Setuju Pengedar Narkoba Dihukum Mati, Pacquiao Plin-plan Soal Mary Jane

Selasa, 07 Februari 2017 - 11:22 WIB
Setuju Pengedar Narkoba...
Setuju Pengedar Narkoba Dihukum Mati, Pacquiao Plin-plan Soal Mary Jane
A A A
MANILA - Manny Pacquiao menegaskan kembali dukungannya terhadap hukuman mati tersangka pengedar narkoba. Hal itu diucapkannya di sidang umum senat komisi keadilan dan hak asasi manusia.

"Kami harus mengambil sikap tegas terhadap pengedar narkoba. Pada tingkat personal, mungkin saya bisa memaafkan. Tapi, kejahatan keji seperti peredaran narkoba tidak hanya merusak seseorang, tapi juga merusak bangsa. Jadi, pengedar narkoba layak mendapat hukuman mati," ucap Pacquiao seperti dikutip GMA News Online, Selasa (7/2/2017).

Pada Agustus lalu, Pacquiao diketahui sudah mengajukan tiga memorandum untuk memberlakukan kembali hukuman mati kepada terpidana kasus penculikan, pemerkosaan dan peredaran narkoba. Alasannya, hal tersebut diklaim sudah sesuai dengan ajaran kitab suci.

Kebijakan yang diajukan Pacquiao selaras dengan pemerintahan Presiden Rodrigo Duterte yang menerapkan kembali hukuman mati setelah sempat dihapus pada tahun 2006.

Bagaimana nasib Mary Jane Veloso?
Sikap yang diperlihatkan Pacquiao berbeda 180 derajat ketika datang ke Indonesia dua tahun silam. Pejabat yang juga juara tinju kelas welter itu sempat menangis saat menemui Mary Jane Veloso, warga negara Filipina yang jadi terdakwa kasus narkoba di Indonesia.

Pacquiao mengunjungi Mary Jane di Lapas Wirogunan, Yogyakarta pada 10 Juli 2015. Bersama sang istri, Jinkee, Pacquiao mendoakan agar warga negaranya bisa bebas dari jeratan hukum di Indonesia.

Kedatangan Pacquiao itu jadi pembuktian jika pria yang dijuluki Pac Man sangat menentang eksekusi mati terhadap Mary Jane. Pacquiao yang sebelumnya sudah mengirim surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo, mengklaim Mary Jane cuma korban dari sindikat perdagangan narkoba internasional.

"Kami berharap bantuan untuk bisa menyelamatkan hidup Mary Jane. Menurut informasi yang saya dapatkan, dia tidak bersalah dan cuma korban perekrutan ilegal," ucapnya ketika itu seperti dikutip dari Reuters.

Kini, Pacquiao meralat ucapannya. Dan nasib Mary Jane jadi kian tak menentu setelah pemerintah Filipina sudah menyerahkan semua proses hukum warga negaranya kepada Indonesia. (Baca Juga: Pacquiao Pun Menangis untuk Mary Jane )
(mir)
Berita Terkait
Manny Pacquiao Bantah...
Manny Pacquiao Bantah Bertarung di Pilpres Filipina
Manny Pacquiao vs Mario...
Manny Pacquiao vs Mario Barrios: Antara Sejarah dan Sabuk Juara Sementara WBC
Kemenangan Manny Pacquiao...
Kemenangan Manny Pacquiao Pecahkan Rekor Juara Kelas Welter Tertua
Bisakah Manny Pacquiao...
Bisakah Manny Pacquiao Mengalahkan Petinju Muda Rolando Romero?
Comeback Manny Pacquiao...
Comeback Manny Pacquiao Targetkan Sabuk Juara Dunia: Realistis atau Sekadar Gimik?
Manny Pacquiao Perkasa...
Manny Pacquiao Perkasa di Usia 42 Tahun: Rahasianya Main Basket!
Berita Terkini
Goal Aksis U-15 dan...
Goal Aksis U-15 dan Akademi Persib U-18 Juara Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026
1 jam yang lalu
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Jerman 2026, Alex Kecelakaan di Tikungan 13
2 jam yang lalu
AEI Golf Tournament...
AEI Golf Tournament 2026 Resmi Ditutup, Airlangga Hartarto: Ini Bagian Silaturahmi Lingkungan Pasar Modal
3 jam yang lalu
5 Momen Paling Bersejarah...
5 Momen Paling Bersejarah Rivalitas Inggris vs Argentina di Piala Dunia, Ada Gol 'Tangan Tuhan'
8 jam yang lalu
AEI Golf Tournament...
AEI Golf Tournament 2026 Berlangsung Menarik, Peserta Unjuk Kualitas
8 jam yang lalu
Desak Made dan Veddriq...
Desak Made dan Veddriq Leonardo Kawinkan Emas Indonesia di World Climbing Chamonix 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Kisah Jenderal Hoegeng...
Kisah Jenderal Hoegeng Menyamar Jadi Hippies, Turun Langsung Bongkar Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved