Sriwijaya FC Jangan seperti Arema, Mengapa?
Kamis, 26 Mei 2016 - 14:54 WIB
Sriwijaya FC Jangan seperti Arema, Mengapa?
A
A
A
PALEMBANG - Skuat Sriwijaya FC diingatkan agar jangan seperti Arema Cronus bila tidak mau tergusur dari takhta Indonesia Soccer Championship (ISC) A. Laskar Wong Kito tidak mau malu seperti ketika Arema dibekuk Mitra Kukar, 1-2.
Kekalahan Arema itu menjadi pembelajaran bagi Pelatih Sriwijaya FC Widodo Cahyono Putro sebelum menjamu Mitra Kukar. Dalam analisis Widodo, Arema banyak melakukan kesalahan.
"Kita jangan sampai seperti Arema Cronus bisa kalah dari Mitra Kukar. Karena semua kesalahan Arema sudah saya pelajari,"kata Widodo Cahyomo Putro dalam sesi latihan Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring.Menurut suksesor Benny "Bendol" Dollo ini ada yang dicermatinya yakni ball possession di laga tersebut. Ia menelisik banyak pemain Mitra Kukar bisa hilir mudik dengan sangat gampang di area pertahanan Arema Cronus."Penguasaan bola di pertandingan itu dikuasai sepenuhnya oleh Mitra Kukar. Hal itu yang saya cermati dan antisipasi jangan sampai terjadi dengan kita,"jelasnya lagi.Selain meramu ketajaman penyelesaian akhir. Widodo di latihan pertama persiapan jelang laga kontra Mitra Kukar memantapkan lagi posisi lini belakang. Kendati SFC sukses hanya kecolongan satu gol di empat laga itu ternyata bukan harga kontan hinga dia tidak mengintruksikan asuhnya merapatkan area terlarang."Artinya lini belakang harus diperketat lagi. Tadi sudah saya intruksikan agar belajar penguasaan lapangan dan memperkuat lini belakang,"tegasnya.Ada yang membuat Widodo senang di partai home kedua. Pasalnya, tidak ada satu pun anak asuhnya yang absen. Jadi ia tidak terlalu pusing untuk menurunkan tim terbaik agar SFC tetap kokoh sebagai pemuncak klasemen sementara ISC A."Semua segar bugar tidak ada yang akumulasi. Saya akan siapkan pemain sampai lawan datang ke Palembang,"pungkasnya.
Kekalahan Arema itu menjadi pembelajaran bagi Pelatih Sriwijaya FC Widodo Cahyono Putro sebelum menjamu Mitra Kukar. Dalam analisis Widodo, Arema banyak melakukan kesalahan.
"Kita jangan sampai seperti Arema Cronus bisa kalah dari Mitra Kukar. Karena semua kesalahan Arema sudah saya pelajari,"kata Widodo Cahyomo Putro dalam sesi latihan Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring.Menurut suksesor Benny "Bendol" Dollo ini ada yang dicermatinya yakni ball possession di laga tersebut. Ia menelisik banyak pemain Mitra Kukar bisa hilir mudik dengan sangat gampang di area pertahanan Arema Cronus."Penguasaan bola di pertandingan itu dikuasai sepenuhnya oleh Mitra Kukar. Hal itu yang saya cermati dan antisipasi jangan sampai terjadi dengan kita,"jelasnya lagi.Selain meramu ketajaman penyelesaian akhir. Widodo di latihan pertama persiapan jelang laga kontra Mitra Kukar memantapkan lagi posisi lini belakang. Kendati SFC sukses hanya kecolongan satu gol di empat laga itu ternyata bukan harga kontan hinga dia tidak mengintruksikan asuhnya merapatkan area terlarang."Artinya lini belakang harus diperketat lagi. Tadi sudah saya intruksikan agar belajar penguasaan lapangan dan memperkuat lini belakang,"tegasnya.Ada yang membuat Widodo senang di partai home kedua. Pasalnya, tidak ada satu pun anak asuhnya yang absen. Jadi ia tidak terlalu pusing untuk menurunkan tim terbaik agar SFC tetap kokoh sebagai pemuncak klasemen sementara ISC A."Semua segar bugar tidak ada yang akumulasi. Saya akan siapkan pemain sampai lawan datang ke Palembang,"pungkasnya.
(aww)