Aih, Atlet Putri Brasil Minta Rekan Sekamar Keluar buat Ngeseks
Senin, 15 Agustus 2016 - 18:35 WIB
Aih, Atlet Putri Brasil Minta Rekan Sekamar Keluar buat Ngeseks
A
A
A
RIO DE JANEIRO - Salah satu atlet putri nomor loncat indah sinkronisasi tuan rumah harus puas berada di urutan terakhir di papan 10 meter. Tapi skandal seksnya dengan atlet lain malah jadi kabar utama nomor satu media dunia.
Ya, cerita lain dari Olimpiade Rio 2016 terekspos media massa. Sayangnya cerita itu bukan yang bagus-bagus, melainkan berita negatif. Hebatnya lagi, cerita heboh ini melibatkan atlet kontingen tuan rumah.
Itu dialami oleh Ingrid Oliveira, atlet nomor loncat indah sinkronisasi papan 10 meter putri. Lalu apa pasalnya yang berkaitan dengan wanita berusia 20 tahun yang notabene merupakan salah satu andalan tuan rumah tersebut di Olimpiade Rio 2016?
Dilaporkan oleh Globo Esporte. Ingrid tega menyuruh rekan duetnya di nomor loncat indah sinkronisasi papan 10 meter putri yang juga rekan sekamarnya di perkampungan atlet, yakni Giovanna Pedroso (17 tahun) untuk keluar dari kamar.
Nah, apakah mereka berdua bermasalah pasca hanya menjadi tim urutan terakhir di nomor loncat indah sinkronisasi papan 10 meter putri yang berlangsung di Maria Lenk Aquatic Center, Rio De Janeiro, 9 Agustus 2016 silam?
Rupanya, Giovanna di usir oleh rekannya dari kamar gara-gara Ingrid mau memakai kamar tersebut buat berkencan dan berhubungan badan dengan atlet putra Brasil yang juga masuk kontingen Olimpiade Rio 2016.
Pria yang jadi teman kencan Ingrid itu tak lain ialah kekasihnya, Pedro Goncalves. Dan hebatnya lagi, insiden pengusiran Giovanna dari kamarnya ini, terjadi pada malam jelang dia dan Ingrid turun bertanding.
Giovanna yang merasa kecewa dengan perlakuan rekan sekamar sekaligus rekan duetnya akhirnya berkicau ke media atas Ingris yang kehilangan fokus hanya beberapa jam jelang kompetisi dimulai.
“Saya telah menunggu selama empat tahun agar bisa tampil di Olimpiade. Tapi baginya (Ingrid), malah justru lebih baik bersenang-senang dan menyuruh saya keluar dari kamar,” sembur Giovanna.
Akibat kekecewaan atas insiden ini, Giovanna pun langsung memutuskan bercerai dengan Ingrid sebagai duetnya di tim putri Brasil untuk nomor loncat indah sinkronisasi papan 10 meter.
Kini Giovanna memilih untuk tidak lagi turun di nomor duet, tapi solo. “Kami bertengkar dalam latihan dengannya (Ingrid) dan kami saling tidak berbicara. Tapi saat bertanding, kami tetap berusaha kompak karena berkompetisi di Olimpiade adalah sebuah momen unik,” tutur Giovanna.
“Saya dan pelatih saya lantas memilih fokus di nomor individual setelah Olimpiade. Ini tentu bagus karena saya tidak butuh lagi untuk bergantung kepada siapapun. Hingga kemudian saya mampu meningkatkan diri lagi,” imbuh Giovanna.
“Kami akhirnya kini sudah berbicara normal lagi setelah meninggalkan seluruh perbedaan yang ada. Tapi sejak hari itu, saya tidak mau lagi meloncat sinkronisasi bersamanya,” tandasnya.
Ya, cerita lain dari Olimpiade Rio 2016 terekspos media massa. Sayangnya cerita itu bukan yang bagus-bagus, melainkan berita negatif. Hebatnya lagi, cerita heboh ini melibatkan atlet kontingen tuan rumah.
Itu dialami oleh Ingrid Oliveira, atlet nomor loncat indah sinkronisasi papan 10 meter putri. Lalu apa pasalnya yang berkaitan dengan wanita berusia 20 tahun yang notabene merupakan salah satu andalan tuan rumah tersebut di Olimpiade Rio 2016?
Dilaporkan oleh Globo Esporte. Ingrid tega menyuruh rekan duetnya di nomor loncat indah sinkronisasi papan 10 meter putri yang juga rekan sekamarnya di perkampungan atlet, yakni Giovanna Pedroso (17 tahun) untuk keluar dari kamar.
Nah, apakah mereka berdua bermasalah pasca hanya menjadi tim urutan terakhir di nomor loncat indah sinkronisasi papan 10 meter putri yang berlangsung di Maria Lenk Aquatic Center, Rio De Janeiro, 9 Agustus 2016 silam?
Rupanya, Giovanna di usir oleh rekannya dari kamar gara-gara Ingrid mau memakai kamar tersebut buat berkencan dan berhubungan badan dengan atlet putra Brasil yang juga masuk kontingen Olimpiade Rio 2016.
Pria yang jadi teman kencan Ingrid itu tak lain ialah kekasihnya, Pedro Goncalves. Dan hebatnya lagi, insiden pengusiran Giovanna dari kamarnya ini, terjadi pada malam jelang dia dan Ingrid turun bertanding.
Giovanna yang merasa kecewa dengan perlakuan rekan sekamar sekaligus rekan duetnya akhirnya berkicau ke media atas Ingris yang kehilangan fokus hanya beberapa jam jelang kompetisi dimulai.
“Saya telah menunggu selama empat tahun agar bisa tampil di Olimpiade. Tapi baginya (Ingrid), malah justru lebih baik bersenang-senang dan menyuruh saya keluar dari kamar,” sembur Giovanna.
Akibat kekecewaan atas insiden ini, Giovanna pun langsung memutuskan bercerai dengan Ingrid sebagai duetnya di tim putri Brasil untuk nomor loncat indah sinkronisasi papan 10 meter.
Kini Giovanna memilih untuk tidak lagi turun di nomor duet, tapi solo. “Kami bertengkar dalam latihan dengannya (Ingrid) dan kami saling tidak berbicara. Tapi saat bertanding, kami tetap berusaha kompak karena berkompetisi di Olimpiade adalah sebuah momen unik,” tutur Giovanna.
“Saya dan pelatih saya lantas memilih fokus di nomor individual setelah Olimpiade. Ini tentu bagus karena saya tidak butuh lagi untuk bergantung kepada siapapun. Hingga kemudian saya mampu meningkatkan diri lagi,” imbuh Giovanna.
“Kami akhirnya kini sudah berbicara normal lagi setelah meninggalkan seluruh perbedaan yang ada. Tapi sejak hari itu, saya tidak mau lagi meloncat sinkronisasi bersamanya,” tandasnya.
(sbn)