Marc Marquez: Saya Enggak Mau Finis di Belakang Rossi dan Lorenzo
Minggu, 11 September 2016 - 15:05 WIB
Marc Marquez: Saya Enggak Mau Finis di Belakang Rossi dan Lorenzo
A
A
A
MISANO - “Start dari baris kedua berarti akan ada karet ban di trek dan saya bakal mendapat jalur balap yang lebih baik.” Ya, itulah sekelumit komentar dari Marc Marquez pasca menyelesaikan sesi kualifikasi MotoGP San Marino 2016, di Sirkuit Misano, Sabtu (10/9) malam WIB.
Siap menyerang! Ini mungkin jadi slogan yang berhubungan dengan duo pembalap dari tim Repsol Honda jelang race MotoGP San Marino 2016 pada Minggu (11/9) malam WIB. Walau tak bisa start dari baris pertama, baik Marquez maupun Pedrosa berjanji untuk memanfaatkan sejumlah perubahan guna meningkatkan diri saat lomba.
Seperti dilaporkan GPOne, di trek (Misano) di mana Yamaha punya tradisi favorit. Marquez sebagai pimpinan klasemen sementara pembalap, tidak membuang-buang waktu unutk menunjukkan bahwa dirinya mampu menyerang, buktinya dia terus konsisten mencatat waktu tercepat di lima besar pada sepanjang sesi latihan, hingga babak kualifikasi.
Walau tertinggal setengah detik di sesi kualifikasi, Marquez sesumbar dia sama sekali tidak merasa khawatir. “Selama sesi latihan, saya sudah secara konsisten tampi cepat dan juga memiliki feeling yang bagus ketika kualifikasi,” beber Marquez.
“Flying lap pertama saya cukup bagus, tapi saat saya memulai lap kedua, saya bertemu dengan kepadatan di lintasan yang telah membuat saya melambat. Setelah itu, ban saya sudah tidak dalam kondisi yang oke lagi buat membuat waktu maksimal,” imbuhnya.
Pembalap asal Catalonia itu menambahkan, “Jadi saya mesti kehilangan posisi start baris depan. Meski begitu, saya merasa senang karena saya merasa tampil cepat dan mengawali lomba dari baris kedua akan berarti sudah ada (bekas) karet ban di lintasan, dengan begitu saya bakal mendapat (traksi) serta jalur balap yang lebih baik pada tikungan pertama.”
Nah ketika saingan terdekatnya di klasemen kejuaraan dunia, Valentino Rossi, masih rada bimbang dengan pilihan kompon ban yang akan dipakai saat balapan GP San Marino 2016, Minggu (11/9) malam WIB. Marquez yang kini masih unggul 50 poin atas The Doctor dengan 6 balapan tersisa musim ini, mengaku sudah punya rencana.
“Jika temperaturnya (saat lomba) sama seperti di kualifikasi. Saya akan memakai ban extra hard di bagian depan dan soft di bagian belakang,” kata Marquez mengumbar strategi lombanya.
“Anda bisa lihat, Valentino menjajal ban belakang hard selama sesi latihan dan dia tampil cepat. Tapi prakiraan cuaca memprediksi kalau lomba akan berlangsung di cuaca berawan dan jika itu terjadi, kami akan mengubah rencana,” kata Marquez menjelaskan.
Lantas apa target dari si Bayi Alien dalam lomba MotoGP San Marino 2016? “Saya tidak berpikir finis podium di belakang (duo) Yamaha adalah hasil terbaik yang bisa saya raih dalam balapan kali ini. Misano ada dalam kalender saya sebagai salah satu lintasan yang harus saya pertahankan. Namun setelah melihat hasil selama latihan, saya berpikir bahwa saya bisa berjuang merebut kemenangan di sini.”
Berbeda dengan Marquez, Dani Pedrosa akan start dari urutan delapan meski dia masih belum yakin akan memakai strategi apa dalam lomba.
