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi masih berusaha menemukan bentuk penampilan terbaiknya.
Untuk ganda campuran, Tim Merah Putih sudah punya dua pasang pemain yang sangat diperhitungkan. Mereka adalah Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Praveen Jordan/Debby Susanto. Di nomor ini juga hadir Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja serta Riky Widianto/Richi Puspita Dili yang mulai sering unjuk kualitas di berbagai turnamen internasional.
"Hasil di kuarter pertama tahun 2016 menjadi sebuah pertanda baik. Selain Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir atau Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, kita juga memiliki beberapa pasangan lainnya yang mampu bersaing serta terbukti meraih gelar juara. Semoga mereka jadi yang terbaik saat tampil di kandang sendiri," kata Ketua Umum PBSI, Gita Wirjawan, Rabu (11/5/2016).
"Pada sektor lain, bukannya meremehkan tapi untuk tunggal putra dan putri kita masih bersikap realistis. Namun PBSI tetap mengharapkan yang terbaik pada mereka. Unggulan masih ada di sektor ganda putra, ganda putri dan ganda campuran," tambahnya.
Indonesia Open sendiri akan digelar di Istora Senayan, Jakarta, 30 Mei-5 Juni 2016. Turnamen ini menyediakan total hadiah sebesar USD 900 ribu atau berkisar Rp 11,9 miliar.
(bep)