Akui Kekalahan, Djanur Minta Anak Asuhnya Bangkit
Senin, 10 Oktober 2016 - 13:25 WIB
Akui Kekalahan, Djanur Minta Anak Asuhnya Bangkit
A
A
A
BANDUNG - Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman enggan larut dalam kekecewaan usai dikalahkan Madura United 1-2 dalam lanjutan Indonesia Soccer Championship. Djanur pun meminta anak asuhnya untuk segera bangkit.
Tak bisa dipungkiri hasil minor di Madura menambah daftar pahit pertandingan tandang Maung Bandung. Sebelumnya, Pangeran Biru juga telah menelan hasil buruk saat melawan Bali United dan Sriwijaya FC.
Meski kalah, Djanur menilai pemainnya bisa memberi perlawanan sengit 'Sape Kerap' tersebut. "Secara penampilan, kita tidak jelek," kata Djanur di Stadion Persib, Kota Bandung, Senin (10/10/2016).
Sepanjang pertandingan, Persib mampu memeragakan permainan menyerang. Meski berada dalam tekanan di awal-awal laga, Persib secara perlahan bangkit dan memberikan perlawanan.
Tapi kesalahan elementer terjadi. Hasilnya, dua gol bersarang di gawang Persib. Satu dari tendangan penalti, satu lagi berasal dari serangan balik cepat.
Tendangan penalti diberikan wasit untuk Madura United setelah terjadi pelanggaran di kotak penalti Persib. Sedangkan gol kedua memperlihatkan kelengahan pemain belakang dalam mengantisipasi serangan balik. "Coba kalau tidak ada kesalahan elementer seperti itu, tidak akan seperti ini hasilnya," ucap Djanur.
Meski begitu, ia ogah larut dalam kekalahan. Ia mengajak seluruh pemain Persib untuk bangkit menatap laga kontra Bhayangkara FC di Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Rabu (12/10/2016). Duel melawan Bhayangkara FC wajib dimenangkan mengingat itu merupakan laga kandang.
Djanur pun langsung menggeber persiapan tim jelang laga tersebut. Berangkat dari Bandung menuju Bekasi siang ini, skuat Persib akan langsung berlatih sore nanti.
"Bhayangkara FC tim yang solid. Di awal-awal kompetisi mereka kurang bagus, tapi pelan-pelan mereka bangkit memperlihatkan progres positif," jelasnya.
Tapi ia tak gentar dengan kekuatan Evan Dimas dan kawan-kawan. Masa persiapan yang singkat akan benar-benar dimaksimalkan demi misi meraih kemenangan sekaligus menghapus tren buruk Persib dalam tiga laga terakhir.
Tak bisa dipungkiri hasil minor di Madura menambah daftar pahit pertandingan tandang Maung Bandung. Sebelumnya, Pangeran Biru juga telah menelan hasil buruk saat melawan Bali United dan Sriwijaya FC.
Meski kalah, Djanur menilai pemainnya bisa memberi perlawanan sengit 'Sape Kerap' tersebut. "Secara penampilan, kita tidak jelek," kata Djanur di Stadion Persib, Kota Bandung, Senin (10/10/2016).
Sepanjang pertandingan, Persib mampu memeragakan permainan menyerang. Meski berada dalam tekanan di awal-awal laga, Persib secara perlahan bangkit dan memberikan perlawanan.
Tapi kesalahan elementer terjadi. Hasilnya, dua gol bersarang di gawang Persib. Satu dari tendangan penalti, satu lagi berasal dari serangan balik cepat.
Tendangan penalti diberikan wasit untuk Madura United setelah terjadi pelanggaran di kotak penalti Persib. Sedangkan gol kedua memperlihatkan kelengahan pemain belakang dalam mengantisipasi serangan balik. "Coba kalau tidak ada kesalahan elementer seperti itu, tidak akan seperti ini hasilnya," ucap Djanur.
Meski begitu, ia ogah larut dalam kekalahan. Ia mengajak seluruh pemain Persib untuk bangkit menatap laga kontra Bhayangkara FC di Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Rabu (12/10/2016). Duel melawan Bhayangkara FC wajib dimenangkan mengingat itu merupakan laga kandang.
Djanur pun langsung menggeber persiapan tim jelang laga tersebut. Berangkat dari Bandung menuju Bekasi siang ini, skuat Persib akan langsung berlatih sore nanti.
"Bhayangkara FC tim yang solid. Di awal-awal kompetisi mereka kurang bagus, tapi pelan-pelan mereka bangkit memperlihatkan progres positif," jelasnya.
Tapi ia tak gentar dengan kekuatan Evan Dimas dan kawan-kawan. Masa persiapan yang singkat akan benar-benar dimaksimalkan demi misi meraih kemenangan sekaligus menghapus tren buruk Persib dalam tiga laga terakhir.
(bbk)