Duh, Keran Gol MU Masih Seret
Kamis, 23 Juni 2016 - 22:03 WIB
Duh, Keran Gol MU Masih Seret
A
A
A
MADURA - Lini serang Madura United FC (MU) masih mengecewakan. Hal ini dapat dibuktikan dengan catatan gol mereka di pentas Indonesia Soccer Championship (ISC).
Hingga pekan ketujuh, MU baru mencetak enam gol. Sementara gawang mereka sendiri sudah kemasukan delapan gol. Menanggapi itu, Gomes De Oliviera selaku pelatih MU meminta anak didiknya untuk lebih garang di kotak penalti lawan.
"Madura United perlu meningkatkan produktivitas jika ingin memperbesar peluang menang dan bertahan di papan atas. Saya sadar sejauh ini gol yang kami ciptakan belum begitu banyak. Saya akan coba meningkatkan naluri mencetak gol," ucap Gomes, Kamis (23/6/2016).
"Finishing menjadi salah satu materi latihan yang terus saya berikan sebelum menghadapi Surabaya United. Saya ingin pemain lebih tenang dan tidak terburu-buru dalam menyelesaikan peluang," tambahnya.
Tidak konsistennya penampilan para penyerang MU memang jadi masalah utama. Dua pekan lalu Pablo Rodrigues Aracil sukses mencetak hattrick ke gawang Persiba Balikpapan. Namun seminggu kemudian, ia dipaksa mandul oleh pemain-pemain Bali United.
MU sendiri telah menyuarakan ambisinya untuk bertahan minimal di posisi lima besar ISC. Untuk sekarang ini posisi Fabiano Beltrame Cs masih terbilang aman, namun bukan berarti tak bisa digusur tim di bawahnya.
Hingga pekan ketujuh, MU baru mencetak enam gol. Sementara gawang mereka sendiri sudah kemasukan delapan gol. Menanggapi itu, Gomes De Oliviera selaku pelatih MU meminta anak didiknya untuk lebih garang di kotak penalti lawan.
"Madura United perlu meningkatkan produktivitas jika ingin memperbesar peluang menang dan bertahan di papan atas. Saya sadar sejauh ini gol yang kami ciptakan belum begitu banyak. Saya akan coba meningkatkan naluri mencetak gol," ucap Gomes, Kamis (23/6/2016).
"Finishing menjadi salah satu materi latihan yang terus saya berikan sebelum menghadapi Surabaya United. Saya ingin pemain lebih tenang dan tidak terburu-buru dalam menyelesaikan peluang," tambahnya.
Tidak konsistennya penampilan para penyerang MU memang jadi masalah utama. Dua pekan lalu Pablo Rodrigues Aracil sukses mencetak hattrick ke gawang Persiba Balikpapan. Namun seminggu kemudian, ia dipaksa mandul oleh pemain-pemain Bali United.
MU sendiri telah menyuarakan ambisinya untuk bertahan minimal di posisi lima besar ISC. Untuk sekarang ini posisi Fabiano Beltrame Cs masih terbilang aman, namun bukan berarti tak bisa digusur tim di bawahnya.
(bep)