Raih Satu Angka, Persela Gagal Tuntaskan Dendam
Sabtu, 10 September 2016 - 00:02 WIB
Raih Satu Angka, Persela Gagal Tuntaskan Dendam
A
A
A
GRESIK - Maksud hati ingin membalaskan dendam. Kejadian di lapangan justru Persela Lamongan gagal mempermalukan Persegres Gresik United dalam lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016.
Pada pertandingan di Stadion Petrokimia, tim bertetangga ini berbagi angka setelah bermain imbang 1-1, Jumat (9/9/2016) malam. Melakoni permainan yang ketat dan saling serang, Persegres unggul lebih dulu melalui Kushendya Hari saat laga baru berjalan 10 menit.
Keunggulan tuan rumah harus raib ketika Persela mendapat pinalti dan diselesailan dengan baik oleh Dendy Sulistyawan menit 34. Kendati kedua kubu saling menekan, namun upaya yang dilakukan kerap tidak menemui sasaran.
Persela yang lini serangnya dimotori Dendy Sulistyawan dan Hedipo Gustavo, sulit menemukan posisi gawang Persegres. Begitu pula Persegres yang beberapa kali melakukan upaya lewat Inkyun Oh.
Persela yang langsung menurunkan empat pemain asing barunya, masih juga belum menjanjikan dan hanya ketiban 'rejeki nomplok' setelah Sasa Zecevic handsball di kotak terlarang. Persegres pun hanya menciptakan gol lewat kemelut.
Kedua kubu benar-benar membuktikan bahwa mereka berada di satu level dan tak mengherankan masih sama-sama bergandengan di papan bawah. Hasil tersebut tidak memberikan pergerakan berarti bagi Persegres maupun Persela di papan bawah klasemen.
Pada pertandingan di Stadion Petrokimia, tim bertetangga ini berbagi angka setelah bermain imbang 1-1, Jumat (9/9/2016) malam. Melakoni permainan yang ketat dan saling serang, Persegres unggul lebih dulu melalui Kushendya Hari saat laga baru berjalan 10 menit.
Keunggulan tuan rumah harus raib ketika Persela mendapat pinalti dan diselesailan dengan baik oleh Dendy Sulistyawan menit 34. Kendati kedua kubu saling menekan, namun upaya yang dilakukan kerap tidak menemui sasaran.
Persela yang lini serangnya dimotori Dendy Sulistyawan dan Hedipo Gustavo, sulit menemukan posisi gawang Persegres. Begitu pula Persegres yang beberapa kali melakukan upaya lewat Inkyun Oh.
Persela yang langsung menurunkan empat pemain asing barunya, masih juga belum menjanjikan dan hanya ketiban 'rejeki nomplok' setelah Sasa Zecevic handsball di kotak terlarang. Persegres pun hanya menciptakan gol lewat kemelut.
Kedua kubu benar-benar membuktikan bahwa mereka berada di satu level dan tak mengherankan masih sama-sama bergandengan di papan bawah. Hasil tersebut tidak memberikan pergerakan berarti bagi Persegres maupun Persela di papan bawah klasemen.
(bbk)