“Saya terus bekerja keras mempersiapkan diri untuk lomba. Dan saya merasa senang dengan apa yang telah kami lakukan. Dalam balapan nanti, tentu penting untuk start dengan mulus dan terus mencatat waktu terbaik guna terus bersama grup terdepan. Soal ban? Saya masih belum yakin apa pilihan saya nanti. Saya masih memiliki banyak opsi,” tandas Pedrosa.
Siap menyerang! Ini mungkin jadi slogan yang berhubungan dengan duo pembalap dari tim Repsol Honda jelang race MotoGP San Marino 2016 pada Minggu (11/9) malam WIB. Walau tak bisa start dari baris pertama, baik Marquez maupun Pedrosa berjanji untuk memanfaatkan sejumlah perubahan guna meningkatkan diri saat lomba.
Seperti dilaporkan GPOne, di trek (Misano) di mana Yamaha punya tradisi favorit. Marquez sebagai pimpinan klasemen sementara pembalap, tidak membuang-buang waktu unutk menunjukkan bahwa dirinya mampu menyerang, buktinya dia terus konsisten mencatat waktu tercepat di lima besar pada sepanjang sesi latihan, hingga babak kualifikasi.
Walau tertinggal setengah detik di sesi kualifikasi, Marquez sesumbar dia sama sekali tidak merasa khawatir. “Selama sesi latihan, saya sudah secara konsisten tampi cepat dan juga memiliki feeling yang bagus ketika kualifikasi,” beber Marquez.
“Flying lap pertama saya cukup bagus, tapi saat saya memulai lap kedua, saya bertemu dengan kepadatan di lintasan yang telah membuat saya melambat. Setelah itu, ban saya sudah tidak dalam kondisi yang oke lagi buat membuat waktu maksimal,” imbuhnya.
Pembalap asal Catalonia itu menambahkan, “Jadi saya mesti kehilangan posisi start baris depan. Meski begitu, saya merasa senang karena saya merasa tampil cepat dan mengawali lomba dari baris kedua akan berarti sudah ada (bekas) karet ban di lintasan, dengan begitu saya bakal mendapat (traksi) serta jalur balap yang lebih baik pada tikungan pertama.”
Nah ketika saingan terdekatnya di klasemen kejuaraan dunia, Valentino Rossi, masih rada bimbang dengan pilihan kompon ban yang akan dipakai saat balapan GP San Marino 2016, Minggu (11/9) malam WIB. Marquez yang kini masih unggul 50 poin atas The Doctor dengan 6 balapan tersisa musim ini, mengaku sudah punya rencana.
“Jika temperaturnya (saat lomba) sama seperti di kualifikasi. Saya akan memakai ban extra hard di bagian depan dan soft di bagian belakang,” kata Marquez mengumbar strategi lombanya.
“Anda bisa lihat, Valentino menjajal ban belakang hard selama sesi latihan dan dia tampil cepat. Tapi prakiraan cuaca memprediksi kalau lomba akan berlangsung di cuaca berawan dan jika itu terjadi, kami akan mengubah rencana,” kata Marquez menjelaskan.
Lantas apa target dari si Bayi Alien dalam lomba MotoGP San Marino 2016? “Saya tidak berpikir finis podium di belakang (duo) Yamaha adalah hasil terbaik yang bisa saya raih dalam balapan kali ini. Misano ada dalam kalender saya sebagai salah satu lintasan yang harus saya pertahankan. Namun setelah melihat hasil selama latihan, saya berpikir bahwa saya bisa berjuang merebut kemenangan di sini.”
Berbeda dengan Marquez, Dani Pedrosa akan start dari urutan delapan meski dia masih belum yakin akan memakai strategi apa dalam lomba.
“Saya terus bekerja keras mempersiapkan diri untuk lomba. Dan saya merasa senang dengan apa yang telah kami lakukan. Dalam balapan nanti, tentu penting untuk start dengan mulus dan terus mencatat waktu terbaik guna terus bersama grup terdepan. Soal ban? Saya masih belum yakin apa pilihan saya nanti. Saya masih memiliki banyak opsi,” tandas Pedrosa.
(sbn)