Finis Buncit Lagi, Rio Haryanto: Strategi Balapan Tidak Berjalan Baik
Senin, 25 Juli 2016 - 06:00 WIB
Finis Buncit Lagi, Rio Haryanto: Strategi Balapan Tidak Berjalan Baik
A
A
A
BUDAPEST - Rio Haryanto kembali meraih posisi buncit di Grand Prix Hungaria, Minggu (24/7/2016). Pembalap Manor Racing mengaku strategi berantakan serta kendala ban jadi penyebabnya.
Dalam balapan yang dimenangi Lewis Hamilton, Rio kembali jadi pembalap paling akhir yang mencapai garis finis. Ia menempati posisi ke-21, cuma lebih baik dari Jenson Button yang gagal menyelesaikan race di Sirkuit Hungaroring. (Baca Juga: Awal Sempurna Bikin Lewis Hamilton Kuasai GP Hungaria)
Seperti biasa, Rio menjelaskan penyebab dirinya gagal tampil maksimal di Hungaria. Pembalap kelahiran Surakarta, Jawa Tengah, 22 Januaro 1993 itu mengaku perbedaan strategi yang coba diterapkan justru tidak membuahkan hasil.
"Sekali lagi kami menjalani strategi berbeda antara Pascal (Wehrlein) dan saya untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Namun itu tidak bekerja dengan baik. Hanya ada satu yang gagal finis hari ini (Button) dan performa kami bersama mobil sudah maksimal," terang Rio seperti dilansir dari PlanetF1.
"Saya sudah cukup baik mengawali balapan dan sepertinya terlihat bisa sekali saja berhenti (masuk pit stop). Tapi ketika menggunakan ban medium, kecepatan kami tidak cukup bagus, tapi degradasi ban lebih sedikit ketimbang kami menggunakan ban lembut dan itu cukup baik menggunakan strategi berbeda dengan mobil tim yang lain dengan tujuan bisa lebih membuahkan hasil," tutupnya.
Selanjutnya, Rio akan berlaga di Sirkuit Hockenheim dalam Grand Prix Jerman, Minggu (31/7/2016) nanti. Media internasional menyebut seri tersebut jadi kesempatan terakhir Rio untuk segera melunasi biaya kursi tim Manor jika tak ingin terdepak dari ajang Formula 1 musim ini. (Baca Juga: Setelah King, Stoffel Vandoorne Juga Siap Gantikan Rio Haryanto)
Dalam balapan yang dimenangi Lewis Hamilton, Rio kembali jadi pembalap paling akhir yang mencapai garis finis. Ia menempati posisi ke-21, cuma lebih baik dari Jenson Button yang gagal menyelesaikan race di Sirkuit Hungaroring. (Baca Juga: Awal Sempurna Bikin Lewis Hamilton Kuasai GP Hungaria)
Seperti biasa, Rio menjelaskan penyebab dirinya gagal tampil maksimal di Hungaria. Pembalap kelahiran Surakarta, Jawa Tengah, 22 Januaro 1993 itu mengaku perbedaan strategi yang coba diterapkan justru tidak membuahkan hasil.
"Sekali lagi kami menjalani strategi berbeda antara Pascal (Wehrlein) dan saya untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Namun itu tidak bekerja dengan baik. Hanya ada satu yang gagal finis hari ini (Button) dan performa kami bersama mobil sudah maksimal," terang Rio seperti dilansir dari PlanetF1.
"Saya sudah cukup baik mengawali balapan dan sepertinya terlihat bisa sekali saja berhenti (masuk pit stop). Tapi ketika menggunakan ban medium, kecepatan kami tidak cukup bagus, tapi degradasi ban lebih sedikit ketimbang kami menggunakan ban lembut dan itu cukup baik menggunakan strategi berbeda dengan mobil tim yang lain dengan tujuan bisa lebih membuahkan hasil," tutupnya.
Selanjutnya, Rio akan berlaga di Sirkuit Hockenheim dalam Grand Prix Jerman, Minggu (31/7/2016) nanti. Media internasional menyebut seri tersebut jadi kesempatan terakhir Rio untuk segera melunasi biaya kursi tim Manor jika tak ingin terdepak dari ajang Formula 1 musim ini. (Baca Juga: Setelah King, Stoffel Vandoorne Juga Siap Gantikan Rio Haryanto)
(mir)