Persib Punya 6 Penyerang, Apa Strategi Dejan? Ini Jawabannya
Selasa, 17 Mei 2016 - 18:06 WIB
Persib Punya 6 Penyerang, Apa Strategi Dejan? Ini Jawabannya
A
A
A
BANDUNG - Persib Bandung punya stok penyerang melimpah. Saat Zulham Zamrun mulai pulih dan siap tampil, Maung Bandung mendatangkan Sergio van Dijk. Total, Persib memiliki enam pemain bertipikal penyerang, baik sebagai target man, penyerang sayap, maupun second striker.
Mereka adalah Juan Carlos Belencoso, Tantan, Yandi Sofyan, Rudiyana, Zulham Zamrun, dan Sergio van Dijk. Tentu ini menjadi pekerjaan rumah bagi Pelatih Dejan Antonic dalam meracik strategi. Bukan pilihan mudah bagi Dejan untuk memilih striker di tim utama. Dia pun tak bisa asal-asalan karena Bobotoh selalu menuntut kemenangan dalam setiap laga.
Tapi, Pelatih kelahiran Belgrade, Serbia, 22 Januari 1969, itu melihat sisi positif dari melimpahnya stok pemain bertipikal menyerang. Itu jadi satu keuntungan baginya. "Lebih bagus kami punya banyak pemain daripada kekurangan pemain," kata Dejan di Lapangan Pusdikpom, Kota Cimahi.
Menurutnya, kompetisi yang panjang memerlukan jumlah pemain yang cukup banyak. Bahkan dalam perjalanan, tidak semua pemain bisa tampil konsisten sesuai harapan.
Selain performa yang belum tentu stabil, ada kendala dalam kompetisi jangka panjang yaitu masalah cedera hingga hukuman larangan tampil. Rotasi juga diperlukan untuk melakukan penyegaran dan penyesuaian dengan strategi di lapangan.
"Banyak pertandingan kadang-kadang ada banyak pemain cedera atau ada (akumulasi) kartu kuning, dan kita bisa rotasi. Kadang ada pemain yang kurang bagus, kami juga harus rotasi," ungkapnya.
Khusus soal sosok Zulham dan Sergio van Dijk, Dejan berharap mereka bisa segera tampil. Untuk kualitas, dia tahu betul bagaimana kualitas Zulham. Tapi ia terkendala baru sembuh dari cedera dan perlu waktu agar permainannya kembali seperti dulu. (Baca juga: Kondisi Zulham Zamrun Mendekati Sempurna).
Sedangkan untuk Sergio, Dejan mengaku tidak tahu banyak kemampuannya. Tapi, setidaknya Sergio diyakini tidak akan sulit beradaptasi dengan kultur sepak bola Indonesia karena pernah memperkuat Persib beberapa tahun lalu.
Mereka adalah Juan Carlos Belencoso, Tantan, Yandi Sofyan, Rudiyana, Zulham Zamrun, dan Sergio van Dijk. Tentu ini menjadi pekerjaan rumah bagi Pelatih Dejan Antonic dalam meracik strategi. Bukan pilihan mudah bagi Dejan untuk memilih striker di tim utama. Dia pun tak bisa asal-asalan karena Bobotoh selalu menuntut kemenangan dalam setiap laga.
Tapi, Pelatih kelahiran Belgrade, Serbia, 22 Januari 1969, itu melihat sisi positif dari melimpahnya stok pemain bertipikal menyerang. Itu jadi satu keuntungan baginya. "Lebih bagus kami punya banyak pemain daripada kekurangan pemain," kata Dejan di Lapangan Pusdikpom, Kota Cimahi.
Menurutnya, kompetisi yang panjang memerlukan jumlah pemain yang cukup banyak. Bahkan dalam perjalanan, tidak semua pemain bisa tampil konsisten sesuai harapan.
Selain performa yang belum tentu stabil, ada kendala dalam kompetisi jangka panjang yaitu masalah cedera hingga hukuman larangan tampil. Rotasi juga diperlukan untuk melakukan penyegaran dan penyesuaian dengan strategi di lapangan.
"Banyak pertandingan kadang-kadang ada banyak pemain cedera atau ada (akumulasi) kartu kuning, dan kita bisa rotasi. Kadang ada pemain yang kurang bagus, kami juga harus rotasi," ungkapnya.
Khusus soal sosok Zulham dan Sergio van Dijk, Dejan berharap mereka bisa segera tampil. Untuk kualitas, dia tahu betul bagaimana kualitas Zulham. Tapi ia terkendala baru sembuh dari cedera dan perlu waktu agar permainannya kembali seperti dulu. (Baca juga: Kondisi Zulham Zamrun Mendekati Sempurna).
Sedangkan untuk Sergio, Dejan mengaku tidak tahu banyak kemampuannya. Tapi, setidaknya Sergio diyakini tidak akan sulit beradaptasi dengan kultur sepak bola Indonesia karena pernah memperkuat Persib beberapa tahun lalu.
(sha)