Robert Yakin Pemain Muda Bisa Harumkan PSM Makassar
Jum'at, 25 November 2016 - 04:00 WIB
Robert Yakin Pemain Muda Bisa Harumkan PSM Makassar
A
A
A
MAKASSAR - Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts menilai sejumlah pemain mudanya masih bisa berkembang. Salah satunya adalah Andri Faisal Amru yang saat ini baru berusia 22 tahun.
Robert meyakini Andri bisa semakin matang jika diberi kesempatan berlaga lebih banyak. Sosok kelahiran Sigi itu punya potensi menjadi penyerang hebat di Indonesia. Dasarnya karena dia selalu tampil bagus ketika diturunkan.
Pemain jebolan PSM U-21 itu mendapat kesempatan merumput didua partai terbaru ISC. Saat PSM menekuk Madura United 1-0 di stadion Andi Mattalatta Mattoanging, Andri ikut berperan penting. Turun di menit ke-81, Andri membantu Willem Jan Pluim mencetak gol kemenangan Juku Eja sebelum peluit panjang berbunyi.
Pada partai away kontra Bhayangkara FC, pemain bernomor punggung 71 itu juga dimainkan sebagai pemain pelapis. Andri masuk menggantikan Titus Bonai yang mengalami cedera. Meski hanya tampil 15 menit, dia bisa membuat sejumlah kesempatan emas.
Salah satu peluang Andri ketika berhadapan dengan kiper Bhayangkara. Sayang dia belum bisa mencetak gol karena bola lambung yang disodorkan kepadanya lebih dekat dengan penjaga gawang.
Selanjutnya, pemain asal Palopo ini berhasil lolos dari perangkap offside melalui skema serangan balik. Setelah berada di pertahanan lawan pemain ini mengirim umpan silang, sayangnya gagal dimaksimalkan Rizky Pellu.
Melihat perkembangan itu, Robert merasa yakin pemain muda yang dimilikinya bisa memberikan yang terbaik bagi PSM. “Termasuk Andri, kita akan memainkan dia jika memang Tibo cedera, karena dia masih bisa memberikan yang terbaik,” katanya.
Robert menjelaskan usai melawan Bhayangkara FC hanya Tibo yang tidak bisa mengikuti latihan karena cedera. Namun, dia belum bisa memastikan apakah pemainnya itu akan absen melawan Mitra Kukar. “Lihat saja nanti saat latihan terakhir,” tambahnya.
Andri juga mengaku akan terus berusaha meningkatkan kemampuan. Soalnya, dia enggan terus menerus jadi cadangan. “Saya akan berusaha semaksimal mungkin jika mendapat kesempatan bertanding,” cetusnya.
Robert meyakini Andri bisa semakin matang jika diberi kesempatan berlaga lebih banyak. Sosok kelahiran Sigi itu punya potensi menjadi penyerang hebat di Indonesia. Dasarnya karena dia selalu tampil bagus ketika diturunkan.
Pemain jebolan PSM U-21 itu mendapat kesempatan merumput didua partai terbaru ISC. Saat PSM menekuk Madura United 1-0 di stadion Andi Mattalatta Mattoanging, Andri ikut berperan penting. Turun di menit ke-81, Andri membantu Willem Jan Pluim mencetak gol kemenangan Juku Eja sebelum peluit panjang berbunyi.
Pada partai away kontra Bhayangkara FC, pemain bernomor punggung 71 itu juga dimainkan sebagai pemain pelapis. Andri masuk menggantikan Titus Bonai yang mengalami cedera. Meski hanya tampil 15 menit, dia bisa membuat sejumlah kesempatan emas.
Salah satu peluang Andri ketika berhadapan dengan kiper Bhayangkara. Sayang dia belum bisa mencetak gol karena bola lambung yang disodorkan kepadanya lebih dekat dengan penjaga gawang.
Selanjutnya, pemain asal Palopo ini berhasil lolos dari perangkap offside melalui skema serangan balik. Setelah berada di pertahanan lawan pemain ini mengirim umpan silang, sayangnya gagal dimaksimalkan Rizky Pellu.
Melihat perkembangan itu, Robert merasa yakin pemain muda yang dimilikinya bisa memberikan yang terbaik bagi PSM. “Termasuk Andri, kita akan memainkan dia jika memang Tibo cedera, karena dia masih bisa memberikan yang terbaik,” katanya.
Robert menjelaskan usai melawan Bhayangkara FC hanya Tibo yang tidak bisa mengikuti latihan karena cedera. Namun, dia belum bisa memastikan apakah pemainnya itu akan absen melawan Mitra Kukar. “Lihat saja nanti saat latihan terakhir,” tambahnya.
Andri juga mengaku akan terus berusaha meningkatkan kemampuan. Soalnya, dia enggan terus menerus jadi cadangan. “Saya akan berusaha semaksimal mungkin jika mendapat kesempatan bertanding,” cetusnya.
(mir)