Atlet Panjat Tebing Asian Games Kerja Keras Tembus Limit

Senin, 03 April 2017 - 15:37 WIB
Atlet Panjat Tebing...
Atlet Panjat Tebing Asian Games Kerja Keras Tembus Limit
A A A
YOGYAKARTA - Sebanyak 30 atlet panjat tebing yang diproyeksikan untuk Asian Games 2018 harus bekerja keras untuk menembus limit waktu. Mereka bersaing di Stadion Mandala Krida Yogyakarta pada Senin (3/4/2017), untuk mendapatkan batas waktu yang ditentukan pelatih.

Ini memang sengaja dilakukan pelatih mengingat usai tampil di PON XIX 2016 Jawa Barat lalu, sebagian besar atlet vakum berlatih. Kesulitan diakui Santy Wellyanti, atlet dari Jawa Tengah yang akan turun di nomor speed classic.

Wanita kelahiran 30 Juli 1990 ini mengaku cukup kesulitan dalam latihan awal tersebut karena sempat vakum selama enam bulan. Selain itu, jeda yang cukup lama ini juga membuat berat badannya naik hingga empat kilogram. Mau tidak mau dalam waktu seminggu ke depan, dirinya harus mengembalikan performa semula dan berlatih terus menerus untuk bisa lolos dalam seleksi atlet.

"Jelek banget tadi hasilnya (dari percobaan speed classic maupun speed world record). Dari biasanya sembilan (detik untuk limit waktu), tadi sampai sepuluh detik. Karena sempat vakum enam bulan usai PON dan baru latihan lagi ya hari ini. Harus latihan ekstra, wall (yang digunakan untuk latihan adaptasi), enak dan mudah dipanjat," ujar Santy.

Hal senada juga dikatakan oleh satu-satunya perwakilan dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Fitriyani. Meski telah mendalami nomor speed world record selama setahun terakhir, namun wanita kelahiran 20 April 1988 ini belum bisa mencatatkan limit waktu yang ditetapkan.

Dari limit lima detik dan tujuh detik yang masing-masing ditentukan untuk atlet putra dan putri. Fitri yang pernah mendapatkan medali perak PON XIX 2016 di nomor speed track perorangan putri itu baru mencatatkan 9,36 detik.

Pelatih Kepala Pelatnas Caly Setiawan mengatakan limit waktu antara atlet putra maupun putri tentu berbeda. Meski demikian, pihaknya tidak langsung menekankan pada hal itu dan setidaknya ingin membiasakan para atlet supaya dapat beradaptasi dahulu dengan arena panjat tebing.

"Ada speed world record dan speed classic yang memang mencatatkan diri sebagai waktu tercepat, lalu lead yang dicatat paling tinggi (pencapaian ketika memanjat arena panjat) dan boulder yang semakin banyak bisa selesaikan masalah yang dihadapi (dalam arena tersebut). Tapi dalam seminggu ke depan ini kami lebih adaptasi dahulu dan baru berikan latihan ringan. Kalau langsung berat maka bisa potensi cedera, baru setelahnya kami beri program yang lebih berat lagi (termasuk dengan limit tertentu)," jelas Caly.
(bbk)
Berita Terkait
Kuwait Mengirimkan Delegasi...
Kuwait Mengirimkan Delegasi Atlit Terbesar ke Asian Games 19
Tanpa Petasan dan Kembang...
Tanpa Petasan dan Kembang Api, Closing Ceremony Asian Games 2022 Tetap Berlangsung Meriah
Jadwal Pertandingan...
Jadwal Pertandingan Babak 16 Besar Asian Games 2022
Atlet Skateboard Sanggoe...
Atlet Skateboard Sanggoe Dharma Tanjung Tambah Koleksi Medali Perak Indonesia
China Cekal 3 Atlet...
China Cekal 3 Atlet Wushu Putri India Tampil di Asian Games 2022
Timnas Uzbekistan U-24...
Timnas Uzbekistan U-24 Tembus Semifinal Sepak Bola Putra Asian Games 2022
Berita Terkini
Perjalanan Prancis dan...
Perjalanan Prancis dan Spanyol: Siapa Layak ke Final Piala Dunia 2026?
51 menit yang lalu
Sejarah Wonderwall Milik...
Sejarah Wonderwall Milik Oasis Jadi Anthem Suporter Inggris di Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Jersey Antonela Jadi...
Jersey Antonela Jadi Jimat Keberuntungan Argentina?
4 jam yang lalu
Superkomputer Jagokan...
Superkomputer Jagokan Prancis Juara Piala Dunia 2026, Argentina Bukan Unggulan
4 jam yang lalu
Thomas Tuchel Ngamuk...
Thomas Tuchel Ngamuk di Pinggir Lapangan, Isi Instruksinya ke Pemain Inggris Terungkap
5 jam yang lalu
Messi Adu Mulut dengan...
Messi Adu Mulut dengan Wasit Portugal: Hormati Saya, Bicaralah yang Baik!
6 jam yang lalu
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved