MU Dilarang Panik Usai Terdepak dari Puncak Klasemen
Rabu, 02 November 2016 - 20:00 WIB
MU Dilarang Panik Usai Terdepak dari Puncak Klasemen
A
A
A
MADURA - Madura United FC (MU) gagal mempertahankan puncak klasemen Indonesia Soccer Championship (ISC). Di pekan ke-26, MU turun ke posisi tiga digusur Arema Cronus dan Persipura Jayapura.
Meski demikian, Gomes De Oliviera tidak merasa panik. Pelatih MU tersebut yakin anak didiknya bisa mengukir kemenangan dan merebut puncak klasemen lagi.
"Saya tidak ragu lagi bahwa Madura United punya mental juara. Kami akan memenangkan pertandingan lagi," ungkap Gomes, Rabu (2/11/2016). "Kami harus memastikan tidak banyak poin yang terbuang, karena kompetisi sudah mendekati akhir," tegasnya.
Akhir pekan nanti, MU bakal bertarung melawan Persegres Gresik United di Stadion Gelora Bangkalan Madura. Selain mempersiapkan diri secara intensif dalam latihan rutin, pelatih dan manajemen turut memberikan dorongan moril alias menyemangati pemain.
Skuat Sape Kerap terus disupport agar bisa meraih tiga angka dalam laga bertajuk derby Jawa Timur. Kemenangan lawan Persegres diyakini bisa mengambalikan kepercayaan diri Pablo Rodrigues Aracil Cs untuk kembali ke posisi teratas klasemen.
"Madura United tidak boleh kendor dalam persaingan. Justru di pekan-pekan terakhir kompetisi seperti ini, motivasi tim harus berlipat. Semua tim pernah menjalani episode buruk atau jarang menang. Namun saya yakin tim ini bisa cepat bangkit," ungkap CEO MU, Achsanul Qosasi.
MU bakal kehilangan tiga pemain utama saat menjamu Persegres. Mereka adalah Bayu Gatra yang dipanggil memperkuat Timnas Indonesia, Engelberd Sani yang dihukum skorsing karena akumulasi kartu kuning, serta Eric Weeks yang sedang izin pulang ke Liberia.
Meski demikian, Gomes De Oliviera tidak merasa panik. Pelatih MU tersebut yakin anak didiknya bisa mengukir kemenangan dan merebut puncak klasemen lagi.
"Saya tidak ragu lagi bahwa Madura United punya mental juara. Kami akan memenangkan pertandingan lagi," ungkap Gomes, Rabu (2/11/2016). "Kami harus memastikan tidak banyak poin yang terbuang, karena kompetisi sudah mendekati akhir," tegasnya.
Akhir pekan nanti, MU bakal bertarung melawan Persegres Gresik United di Stadion Gelora Bangkalan Madura. Selain mempersiapkan diri secara intensif dalam latihan rutin, pelatih dan manajemen turut memberikan dorongan moril alias menyemangati pemain.
Skuat Sape Kerap terus disupport agar bisa meraih tiga angka dalam laga bertajuk derby Jawa Timur. Kemenangan lawan Persegres diyakini bisa mengambalikan kepercayaan diri Pablo Rodrigues Aracil Cs untuk kembali ke posisi teratas klasemen.
"Madura United tidak boleh kendor dalam persaingan. Justru di pekan-pekan terakhir kompetisi seperti ini, motivasi tim harus berlipat. Semua tim pernah menjalani episode buruk atau jarang menang. Namun saya yakin tim ini bisa cepat bangkit," ungkap CEO MU, Achsanul Qosasi.
MU bakal kehilangan tiga pemain utama saat menjamu Persegres. Mereka adalah Bayu Gatra yang dipanggil memperkuat Timnas Indonesia, Engelberd Sani yang dihukum skorsing karena akumulasi kartu kuning, serta Eric Weeks yang sedang izin pulang ke Liberia.
(bep)