Di Babak Pertama, Belgia Tertinggal dari Italia
Selasa, 14 Juni 2016 - 02:57 WIB
Di Babak Pertama, Belgia Tertinggal dari Italia
A
A
A
LYON - Belgia kewalahan menembus jantung pertahanan Italia. Tampil di Stadion Parc Olympique Lyonnais, Selasa (14/6/2016) dini hari WIB, Belgia banyak menyerang namun selalu gagal dalam menemukan peluang emas.
Sejak awal laga, Belgia memegang kendali permainan. Untungnya skuat Gli Azzurri memiliki kiper sekelas Gianluigi Buffon. Pemain berusia 38 tahun itu bisa menggagalkan usaha skuat Belgia termasuk sepakan keras Radja Nainggolan di menit ke-11.
Trio Kevin De Bruyne, Eden Hazard dan Marouane Fellaini cukup merepotkan pemain-pemain Italia. Meski demikian, tembok pertahanan Italia tidak jebol oleh pergerakan mereka bertiga. Strategi permainan bertahan ciri khas Italia sangat terlihat jelas dalam pertandingan ini.
Saat laga berjalan setengah jam, Italia mulai keluar dari tekanan. Mereka bahkan unggul lewat aksi Emanuele Giaccherini. Pada menit 32, Leonardo Bonucci mengirim umpan lambung dari tengah lapangan. Giaccherini yang lolos jebakan offside berhasil memaksimalkan umpan tersebut. Bola disarangkannya ke pojok kiri gawang.
Empat menit kemudian Italia nyaris memperbesar keunggulan. Pemain-pemain Belgia kurang tenang dalam mengantisipasi sepak pojok Antonio Candreva. Bola kemudian disundul Graziano Pelle yang berdiri tanpa pengawalan. Tapi si kulit bundar melenceng ke sisi kanan gawang.
Beberapa menit sebelum babak pertama usai, Italia kembali mengancam. Lewat serangan balik, tim asuhan Antonio Conte sukses membuat lini pertahanan Belgia kewalahan. Tapi skor 1-0 tetap bertahan hingga turun minum.
Susunan pemain:
Belgia (4-2-3-1): Courtois; Ciman, Alderweireld, Vermaelen, Vertonghen; Witsel, Nainggolan; De Bruyne, Fellaini, Hazard; Lukaku
Italia (3-5-2): Buffon; Barzagli, Bonucci, Chiellini; Candreva, Parolo, De Rossi, Giaccherini, Darmian; Pelle, Eder
Sejak awal laga, Belgia memegang kendali permainan. Untungnya skuat Gli Azzurri memiliki kiper sekelas Gianluigi Buffon. Pemain berusia 38 tahun itu bisa menggagalkan usaha skuat Belgia termasuk sepakan keras Radja Nainggolan di menit ke-11.
Trio Kevin De Bruyne, Eden Hazard dan Marouane Fellaini cukup merepotkan pemain-pemain Italia. Meski demikian, tembok pertahanan Italia tidak jebol oleh pergerakan mereka bertiga. Strategi permainan bertahan ciri khas Italia sangat terlihat jelas dalam pertandingan ini.
Saat laga berjalan setengah jam, Italia mulai keluar dari tekanan. Mereka bahkan unggul lewat aksi Emanuele Giaccherini. Pada menit 32, Leonardo Bonucci mengirim umpan lambung dari tengah lapangan. Giaccherini yang lolos jebakan offside berhasil memaksimalkan umpan tersebut. Bola disarangkannya ke pojok kiri gawang.
Empat menit kemudian Italia nyaris memperbesar keunggulan. Pemain-pemain Belgia kurang tenang dalam mengantisipasi sepak pojok Antonio Candreva. Bola kemudian disundul Graziano Pelle yang berdiri tanpa pengawalan. Tapi si kulit bundar melenceng ke sisi kanan gawang.
Beberapa menit sebelum babak pertama usai, Italia kembali mengancam. Lewat serangan balik, tim asuhan Antonio Conte sukses membuat lini pertahanan Belgia kewalahan. Tapi skor 1-0 tetap bertahan hingga turun minum.
Susunan pemain:
Belgia (4-2-3-1): Courtois; Ciman, Alderweireld, Vermaelen, Vertonghen; Witsel, Nainggolan; De Bruyne, Fellaini, Hazard; Lukaku
Italia (3-5-2): Buffon; Barzagli, Bonucci, Chiellini; Candreva, Parolo, De Rossi, Giaccherini, Darmian; Pelle, Eder
(bep)