Sanjung Kroasia, Ronaldo: Tidak Semua Tim Bisa Kalahkan Spanyol
Jum'at, 24 Juni 2016 - 13:17 WIB
Sanjung Kroasia, Ronaldo: Tidak Semua Tim Bisa Kalahkan Spanyol
A
A
A
LENS - Babak 16 besar Piala Eropa 2016 salah satunya akan menyajikan laga menarik ketika Kroasia menghadapi Portugal di Stade Bollaert-Delelis, Lens, Minggu (26/6/2016). Cristiano Ronaldo menilai Kroasia merupakan lawan tangguh meski ia juga mengatakan peluang kedua tim melaju ke perempat final sama besar.
Kroasia yang berstatus juara Grup D, akan menghadapi Portugal yang secara dramatis lolos ke babak 16 besar. Ronaldo jadi pahlawan Selecao das Quinas, julukan Portugal, usai menahan imbang Hungaria dengan skor 3-3.
Portugal berhak merebut tiket babak 16 besar dengan status peringkat tiga terbaik dari Grup F. Sialnya, lawan tangguh akan mereka hadapi yakni Kroasia, yang secara mengejutkan mengungguli Spanyol di klasemen Grup D.
"Kami melakukannya dan sekarang kami bersua tim yang sangat bagus. Tapi peluang kami 50/50," ucap Ronaldo dikutip NDTV, Jumat (24/6/2016).
"Kroasia jelas tim yang tangguh, dengan pemain yang bagus. Tidak semua tim bisa mengalahkan Spanyol, Kami menghormati mereka, tapi kami tahu kekuatan kami dan kami siap berhadapan dengannya," pungkas Ronaldo.
Kroasia merupakan tim yang punya kedalaman skuat merata. Hal itu terbukti dalam laga terakhir mereka di mana pelatih Ante Cacic mengubah lima pemain dalam formasinya. Hal itu justru berbuah kemenangan 2-1 atas juara bertahan Spanyol.
Pelatih Portugal Fernando Santos pun menyebut Kroasia sejatinya lawan yang mesti dihindari. "Kroasia merupakan salah satu ikan hiu yang mesti kami hindari. Mereka tergabung dengan Spanyol, yang menjelaskan kepada anda bagaimana penampilan mereka," tegas Santos.
Namun Santos menegaskan, dua gol yang dicetak ke gawang Swedia bakal jadi pelecut semangat CR7 saat menghadapi Kroasia. Maklum gol tersebut jadi pembuktian dirinya bisa berbicara banyak di Piala Eropa 2016. Tak cuma itu, dua gol Ronaldo membuatnya mencetak sejarah dengan bisa mencetak skor di empat putaran final Piala Eropa tahun 2004, 2008, 2012, dan 2016.
"Itu akan meningkatkan kenyamanannya. Dia pemain yang sebenarnya selalu nyaman, tapi itu akan lebih memotivasinya saat melawan Kroasia," tutupnya.
Kroasia yang berstatus juara Grup D, akan menghadapi Portugal yang secara dramatis lolos ke babak 16 besar. Ronaldo jadi pahlawan Selecao das Quinas, julukan Portugal, usai menahan imbang Hungaria dengan skor 3-3.
Portugal berhak merebut tiket babak 16 besar dengan status peringkat tiga terbaik dari Grup F. Sialnya, lawan tangguh akan mereka hadapi yakni Kroasia, yang secara mengejutkan mengungguli Spanyol di klasemen Grup D.
"Kami melakukannya dan sekarang kami bersua tim yang sangat bagus. Tapi peluang kami 50/50," ucap Ronaldo dikutip NDTV, Jumat (24/6/2016).
"Kroasia jelas tim yang tangguh, dengan pemain yang bagus. Tidak semua tim bisa mengalahkan Spanyol, Kami menghormati mereka, tapi kami tahu kekuatan kami dan kami siap berhadapan dengannya," pungkas Ronaldo.
Kroasia merupakan tim yang punya kedalaman skuat merata. Hal itu terbukti dalam laga terakhir mereka di mana pelatih Ante Cacic mengubah lima pemain dalam formasinya. Hal itu justru berbuah kemenangan 2-1 atas juara bertahan Spanyol.
Pelatih Portugal Fernando Santos pun menyebut Kroasia sejatinya lawan yang mesti dihindari. "Kroasia merupakan salah satu ikan hiu yang mesti kami hindari. Mereka tergabung dengan Spanyol, yang menjelaskan kepada anda bagaimana penampilan mereka," tegas Santos.
Namun Santos menegaskan, dua gol yang dicetak ke gawang Swedia bakal jadi pelecut semangat CR7 saat menghadapi Kroasia. Maklum gol tersebut jadi pembuktian dirinya bisa berbicara banyak di Piala Eropa 2016. Tak cuma itu, dua gol Ronaldo membuatnya mencetak sejarah dengan bisa mencetak skor di empat putaran final Piala Eropa tahun 2004, 2008, 2012, dan 2016.
"Itu akan meningkatkan kenyamanannya. Dia pemain yang sebenarnya selalu nyaman, tapi itu akan lebih memotivasinya saat melawan Kroasia," tutupnya.
(sbn)