Gerrard ingin tetap menjadi kapten Inggris
Rabu, 27 Juni 2012 - 16:03 WIB
Gerrard ingin tetap menjadi kapten Inggris
A
A
A
Sindonews.com - Pemain gelandang Liverpool Steven Gerrard menyatakan keinginannya untuk tetap berperan sebagai kapten tim nasional Inggris, meskipun The Three Lions julukan bagi Inggris harus pulang lebih dulu dari ajang Piala Eropa 2012.
"Saya mencintai menjadi kapten, tanggung jawab yang datang itu saya nikmati setiap menitnya. Saya telah berbicara singkat melalui on line dengan pelatih jika saya bersedia meneruskan posisi kapten. Dan pelatih mengatakan kepada saya dia ingin saya untuk meneruskannya," ucap Gerrard, seperti dilansir TheFA.
Pemain tengah timnas Inggris ini, juga mengaku mengalami kekecewaan setelah Inggris dikalahkan Italia di babak perempat final melalui drama adu penalti. "Saya sangat sakit dan kecewa saat kami begitu dekat menuju semifinal namun akhirnya tidak sesuai dengan harapan," terangnya.
"Saya pikir kami telah memberikan penampilan yang baik dari diri kita sendiri namun kadang-kadang permainan kami tidak fantastis. Tetapi kami terjebak bersama-sama, berjuang keras dan memberikan setiap inci dari usaha yang bisa kami berikan," terangnya.
Dia juga menambahkan saat menghadapi Italia, timnya sangat sulit untuk mendapatkan bola dan mencoba mengambil alih pertandingan. "Sebagai kapten tim saya melihat semua orang di ruang ganti sudah memberi setiap usahanya. Kami telah memberikan banyak kebanggaan tetapi gagal di perempat final melalui adu penalti hal itu membuat saya kecewa," tandasnya.
"Saya mencintai menjadi kapten, tanggung jawab yang datang itu saya nikmati setiap menitnya. Saya telah berbicara singkat melalui on line dengan pelatih jika saya bersedia meneruskan posisi kapten. Dan pelatih mengatakan kepada saya dia ingin saya untuk meneruskannya," ucap Gerrard, seperti dilansir TheFA.
Pemain tengah timnas Inggris ini, juga mengaku mengalami kekecewaan setelah Inggris dikalahkan Italia di babak perempat final melalui drama adu penalti. "Saya sangat sakit dan kecewa saat kami begitu dekat menuju semifinal namun akhirnya tidak sesuai dengan harapan," terangnya.
"Saya pikir kami telah memberikan penampilan yang baik dari diri kita sendiri namun kadang-kadang permainan kami tidak fantastis. Tetapi kami terjebak bersama-sama, berjuang keras dan memberikan setiap inci dari usaha yang bisa kami berikan," terangnya.
Dia juga menambahkan saat menghadapi Italia, timnya sangat sulit untuk mendapatkan bola dan mencoba mengambil alih pertandingan. "Sebagai kapten tim saya melihat semua orang di ruang ganti sudah memberi setiap usahanya. Kami telah memberikan banyak kebanggaan tetapi gagal di perempat final melalui adu penalti hal itu membuat saya kecewa," tandasnya.
(akr)