Ronaldo sindir Spanyol cengeng

Rabu, 27 Juni 2012 - 00:16 WIB
Ronaldo sindir Spanyol...
Ronaldo sindir Spanyol cengeng
A A A
Ronaldo sindir protes Spanyol
Sindonews.com – Kapten Portugal Cristiano Ronaldo merespons keluhan Spanyol yang komplain kurangnya waktu istirahat sebelum laga semifinal. Ronaldo menyatakan, keluhan tim Spanyol yang merasa dua hari waktu istirahat sebelum semifinal merupakan sikap cengeng.

"Tiga hari istirahat lebih dari cukup. Spanyol berkomentar dua hari istirahat sebuah kerugian, tapi sebagai seorang profesional saya pikir itu tidak penting,’’kata Ronaldo seperti dikutip dari situs UEFA.

Superstar bola yang akrab dipanggil CR7 itu berpendapat bahwa persiapan yang maksimal lebih penting daripada mempermasalahkan pendeknya waktu istirahat.

"Anda harus siap sebelum pertandingan, sedangkan di kesempatan sama kami menyiapkan diri. Kami tidak melakukan sesuatu yang berbeda. Ini pertarungan berat di mana Portugal harus melakukan yang terbaik untuk mengalahkan Spanyol,’’kata pemain Real Madrid itu.’’Kami siap dan kami akan melakukan yang terbaik,’’kata Ronaldo yang sudah mengoleksi tiga gol di Piala Eropa 2012.

Ronaldo saat ini berpeluang menjadi top skor. Ia harus bersaing dengan striker Jerman, Mario Gomez yang juga mencetak tiga gol. Selain Gomez, pesaing Ronaldo adalahtiga pemain Spanyol ; Fernando Torres, Cesc Fabregas, dan Xabi Alonso yang sama-sama mengoleksi dua gol.

Dua pemain lainnya, Mario Mandzukic dari kroasia dan Alan Dzagoev (Rusia), juga mencetak tiga gol. Namun, peluang mereka tertutup setelah negaranya tersingkir di babak penyisihan grup.

"Saya tahu gol akan datang. Saya tidak melakukan start yang bagus, tapi dengan pengorbanan rekan setim semuanya bisa diimprovisasi,’’kata Ronaldo.

Ronaldo mengakui jika pertarungan Portugal melawan Spanyol di perempat final sangat besar maknanya dalam hidupnya.

"Pertandingan ini . Saya sudah bermain sepuluh tahun di klub dan timnas. So, saya harus bermanfaat bagi mereka. Tanggung jawab ye, tekanan no,’’ujar CR7.’’Sangat bagus Portugal punya peluang ke final setelah delapan tahun (Portugal kalah dari Yunani di final Piala Eropa 2004). Ini akan sangat sulit, tapi tinggal selangkah lagi.’’

"Kami sudah melakukan tugas dengan baik, tidak hanya di final Piala Eropa, tapi juga kualifikasi. Sekarang, kami ingin menuai buahnya,’’katanya.
(aww)
Berita Terkait
Italia Tak Terkalahkan,...
Italia Tak Terkalahkan, Portugal dan Spanyol Bermain Imbang
Aparat Gabungan Portugal...
Aparat Gabungan Portugal dan Spanyol Sita Kokain Senilai Rp3,2 Triliun dari Perahu Layar
Spanyol dan Portugal...
Spanyol dan Portugal Sepakat Berkolaborasi Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2030
Deretan Fakta Menarik...
Deretan Fakta Menarik Usai Spanyol Singkirkan Portugal
Prancis Minta Warganya...
Prancis Minta Warganya Tak Kunjungi Spanyol dan Portugal
5 Negara yang Paling...
5 Negara yang Paling Banyak Menjajah di Penjuru Dunia
Berita Terkini
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
4 jam yang lalu
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
7 jam yang lalu
Jadwal Timnas Indonesia...
Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi Garuda Akhiri Penantian Gelar Perdana
8 jam yang lalu
Profil Jesslyn Wijaya...
Profil Jesslyn Wijaya Lay, Atlet Golf Putri yang Diduga Diculik di Mangga Besar
10 jam yang lalu
Yamal Usul Duel Fisik...
Yamal Usul Duel Fisik Paredes vs Gavi Berlanjut di Ring Tinju
10 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved