Alasan Tim Piala Thomas Indonesia Kembali Turunkan Tommy Sugiarto

Minggu, 22 Mei 2016 - 11:34 WIB
Alasan Tim Piala Thomas Indonesia Kembali Turunkan Tommy Sugiarto
Alasan Tim Piala Thomas Indonesia Kembali Turunkan Tommy Sugiarto
A A A
KUNSHAN - Setelah tidak berlaga di semifinal, Tommy Sugiarto kembali diturunkan di babak final perebutan Piala Thomas menghadapi Denmark. Bukan tanpa alasan mengapa tim pelatih mempercayakan partai pertama pada Tommy.

Ini adalah laga pertama Tommy setelah diistirahatkan dalam dua pertandingan. Selain laga empat besar, anak mantan juara dunia Icuk Sugiarto pun tidak dimasukan namanya ketika Indonesia menghadapi India di penyisihan Grup B.

Manajer Tim Thomas Indonesia, Rexy Mainaky mengungkapkan alasan mengapa Tommy diyakini bisa mendulang angka pertama lawan Denmark. "Kami yakin bisa ambil kemenangan di dua ganda dan satu tunggal. Tommy sengaja diturunkan karena melihat pertemuan terakhir dia punya kans menang kalau tidak retired," kata Rexy dilansir Badmintonindonesia, Minggu (22/5/2016).

Selain dari Tommy, nomor ganda di partai kedua yang dipercayakan pada Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan juga diperkirakan bisa menghasilkan angla. Melawan pasangan Mads Pieler-Kolding/Mads Conrad-Petersen, peluang Hendra/Ahsan di atas kertas lebih besar.

Di partai ketiga, Anthony Ginting diharapkan bisa membuat kejutan. Anthony akan berhadapan dengan lawan yang tak mudah, Jan O Jorgensen.

Sejauh ini rekor pertemuan kedua pemain memang belum tercatat karena belum pernah bertemu. Sebagai pemain muda, Anthony unggul dari segi stamina dan ia seharusnya mampu tampil lepas menghadapi pemain yang lebih senior. "Di tunggal kedua, kami menilai permainan Anthony lebih cocok menghadapi lawan ketimbang Jonatan," tambah Rexy.

Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi yang menjadi penentu kemenangan tim melawan Korea di semifinal, kembali diturunkan di partai final. Pasangan rangking 12 dunia ini akan kembali berjumpa Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen yang pernah mereka kalahkan di Singapura Terbuka 2015 dengan skor 21-17, 18-21, 21-19.

Ihsan Maulana Mustofa menjadi tunggal ketiga, akan melakoni laga pertamanya melawan Hans-Kristian Vittinghus. Pemain Denmark ini lebih berpengalaman dan punya peringkat lebih tinggi dari Ihsan, ini adalah tantangan tersendiri untuk Ihsan.
(bbk)
Copyright ©2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
berita/ rendering in 0.7087 seconds (0.1#10.140)