Jika Ingin Sukses, Inggris Dilarang Kalah di Laga Pembuka

Senin, 06 Juni 2016 - 14:55 WIB
Jika Ingin Sukses, Inggris...
Jika Ingin Sukses, Inggris Dilarang Kalah di Laga Pembuka
A A A
LONDON - Inggris wajib mengamankan angka pada laga pembuka mereka di Piala Eropa 2016 jika ingin mendapat tiket langsung ke fase knock-out atau 16 besar. Gelandang The Three Lions James Milner mendesak rekan setimnya untuk fokus pada memberikan seluruh kemampuan mereka untuk mendapatkan kemenangan atau setidaknya hasil imbang saat bentrok dengan Rusia.

Pasukan Roy Hodgson bertemu Rusia pada pembuka laga Grup B di Stade Velodrome, Marseille, Sabtu (11/6/2016). Empat hari kemudian, atau 16 Juni, Inggris menjajal Wales, dan dilanjutkan Slovakia, pada 20 Juni.

Milner mengatakan Inggris harus mendapatkan awal yang bagus, jika tidak menang, hasil imbang pun akan sangat membantu. Sebab, kata Milner, biasanya setelah tim kalah di laga pembuka akan berpengaruh pada laga berikutnya. "Pastikan Anda mendapatkan awal yang solid, setidaknya imbang. Sebab, setelah Anda kehilangan pertandingan pertama di tiga laga grup, Anda menempatkan diri di bawah tekanan langsung. Itu masalah besar," kata Milner seperti dilansir Reuters.

"Apa yang telah saya pelajari lebih dari apapun adalah, bahwa jangan kalah di laga pertama, apa pun yang terjadi," ungkap gelandang Liverpool tersebut. "Sangat bagus jika menang di laga pembuka dan mendapatkan awal yang baik."

Inggris menuai kritik karena cara mereka bermain yang menjemukan saat menang 1-0 atas Portugal di pertandingan pemanasan terakhir, Kamis (2/6/2016). Namun, Milner meyakinkan bawah permainan timnya akan meningkatkan saat Piala Eropa 2016 di gelar 10 Juni-10 Juli nanti.

"Kami memetik tiga kemenangan dari tiga lawan yang berbeda, tetapi sulit, tanpa bermain sepak bola terbaik kami," tambahnya. Sebelum menang atas Portugal, Inggris juga menang 2-1 atas Turki dan Australia. "Kami ingin mencapai peak performance di turnamen. Kami bisa memainkan berbagai formasi, ada pemain dengan begitu banyak kekuatan yang berbeda, kecepatan, trik, pemain yang solid dan pemain yang lebih defensif. Jadi, saya pikir sebagai sebuah tim kami punya begitu banyak pilihan."
(sha)
Berita Terkait
Lawan Polandia 1-1,...
Lawan Polandia 1-1, Inggris Tanpa Pergantian Pemain
Spanyol Jadi Tim Paling...
Spanyol Jadi Tim Paling Muda di Piala Eropa 2020
Pertama sejak 20 Tahun,...
Pertama sejak 20 Tahun, Timnas Inggris Bakal Kembali ke St James Park
Begini Investasi Masa...
Begini Investasi Masa Depan Tim Nasional Inggris
UEFA Nations League...
UEFA Nations League 2022/2023: Tak Menang 5 Laga Beruntun Inggris Terdegradasi ke Liga B
Timnas Inggris Tak Pernah...
Timnas Inggris Tak Pernah Kering Talenta
Berita Terkini
Inggris vs Norwegia:...
Inggris vs Norwegia: Cuaca Jadi Musuh Utama
1 jam yang lalu
Rapor Merah Lionel Messi...
Rapor Merah Lionel Messi saat Jadi Algojo Penalti
1 jam yang lalu
Jayden Adams Tutup Usia,...
Jayden Adams Tutup Usia, Panggung Piala Dunia 2026 Jadi Penampilan Terakhir
3 jam yang lalu
Akademi Persib Bandung...
Akademi Persib Bandung dan Putri Garut Berebut Gelar Juara U-18 HYDROPLUS Soccer League All-Stars
6 jam yang lalu
Goal Aksis dan Cipta...
Goal Aksis dan Cipta Cendikia FA Berebut Gelar Juara HYDROPLUS Soccer League All-Stars U-15
6 jam yang lalu
Mini Soccer Bulog Perkuat...
Mini Soccer Bulog Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Bersama Stakeholder
6 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Harus Setor...
Ukraina Harus Setor Logam Tanah Jarang jika Ingin Dibantu AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved