Argentina Bisa Turunkan Malaikatnya Saat Final
Minggu, 26 Juni 2016 - 13:48 WIB
Argentina Bisa Turunkan Malaikatnya Saat Final
A
A
A
NEW JERSEY - Argentina berpeluang mematahkan kutukanya saat final Copa America Centenario. La Albiceleste punya kans mengalahkan jawara bertahan, Chile, karena Angel di Maria ikut serta.
Di Maria sempat diragukan bisa hadir di MetLife Stadium, besok pagi, Senin (27/6/1016). Gelandang serang Paris Saint-Germain (PSG) itu masih memulihkan cedera otot paha yang menerpanya saat bentrok Panama pada laga kedua penyisihan Grup D.
Akibat cedera itu, Di Maria sudah absen tiga laga, termasuk saat Argentina melumat tuan rumah, Amerika Serikat (AS) 4-0 di semifinal. Akan tetapi, pelatih Gerardo Martino mengeluarkan informasi terbaru. Mantan pelatih Barcelona itu menyatakan gelandang serangnya sudah bugar dan bisa tampil di final.
“Terkecuali Augusto Fernandez dan Ezequiel Lavezzi, semua pemain Argentina lainnya dalam kondisi baik dan bisa mengikuti final. Mengingat pertemuan tahun lalu, saya berharap hasil kali ini akan berbeda,” jelas Martino, dilansir sky sport.
Pulihnya Di Maria disinyalir jadi indikasi positif kalau Argentina bakal kembali merajai Amerika Selatan. Pasalnya, ketika final 2015 dikalahkan Chile 1-4 (0-0) dalam adu pinalti, Di Maria tidak tampil penuh karena ditarik keluar pada menit ke-29.
Selain itu, ada perubahan signifikan dalam perjalanan Argentina ke final. Selama mengarungi babak gugur, Lionel Messi dkk tidak pernah bertarung hingga adu pinalti. Artinya, energi dan stamina para pemainnya cukup terjaga.
“Dua tim melaju ke final dengan catatan bagus. Tidak ada gunanya membuat perbandingan dengan hasil tahun lalu. Lionel Messi merupakan kapten tim dan merepresentasikan apa yang kami inginkan, yaitu memenangi final,” pungkas Martino.
Di Maria sempat diragukan bisa hadir di MetLife Stadium, besok pagi, Senin (27/6/1016). Gelandang serang Paris Saint-Germain (PSG) itu masih memulihkan cedera otot paha yang menerpanya saat bentrok Panama pada laga kedua penyisihan Grup D.
Akibat cedera itu, Di Maria sudah absen tiga laga, termasuk saat Argentina melumat tuan rumah, Amerika Serikat (AS) 4-0 di semifinal. Akan tetapi, pelatih Gerardo Martino mengeluarkan informasi terbaru. Mantan pelatih Barcelona itu menyatakan gelandang serangnya sudah bugar dan bisa tampil di final.
“Terkecuali Augusto Fernandez dan Ezequiel Lavezzi, semua pemain Argentina lainnya dalam kondisi baik dan bisa mengikuti final. Mengingat pertemuan tahun lalu, saya berharap hasil kali ini akan berbeda,” jelas Martino, dilansir sky sport.
Pulihnya Di Maria disinyalir jadi indikasi positif kalau Argentina bakal kembali merajai Amerika Selatan. Pasalnya, ketika final 2015 dikalahkan Chile 1-4 (0-0) dalam adu pinalti, Di Maria tidak tampil penuh karena ditarik keluar pada menit ke-29.
Selain itu, ada perubahan signifikan dalam perjalanan Argentina ke final. Selama mengarungi babak gugur, Lionel Messi dkk tidak pernah bertarung hingga adu pinalti. Artinya, energi dan stamina para pemainnya cukup terjaga.
“Dua tim melaju ke final dengan catatan bagus. Tidak ada gunanya membuat perbandingan dengan hasil tahun lalu. Lionel Messi merupakan kapten tim dan merepresentasikan apa yang kami inginkan, yaitu memenangi final,” pungkas Martino.
(mir)